5 Pelajaran Inter Milan vs Parma: Tamu yang Merepotkan!
Gia Yuda Pradana | 1 November 2020 05:56
Bola.net - Inter Milan meraih hasil imbang 2-2 saat menjamu Parma pada pekan ke-6 Serie A 2020/21, Minggu (1/11/2020). Inter bahkan nyaris kalah.
Parma unggul 2-0 terlebih dahulu melalui sepasang gol Gervinho di menit 46 dan 62. Inter menyamakan kedudukan lewat gol pemain pengganti Marcelo Brozovic di menit 64 dan Ivan Perisic di menit 90+2.
Tanpa sang bomber Romelu Lukaku yang cedera, Inter lagi-lagi gagal mengalahkan Parma di kandang. Pasukan Antonio Conte pun cuma menang sekali dalam enam laga terakhirnya di semua ajang (M1 S4 K1).
Berikut lima pelajaran yang bisa diambil dari laga Inter vs Parma.
Lima Laga Kandang vs Parma Tanpa Kemenangan
Dengan hasil ini, berarti Inter tanpa kemenangan dalam lima laga kandang terakhirnya melawan Parma di Serie A. Catatannya adalah empat kali imbang dan sekali kalah.
Mereka ditahan imbang 3-3 pada musim 2013/14, kemudian 1-1 pada musim 2014/15 - musim di mana Parma dinyatakan bangkrut dan terlempar dari Serie A.
Setelah Parma kembali ke liga tertinggi Italia pada musim 2018/19, menyusul tiga promosi beruntun dari kasta ketiga, La Beneamata kalah 0-1. Gol tunggal dicetak oleh Federico Dimarco, yang waktu itu merupakan pemain pinjaman dari mereka.
Musim lalu, Inter kembali tak bisa mengalahkan Parma di kandang sendiri. Inter ditahan 2-2. Gol-gol Inter dicetak oleh Antonio Candreva dan Romelu Lukaku. Sementara itu, Gervinho mencetak satu gol untuk Parma, dan Yann Karamoh (eks Inter) menyumbang satu gol serta satu assist.
Parma, Tamu yang Benar-benar Merepotkan
Dari sudut pandang Parma, mereka tak terkalahkan dalam lima laga tandang terakhirnya melawan Inter di Serie A. Parma menang sekali dan imbang empat kali.
Ini adalah unbeaten streak tandang terpanjang Parma melawan Nerazzurri di liga tertinggi Italia. Bagi Inter, mereka adalah tamu yang benar-benar merepotkan.
Gervinho Tahu Caranya Membobol Gawang Inter
Gervinho selalu mencetak gol dalam tiga penampilan terakhirnya melawan Inter bersama Parma di Serie A (total 4 gol).
Musim lalu, ketika Parma menahan imbang Inter 2-2 di San Siro pada pekan ke-9, Gervinho menyumbang satu gol. Ketika Parma kalah 1-2 menjamu Inter, Gervinho juga mencetak satu gol.
Kali ini, Gervinho menyarangkan dua gol ke gawang Inter. Salah satunya bahkan tercipta cuma 19 detik setelah kick-off babak kedua. Itu adalah gol tercepat Parma dalam satu babak di Serie A, sejak gol Davide Lanzafame melawan Livorno pada Mei 2010 (45:14).
Inter Mungkin Perlu Belajar Menembak Lagi
Di laga ini, Inter bermain begitu dominan. Penguasaan bola Inter mencapai 69%. Mereka juga membukukan total 25 tembakan, sedangkan Parma cuma 5.
Namun, dengan jumlah peluang yang sangat kontras itu, Inter hanya mampu mencetak dua gol - sama dengan Parma yang kesempatannya jauh lebih sedikit.
Para pemain Inter sepertinya perlu belajar menembak lagi.
Luigi Sepe Terlalu Tangguh buat Inter
Selain buruknya penyelesaian akhir Inter, kita juga harus mengakui ketangguhan Luigi Sepe dalam mengawal gawang Parma.
Kiper 29 tahun Italia itu, meski kebobolan dua, sudah tampil luar biasa. Dari sembilan tembakan tepat sasaran Inter, tujuh di antaranya sukses dia mentahkan.
Tujuh shots on target Inter lewat Perisic, Andrea Ranocchia, Aleksandar Kolarov, Achraf Hakimi, dan Lautaro Martinez (3) berhasil dinetralisir oleh Sepe. Istimewa!
Sayangnya, semua upaya Sepe dan rekan-rekannya ternyata tak cukup untuk memberi Parma tiga poin. Namun, itu sepertinya sudah cukup menjadi tamparan buat Nerazzurri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


