Tribute untuk Alex Manninger: Dari David Seaman hingga Gianluigi Buffon, Arsenal, Juventus, hingga Liverpool
Ari Prayoga | 17 April 2026 09:20
Bola.net - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Eropa. Mantan kiper Arsenal dan timnas Austria, Alex Manninger, dilaporkan meninggal dunia secara tragis pada usia 48 tahun setelah mengalami kecelakaan fatal di negaranya.
Menurut laporan kepolisian setempat, insiden nahas tersebut terjadi di sebuah perlintasan kereta tanpa palang penjaga di kawasan Nussdorf am Haunsberg, jalur lokal Salzburg, Austria.
Kendaraan yang dikendarai Manninger tertabrak kereta api, menyebabkan ia kehilangan nyawa di lokasi kejadian. Otoritas masih melakukan penyelidikan terkait kronologi pasti kecelakaan tersebut.
Kabar ini langsung memicu gelombang belasungkawa dari berbagai klub yang pernah diperkuat sang penjaga gawang, termasuk Red Bull Salzburg. Klub yang menjadi tempat awal karier Manninger itu menyampaikan rasa duka mendalam melalui pernyataan resmi.
“Kami berduka atas kepergian mantan kiper kami, Alexander Manninger, yang meninggal dunia secara tragis dalam kecelakaan lalu lintas. Pikiran kami bersama keluarga dan sahabatnya. Beristirahatlah dengan tenang,” tulis Salzburg.
Arsenal Berduka
Ucapan serupa juga datang dari Arsenal, klub yang membesarkan namanya di kancah sepak bola Inggris. Dalam unggahan resminya, Arsenal mengaku terkejut dan sangat berduka atas kepergian mantan pemainnya tersebut.
“Seluruh keluarga besar Arsenal sangat terpukul dan berduka atas meninggalnya mantan penjaga gawang kami, Alex Manninger. Doa kami menyertai keluarga dan orang-orang terdekatnya di masa sulit ini,” tulis klub asal London Utara tersebut.
Tokoh publik sekaligus penggemar Arsenal, Piers Morgan, turut menyampaikan duka cita. Ia menyebut kabar tersebut sebagai tragedi besar, seraya mengutip laporan awal yang menyebut mobil Manninger tertabrak kereta saat melintasi perlintasan.
Rekan setim lamanya di Arsenal, Tony Adams, juga mengungkapkan kesedihan melalui media sosial. Ia membagikan foto kebersamaan mereka dengan keterangan singkat namun penuh makna: “Menyayat hati.”
Tribute dari Juventus dan Buffon
Dari Italia, Juventus, klub yang pernah diperkuat Manninger selama empat musim, menggambarkan hari tersebut sebagai momen yang sangat menyedihkan.
Klub menilai Manninger bukan hanya sosok atlet hebat, tetapi juga pribadi dengan nilai-nilai luhur seperti kerendahan hati dan dedikasi tinggi.
Legenda kiper Italia, Gianluigi Buffon, yang pernah menjadi rekan satu tim Manninger, menyampaikan penghormatan emosional. Ia mengenang Manninger sebagai sosok yang memilih hidup sederhana, menjauh dari hiruk-pikuk dunia sepak bola, dan menemukan kebahagiaan dalam keluarga serta alam.
Ucapan duka juga datang dari Liverpool, klub terakhir yang diperkuat Manninger sebelum pensiun pada 2017. Meski tidak mencatatkan penampilan resmi, ia sempat menjadi bagian skuad untuk menjaga kebugaran.
Karier Manninger
Semasa kariernya, Manninger dikenal sebagai salah satu kiper andal. Ia bergabung dengan Arsenal menjelang usia 20 tahun dan menjadi pelapis David Seaman, sekaligus tercatat sebagai pemain Austria pertama yang membela The Gunners. Bersama Arsenal, ia mencatatkan 64 penampilan dan meraih gelar Liga Inggris serta Piala FA pada musim debutnya.
Setelah meninggalkan Arsenal pada 2002, Manninger melanjutkan kariernya di sejumlah klub Eropa seperti Juventus, Espanyol, Torino, Siena, Bologna, Udinese, hingga Augsburg, sebelum akhirnya kembali ke Salzburg.
Di level internasional, Manninger memperkuat timnas Austria selama satu dekade dengan torehan 33 caps. Ia turut tampil di ajang Piala Dunia 1998 dan Euro 2008, sebelum pensiun dari tim nasional pada 2009.
Kepergian Alex Manninger meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola. Sosoknya akan selalu dikenang, bukan hanya karena kiprahnya di lapangan, tetapi juga kepribadiannya yang sederhana dan penuh integritas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saran untuk Liverpool: Pecat Arne Slot dan Pilih Xabi Alonso
Liga Inggris 17 April 2026, 09:07
-
Man City vs Arsenal: Demi Juara, Arteta Diminta Cadangkan Viktor Gyokeres
Liga Inggris 17 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 17 April 2026, 08:44
LATEST UPDATE
-
Chelsea Dapat Suntikan Tenaga, Enzo Fernandez Kembali ke Skuad Utama
Liga Inggris 17 April 2026, 11:14
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 19 April 2026
Liga Inggris 17 April 2026, 11:09
-
Persebaya vs Madura United: Derbi Suramadu, Bajol Ijo Bidik Poin Penuh!
Bola Indonesia 17 April 2026, 10:44
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Sociedad 19 April 2026
Liga Spanyol 17 April 2026, 10:36
-
Prediksi Roma vs Atalanta 19 April 2026
Liga Italia 17 April 2026, 10:18
-
Klopp atau Pochettino, Siapa yang Bisa Bawa Real Madrid Kembali Berjaya?
Liga Spanyol 17 April 2026, 10:16
-
Baru Dibeli dari Man United, Chelsea Kini Siap Jual Alejandro Garnacho
Liga Inggris 17 April 2026, 09:56
-
Saran untuk Lamine Yamal: Jangan Banyak Bicara
Liga Spanyol 17 April 2026, 09:45
-
Prediksi Napoli vs Lazio 18 April 2026
Liga Italia 17 April 2026, 09:39
-
De Zerbi Mencoba Selamatkan Tottenham dengan 'Gaya Italia'
Bolatainment 17 April 2026, 09:33
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








