Sudah Pantaskah Virgil van Dijk Menyandang Status Bek Terbaik di Dunia Tanpa Kelemahan?
Richard Andreas | 21 Januari 2020 03:00
Bola.net - Virgil van Dijk mulai dijagokan sebagai bek tengah terbaik di dunia. Bersama Liverpool, Van Dijk telah mencapai level yang mungkin tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.
Uniknya, tidak hanya Van Dijk yang berkembang. Liverpool pun berkembang pesat, jauh lebih tangguh, jauh lebih stabil ketika bertahan.
Dahulu Liverpool sempat dikritik karena mengeluarkan sampai 75 juta poundsterling hanya untuk seorang bek tengah. Sekarang, transfer Van Dijk dianggap sebagai salah satu pembelian terbaik The Reds.
Perkembangan Van Dijk ini pun memancing komentar mantan pemain Liverpool, Sami Hyypia. Apa katanya? Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Bek Terbaik di Dunia?
Musim 2018/19 berjalan begitu baik bagi Van Dijk, yang terus bertahan sampai musim ini. Setelah sekian lama, akhirnya ada bek tengah yang bisa bersaing dalam perebutan Ballon d'Or serta FIFA Best, Van Dijk itu.
Bagi Hyypia, torehan itu sudah cukup menegaskan kualitas Van Dijk sebagai bek terbaik di dunia. Pada era sepak bola yang baru, Van Dijk merupakan salah satu yang terbaik.
"Saya kira Virgil merupakan bek tengah terbaik di dunia. Dia tidak punya kelemahan," tutur Hyypia kepada beIN Sports.
Sosok Pemimpin
Van Dijk tidak hanya jago membuang bola, dia pun memiliki aura kuat sebagai pemimpin barisan bek. Setiap kali Van Dijk bermain, bek-bek Liverpool lainnya tampak tampil lebih tenang dan lebih percaya diri.
"Fakta bahwa ketika dia datang, sebelumnya Liverpool membutuhkan sosok pemimpin lain. Mereka menuntut terlalu banyak dari James Milner dan Jordan Henderson," sambung Hyypia.
"Ketika Van Dijk datang, beban di pundak kedua pemain itu berkurang sebab ada pemimpin lain di lapangan."
"Dia menularkan kepercayaan diri pada semua pemain, dia membuat pemain-pemain di sekitarnya bermain lebih baik," tutupnya.
Sumber: beIN Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










