Sarri Keluhkan Ketatnya Jadwal Premier League
Richard Andreas | 21 September 2018 10:00
- Chelsea baru saja meraih kemenangan penting atas PAOK (1-0) di laga pembuka Grup L Liga Europa 2018/19, Jumat (21/9) dini hari WIB. Satu-satunya gol kemenangan Chelsea hadir melalui aksi Willian saat laga baru berjalan tujuh menit.
Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri sebenarnya tak terlalu puas dengan hasil pertandingan tersebut. Dia merasa Chelsea sudah menciptakan begitu banyak peluang, namun hanya satu yang sukses berbuah gol. Sarri menyoroti efektivitas para pemainnya.
Selain itu, Sarri juga mengeluhkan jadwal Premier League yang begitu ketat. Betapa tidak, setelah tampil di Liga Europa Jumat dini hari WIB, Chelsea harus langsung bersiap melawat ke markas West Ham, Minggu (23/9) malam mendatang.
Menurut Sarri, jadwal ketat itu akan berpengaruh buruk pada timnya beberapa bulan ke depan. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
63 Jam
Sarri membandingkan Premier League dengan Serie A. Di Italia, jika suatu tim bertanding di Liga Europa pada hari Jumat, mereka bisa meminta jadwal pertandingan berikutnya diundur sampai hari Senin pekan berikutnya, bukan hari Minggu.
Dia merasa Liga Europa adalah kompetisi yang sulit namun diremehkan oleh pihak pengelola Premier League.
Saya tidak tahu karena bagi tim Inggris, Liga Europa adalah kompetisi yang sangat sulit. Sebab di Italia, jika saya bermain di Yunani pada hari Kamis, saya bisa meminta laga berikutnya dimainkan Senin Malam, ujar Sarri di laman resmi chelseafc.
Namun saat ini saya harus bermain lagi dalam 63 jam, hari Minggu. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan.
Masalah

Saat ini ketatnya jadwal pertandingan tersebut memang belum jadi masalah, sebab Chelsea baru melakoni enam pertandingan. Namun Sarri percaya kondisi ini akan menyulitkan timnya di masa depan.
Saat ini, itu (jadwal ketat) bukan masalah karena kami baru saja memainkan enam pertandingan namun di masa depan itu mungkin jadi masalah.
Saya berharap lolos ke babak berikutnya sebelum satu atau dua laga terakhir fae grup, tutup dia.
Berita Video
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick di Ambang Jadi Manajer Permanen Manchester United
Liga Inggris 13 Mei 2026, 23:30
-
Sepiring Rujak Cingur dan Cerita Manfaat KUR BRI Bagi Warung Mbak Mis
News 13 Mei 2026, 23:23
-
Selesai Masa Pinjaman, Endrick Pulang ke Real Madrid
Liga Spanyol 13 Mei 2026, 23:05
-
Cerita Kylian Mbappe dan Cristiano Ronaldo, dari Idola Jadi Sahabat
Liga Spanyol 13 Mei 2026, 22:50
-
Link Nonton Live Streaming Man City vs Crystal Palace 14 Mei 2026
Liga Inggris 13 Mei 2026, 21:42
-
Link Nonton Live Streaming Alaves vs Barcelona 14 Mei 2026
Liga Spanyol 13 Mei 2026, 21:35
-
Link Streaming Final Coppa Italia 2026: Lazio vs Inter Milan
Liga Italia 13 Mei 2026, 21:29
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24










