Viktor Gyokeres Mulai Membuktikan Diri di Arsenal pada 2026
Aga Deta | 27 Februari 2026 13:53
Bola.net - Transfer striker mahal selalu menghadirkan ekspektasi tinggi di Premier League. Hal itu juga berlaku bagi Viktor Gyokeres saat bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2025.
Penyerang asal Swedia tersebut direkrut dengan nilai 63,5 juta poundsterling atau sekitar Rp1,43 triliun. Ia diproyeksikan sebagai kepingan terakhir untuk menyempurnakan proyek Mikel Arteta.
Reputasi Gyokeres datang dari musim luar biasa bersama Sporting dengan 39 gol di liga Portugal. Dalam dua musim terakhirnya di sana, ia mengoleksi total 68 gol liga.
Namun tantangan di Arsenal berbeda dari klub sebelumnya. The Gunners dikenal dominan dalam permainan, tetapi tidak selalu produktif dalam menciptakan peluang matang.
Tantangan Besar di Emirates Stadium

Sebelum kedatangan Gyokeres, Arsenal bukan tim paling subur di Premier League. Mereka hanya mencatatkan Expected Goals 61,6 musim lalu, tertinggal jauh dari Liverpool yang mencapai 83,5.
Masalah utama bukan pada penyelesaian akhir semata. Lini depan Arsenal kerap kekurangan suplai bola di sepertiga akhir lapangan.
Kai Havertz menjadi top skor liga klub dengan sembilan gol musim lalu. Catatan tersebut menunjukkan belum adanya mesin gol konsisten dalam perebutan gelar.
Gyokeres datang dengan reputasi sebagai penyerang utama yang dimanjakan sistem. Di Sporting, ia rata rata melepaskan lebih dari empat tembakan per 90 menit dengan xG hampir satu per laga.
Adaptasi dan Kritik di Awal Musim

Awal kiprah Gyokeres di Premier League tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran dalam 60 persen penampilannya sebelum derbi London Utara.
Delapan gol pertamanya datang saat menghadapi Leeds United, Nottingham Forest, Burnley, Everton, dan Sunderland. Kritik pun muncul karena ia dinilai belum bersinar di laga besar.
Tekanan semakin besar mengingat statusnya sebagai rekrutan mahal. Banyak pihak mempertanyakan apakah ia benar benar cocok dengan sistem Arteta.
Meski demikian, proses adaptasi membutuhkan waktu. Gyokeres harus menyesuaikan diri dengan intensitas dan pola distribusi bola di Arsenal.
Ledakan di Derbi dan Peran Eberechi Eze

Momen penting datang saat menghadapi Tottenham. Gyokeres mencetak dua gol dan meraih rating 9,0 versi FotMob.
Kolaborasinya dengan Eberechi Eze menjadi sorotan utama. Kehadiran gelandang kreatif tersebut membuat Gyokeres lebih terlibat dalam permainan.
Eze, yang sebelumnya membangun koneksi kuat dengan Jean Philippe Mateta di Crystal Palace, memahami karakter penyerang murni. Hal itu terlihat ketika pergerakannya membuka ruang bagi Gyokeres untuk mencetak gol pertama.
Pada laga tersebut, Gyokeres mencatat dua gol dari empat tembakan serta satu peluang besar yang diciptakan. Ia juga membukukan tingkat keberhasilan dribel 100 persen.
Statistik Membuktikan Nilainya

Dua gol tambahan membuat koleksinya mencapai 10 gol Premier League pada Februari. Ia melampaui catatan Havertz musim sebelumnya dengan menit bermain sekitar 1.700 menit.
Meski rata rata tembakannya turun menjadi 2,13 per 90 menit, ia tetap efektif. Total xG 8,32 musim ini menunjukkan ia bahkan melampaui ekspektasi statistiknya.
Dibandingkan rekrutan mahal lain, hanya Joao Pedro yang mencetak lebih banyak gol darinya. Namun Pedro telah memiliki pengalaman sebelumnya di Premier League.
Arsenal kini memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin. Gyokeres mungkin belum setara Erling Haaland, tetapi kontribusinya terbukti krusial dalam perburuan gelar.
Sumber: FotMob
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Elliot Anderson, MU Juga Mundur dari Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 31 Mei 2026, 17:57
-
Hasil Balapan Moto2 Italia 2026: Manuel Gonzalez Menang Dominan
Otomotif 31 Mei 2026, 17:56
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
-
Ini Alasan Ousmane Dembele Ambil Penalti dengan Kaki Kanan
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
-
Hasil Race 2 WorldSPB Aragon 2026: Xavi Artigas Kalahkan Carter Thompson
Otomotif 31 Mei 2026, 18:33
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Setelah Elliot Anderson, MU Juga Mundur dari Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 31 Mei 2026, 17:57
-
Hasil Balapan Moto2 Italia 2026: Manuel Gonzalez Menang Dominan
Otomotif 31 Mei 2026, 17:56
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
-
Ini Alasan Ousmane Dembele Ambil Penalti dengan Kaki Kanan
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:47
-
Arsenal Berminat, MU Bakal Lepas Marcus Rashford ke London Utara?
Liga Inggris 31 Mei 2026, 17:40
-
Penegasan Status PSG Sebagai Kekuatan Utama Sepak Bola Eropa
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04




