Sederet Masalah dan Tantangan yang Menyambut Mikel Arteta di Arsenal
Richard Andreas | 20 Desember 2019 23:02
Bola.net - Mikel Arteta bakal segera memulai perjalanannya sebagai pelatih baru Arsenal. Kesempatan ini jelas berharga bagi Arsenal, tidak akan dia sia-siakan begitu saja. Masalahnya, apakah Arteta benar-benar siap?
Jumat (20/12/2019) malam WIB, Arsenal akhirnya mengumumkan Arteta sebagai pelatih anyar. Rumor yang beredar sepekan terakhir terbukti benar, meski sebenarnya keputusan Arsenal ini cukup berisiko.
Tanpa pengalaman, Arteta datang untuk menghadapi tim dengan setumpuk masalah. Arsenal sekarang benar-benar buruk, ada begitu banyak hal yang perlu segera dibenahi.
Apa saja masalah dan tantangan yang sudah menunggu Arsenal? Menukil Sky Sports, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Membedah Arsenal
Saat ini Arsenal tertahan di papan tengah. Jarak ke zona degradasi tidak jauh berbeda dengan jarak ke zona Liga Champions. Sekarang, status Arsenal sebagai tim besar mulai luntur.
Mereka kebobolan lebih banyak gol setelah 17 pertandingan musim ini daripada catatan musim lalu. Ini pertama kalinya Arsenal mencatatkan selisih gol negatif ketika musim belum genap berjalan separuh.
Situasi ini jelas jadi tantangan besar bagi pelatih mana pun, apalagi yang tanpa pengalaman. Di sisi lain, ini adalah bukti betapa besarnya kepercayaan Arsenal kepada Arteta.
Harus Percaya Diri
Bagi Arteta, keberanian menerima tawaran Arsenal juga cukup menunjukkan kepercayaan dirinya. Beberapa pekan ke depan, Arteta jelas membutuhkan rasa percaya diri itu.
Ucapan pertama Arteta sebagai pelatih Arsenal menegaskan komitmennya untuk mengembalikan sepak bola atraktif khas The Gunners. Namun, jika dia benar-benar ingin sukses, prioritasnya haruslah membentuk ruang ganti yang kondusif dan menyelesaikan masalah di lini belakang.
Ini jelas tidak mudah, masalah defensif Arsenal benar-benar buruk. Melihat sejumlah pertandingan sejauh ini, Arsenal tampak dihuni sejumlah pemain yang melupakan materi pertahanan dasar.
Warisan Masalah
Masalah pertahanan itu bisa jadi benar-benar menyulitkan Arsenal. Di Man City, dia beruntung bisa bekerja dengan Fernandinho, ahlinya melindungi lini belakang. Sayangnya, di Arsenal dia mewarisi masalah.
Granit Xhaka bisa mengisi peran itu, tapi pergerakannya terlalu lambat. Lucas Torreira (23) dan Matteo Guendouzi (20) terlalu mentah, permainan mereka tidak stabil.
Arteta harus menanamkan pelajaran positional awareness dan disiplin taktik pada pemain-pemain muda itu, lalu mengubah sikap skuad saat bertahan sebagai tim. Masalahnya, bisakah masalah ini diselesaikan dengan cepat?
Kalibrasi Serangan
Freddie Ljungberg hanya butuh beberapa pertandingan untuk memahami bahwa Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette tidak bisa bermain bersama. "Anda membutuhkan keseimbangan defensif," kata Ljungberg usai mencadangkan Lacazette pada laga kontra Man City.
Situasi ini jelas mempersulit situasi Arsenal. Aubameyang dan Lacazette sama-sama hebat, meski menawarkan gaya bermain yang berbeda. Keduanya bisa mencetak gol untuk kemenangan tim.
Lini serang Arsenal perlu dikalibrasi ulang, Arteta tahu itu. Dia harus membuat keputusan besar, memilih salah satu dia antara Auba-Laca dan mencadangkan salah satunya.
Kanvas Kosong
Uniknya, segudang masalah Arsenal itu juga menghadirkan sisi positif. Karena ketidakjelasan di bawah Unai Emery lalu, tim Arsenal yang sekarang tidak benar-benar memiliki gaya bermain spesifik.
Arteta tidak perlu mengubah apa pun, sebab sekarang Arsenal memang tidak punya identitas. Alih-alih, Arsenal yang sekarang justru buta arah. Arteta menghadapi kanvas kosong yang bisa membuatnya menerapkan gagasan-gagasan murni.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Jangankan Arteta, Wenger Pun Pernah Diragukan Saat Pertama Tangani Arsenal
- Arsenal Mengaku Pertimbangkan Sejumlah Kandidat Top, tapi Arteta yang Paling Menonjol
- Arsenal: Gagal Bangkit di Tangan Pelatih Tanpa Pengalaman, Lalu Tunjuk Pelatih Tanpa Pengalaman Lain
- Resmi, Mikel Arteta Dilantik Jadi Manajer Baru Arsenal
- Lawan Everton, Arsenal tanpa Mesut Ozil?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59









