Ruben Amorim 'Meledak' Usai Laga Manchester United vs Leeds, Ultimatum Direksi MU?
Afdholud Dzikry | 5 Januari 2026 07:56
Bola.net - Ruben Amorim membuat pernyataan yang sangat mengejutkan usai laga kontra Leeds United. Pelatih asal Portugal itu mengirim pesan keras kepada jajaran direksi Manchester United.
Setan Merah baru saja bermain imbang 1-1 di Elland Road pada Minggu (4/1/2026) malam WIB dalam lanjutan Liga Inggris. Namun, hasil pertandingan itu seolah tertutup oleh komentar panas sang pelatih.
Amorim memberikan sinyal kuat bahwa ia akan meninggalkan klub dalam 18 bulan ke depan. Pernyataan ini tentu menjadi bom waktu bagi manajemen di Old Trafford.
Ia menegaskan posisinya sebagai manajer yang punya otoritas penuh. Amorim menolak hanya dianggap sebagai pelatih yang mengurusi teknis lapangan saja.
Pernyataan Tegas Amorim
Amorim merasa perlu mempertegas perannya di klub kepada publik dan direksi. Ia datang ke Inggris untuk menjadi manajer, bukan sekadar pelatih kepala.
Meskipun jabatannya tertulis Head Coach, ia menuntut kendali lebih besar. Ia sadar namanya belum sebesar pelatih legendaris lainnya, namun ia punya prinsip.
"Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih Manchester United. Itu jelas," tegas Ruben Amorim.
"Saya tahu nama saya bukan Tuchel, bukan Conte, bukan Mourinho, tapi saya manajer Manchester United," lanjutnya.
Hitung Mundur 18 Bulan
Pernyataan Amorim semakin panas ketika ia menyinggung durasi kerjanya. Ia seolah menetapkan tanggal kedaluwarsa bagi kariernya di Old Trafford.
Amorim berjanji akan profesional menyelesaikan kontraknya hingga musim 2026/2027 berakhir. Setelah itu, ia mengisyaratkan akan angkat kaki dari klub.
"Ini akan seperti ini selama 18 bulan atau ketika dewan memutuskan untuk berubah," ujar Amorim.
"Saya tidak akan berhenti. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai orang lain datang ke sini untuk menggantikan saya," tambahnya.
Kesepakatan Awal yang Dilanggar?
Kekecewaan Amorim tampaknya bersumber dari ketidaksesuaian visi dengan manajemen. Ia merasa kesepakatan awal saat ia direkrut tidak berjalan mulus.
Amorim ingin semua pihak, termasuk direktur olahraga, menjalankan peran masing-masing dengan benar. Ia tidak ingin disalahkan sendirian jika ada kritik tajam.
"Itu akan selesai dalam 18 bulan, dan kemudian semua orang akan move on. Itu kesepakatannya," kata pelatih berusia 40 tahun tersebut.
"Jika orang-orang tidak bisa menangani Gary Neville dan kritik atas segalanya, kita perlu mengubah klub," sindirnya.
Masalah Transfer Pemain
Pemicu utama kemarahan Amorim diyakini karena kebijakan transfer klub. Manajemen dikabarkan enggan merekrut pemain yang sesuai dengan sistem 3-4-3 andalannya.
Pada malam Natal lalu, Amorim sempat mengeluh soal sulitnya menerapkan taktik ideal. Ia dipaksa beradaptasi dengan materi pemain yang ada tanpa dukungan dana masif.
"Saya mulai mengerti bahwa itu (belanja pemain) tidak akan terjadi, jadi mungkin saya harus beradaptasi," keluhnya beberapa waktu lalu.
Puji Performa Tim
Terlepas dari drama internal, Amorim tetap memuji performa Matheus Cunha dkk di lapangan. MU sukses mencuri satu poin berkat gol balasan cepat Cunha.
Setan Merah sempat tertinggal oleh gol Brenden Aaronson di babak kedua. Namun, respons cepat tim membuat Amorim cukup puas secara taktik.
"Saya pikir kami bermain bagus. Saya pikir kami memiliki kendali lebih besar dalam permainan ini daripada yang kami tunjukkan saat melawan Wolves," tutupnya kepada TNT Sports.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
LATEST UPDATE
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
-
Pelatih Top Liga Prancis Ini Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:53
-
Prediksi Crystal Palace vs Aston Villa 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:43
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




