Zola Sebut Masalah Chelsea Adalah Tidak Bisa Bermain Sebagai Tim
Richard Andreas | 17 Februari 2019 10:30
Bola.net - - Asisten pelatih Maurizio Sarri, Gianfranco Zola memberikan pendapatnya tentang inkonsistensi penampilan Chelsea musim ini. Menurut Zola, masalah Chelsea sebenarnya sederhana tapi tak mudah, yakni pemain-pemain yang bermain terlalu individualistis.
Chelsea baru saja mendapatkan pelajaran penting ketika dihajar Manchester City enam gol tanpa balas pada laga lanjutan Premier League akhir pekan lalu. Kekalahan itu menampar para pemain Chelsea yang terus dikritik tak memiliki motivasi.
Untungnya, skuat The Blues bisa langsung merespons dengan mengalahkan Malmo (2-1) pada pertandingan berikutnya. Sedikit demi sedikit, kepercayaan diri mereka pulih, Chelsea sudah cukup siap menghadapi Manchester United di putaran kelima FA Cup, Selasa (19/2) mendatang.
Zola mengakui saat ini yang paling penting adalah berusaha menyatukan permainan skuat Chelsea. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Punya Pemimpin?
Melihat penampilan Chelsea yang tidak stabil musim ini, mulai muncul pertanyaan apakah skuat Chelsea saat ini sudah memiliki pemain yang bisa jadi pemimpin seperti Marcel Desailly atau John Terry pada masanya. Biar begitu, Zola merasa perbandingan seperti itu tidaklah adil.
"Saya percaya [ada pemimpin]. Ada banyak pribadi yang berbeda, tapi karakternya mirip," kata Zola di Sky Sports.
"Saya pikir tim ini, sama seperti tim saya dahulu, tidak suka kalah. Mungkin mereka menunjukkan itu dengan cara yang berbeda, tapi membuat perbandingan seperti itu tidaklah adil."
Bereaksi Sebagai Tim

Menurut Zola, pemain-pemain Chelsea sebenarnya merasa bertanggung jawab atas kekalahan mereka. Namun, masalahnya adalah mereka merespons secara individu, bukan sebagai tim.
"Kami percaya mereka tidak suka [kalah dari Man City], dan mereka telah merespons kemarin [vs Malmo], dan mereka akan terus bereaksi. Akan lebih bagus lagi sekiranya kami mampu merespons sebagai tim daripada individual."
"Melawan Man City, kami sudah bereaksi, ya, tapi kami bereaksi secara individual. Para pemain bertanggung jawab dan mereka ingin mengubah situasi itu seorang diri," tutupnya.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas tentang para pemain yang harus pergi meninggalkan Real Madrid demi menyelamatkan kariernya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












