Selain Pemain yang Lengah, Ini Penyebab Kekalahan MU dari Arsenal
Richard Andreas | 11 Maret 2019 14:00
Bola.net - - Manchester United menelan kekalahan pertama mereka di era Ole Gunnar Solskjaer saat melawat ke Emirates Stadium untuk menghadapi Arsenal pada pekan ke-30 Premier League 2018/19, Minggu (10/3) malam WIB kemarin. MU bermain buruk dan takluk dua gol tanpa balas.
Kekalahan tersebut terasa bak antiklimaks setelah come back dramatis MU ketika melawat ke markas PSG pada leg kedua 16 besar Liga Champions musim ini. Tak disangka, permainan MU begitu buruk dan kalah jauh dari Arsenal.
Analis sepak bola Sky Sports, Graeme Souness menilai kekalahan tersebut tak lain disebabkan oleh pemain yang tertidur pada awal pertandingan. Skuat MU lengah sejak awal dan tidak tampil sebaik biasanya.
Souness percaya hal itulah yang menyebabkan kesulitan MU. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Inisiatif Arsenal
Menurut Souness, penyebab kekalahan MU tampak begitu jelas, yakni permainan yang tidak mengalir. MU pada laga tersebut bukan seperti MU dalam beberapa pekan terakhir, dan gelandang mereka jelas kalah kelas dari gelandang Arsenal.
"Arsenal memulai pertandingan dengan baik dan mengambil inisiatif. MU sering terhenti sepanjang laga. Ini bukanlah MU yang kita lihat dalam beberapa pekan terakhir, dan penyebab utamanya adalah lini tengah yang keteteran," kata Souness.
"Fred, Matic, Pogba tidak bisa mendekati gelandang-gelandang Arsenal. Saya sudah pernah mengkritik [Granit] Xhaka tetapi dia tampil luar biasa hari ini. Dia bermain seperti senior pro."
Pasif

Tak hanya itu, Souness merasa permainan MU begitu pasif pada pertandingan tersebut. Ini mengingatnya pada penampilan MU di era Mourinho, yakni ketika mereka tidak mau memulai serangan.
"MU tampil pasif. Tidak ada agresivitas dalam hal cara mereka menutup ruang gerak lawan, tidak ada. Anda bisa bicara soal taktik sampai anda mabuk tetapi itu nomor dua - jika anda menutup ruang gerak lawan, jika anda berhasil merebut bola paling pertama, tiga begitu penting taktik apa yang anda terapkan."
"Setiap pelatih selalu mengatakan: 'pastikan kita memulai pertandingan dengan tepat', sebab begitu anda kehilangan inisiatif, sulit mendapatkannya kembali. MU tidak memulai dengan baik, saya tidak melihat energi yang tinggi," tutupnya.
Berita Video
Berita video ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil membawa pulang medali All England 2019 usai mengalahkan ganda Malaysia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25













