Usai Menang atas Chelsea, Mungkinkah MU Justru Kalah Lawan Tim Papan Bawah?
Richard Andreas | 19 Februari 2020 15:00
Bola.net - Mengalahkan Chelsea 2-0 tidak lantas membuat Manchester United lepas dari masalah. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu dinilai masih belum konsisten, khususnya ketika menghadapi tim-tim yang bermain defensif.
Kemenangan MU pun tidak lepas dari kontroversi, yang katanya dibantu VAR. Permainan Anthony Martial dkk. belum benar-benar meyakinkan, masih harus membuktikan diri.
Chelsea pun tidak lebih baik. Pasukan Frank Lampard pun inkonsisten musim ini, bisa menyerang tapi tidak bisa mencetak gol. Kali ini MU yang jadi pemenang dengan sedikit bantuan keberuntungan.
Bagaimana laju kedua tim setelah pertandingan ini? Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Belum Sempurna
Analis Premier League yang juga mantan pemain MU, Gary Neville, meyakini bahwa MU dan Chelsea punya masalah yang hampir serupa. MU memang berhasil menang, tapi belum tentu mereka bisa menjaga performa apik itu akhir pekan nanti.
"Saya kira Manchester United belum sempurna. Kedua tim inkonsisten. Chelsea bakal menghadapi pertandingan sulit di kandang kontra Spurs akhir pekan ini dan mereka seharusnya bisa menang," tutur Neville kepada Sky Sports.
"Sementara MU bisa jadi kehilangan poin kontra Watford, begitulah gilanya kedua tim itu musim ini. Salah satu dari mereka harus bisa menjaga konsistensi jika ingin menembus Liga Champions."
Anomali MU
Yang unik dari MU adalah masalah mereka ketika menghadapi tim-tim yang lebih kuat dan yang relatif lebih lemah. Entah mengapa, pasukan Solskjaer justru lebih berbahaya ketika menghadapi tim-tim papan atas.
"MU sudah membuktikan diri ketika bermain tandang, entah melawan Manchester City, Chelsea, atau laga-laga besar lainnya, bahwa mereka bisa memenangi pertandingan sulit," imbuh Neville.
"Mereka bisa memetik hasil positif, khususnya ketika unggul terlebih dahulu. Mereka bagus dalam serangan balik dan sudah mencetak gol-gol indah."
"Masalah mereka datang ketika menghadapi tim yang bermain bertahan, menjaga formasi dan tetap bermain rapi," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- MU dan Chelsea yang Sepenanggungan: Inkonsisten dan Tanpa Striker
- Bruno Fernandes Bukan Eric Cantona, Mungkinkah Sukses di Manchester United?
- Ini Klub dengan Rata-rata Jumlah Penonton Terbanyak di Eropa, Bukan Barcelona atau MU
- Starting XI Terbaik Gabungan MU 1999 dan Liverpool Saat Ini, Begini Penampakannya
- Mino Raiola: Tidak Ada Klub yang Sanggup Membeli Paul Pogba Saat Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















