AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Asad Arifin | 13 Januari 2026 21:41
Bola.net - Ada satu benang merah yang semakin sulit dibantah di AC Milan musim ini. Ketika Luka Modric tidak berada di atas lapangan, performa Rossoneri cenderung menurun dan arah permainan menjadi kabur.
Kehadiran Modric sejak musim panas sempat memantik keraguan. Faktor usia membuat sebagian pihak mempertanyakan relevansinya di Serie A. Namun, waktu justru membuktikan sebaliknya.
Di usia 40 tahun, Modric masih berada di level elite. Ia bukan sekadar pelengkap, melainkan pusat gravitasi permainan Milan, baik dalam laga besar maupun pertandingan yang secara teoritis lebih ringan.
Tanpa Modric, lini tengah Milan terasa pincang. Bukan hanya dari sisi kualitas teknis, tetapi juga dalam aspek kepemimpinan dan dorongan mental yang ia berikan kepada rekan-rekannya.
Ketergantungan Milan pada Sang Maestro

Ketergantungan AC Milan terhadap Luka Modric tercermin jelas dari sejumlah hasil pertandingan. Pagi ini, Gazzetta dello Sport menyoroti fakta bahwa Rossoneri kerap kesulitan ketika sang gelandang tidak menjadi starter.
Di Coppa Italia, Modric tidak masuk starting XI dan Milan tersingkir oleh Lazio. Skenario serupa terjadi saat melawan Napoli di Arab Saudi, serta pada laga liga terbaru kontra Fiorentina.
Rangkaian hasil tersebut mempertegas satu hal: absennya Modric membuat struktur permainan Milan kehilangan keseimbangan. Tempo menjadi tidak terkontrol dan pengambilan keputusan di lini tengah menurun drastis.
Statistik yang Menjelaskan Dampak Modric

Peran Modric bukan sekadar terasa secara visual, tetapi juga terkonfirmasi lewat angka. Massimiliano Allegri membutuhkan gelandang yang mampu mengatur ritme dengan kecerdasan tinggi, dan Modric menjalankan peran itu dengan sempurna.
Ia memimpin statistik umpan di hampir semua kategori: dari umpan pendek, panjang, progresif, hingga umpan silang. Kendali permainan Milan kerap berada di kakinya, membuat alur serangan lebih terstruktur.
Data poin pun berbicara lantang. Dengan Modric di starting XI, Milan meraih 39 poin dari 18 laga Serie A, atau rata-rata 2,17 poin per pertandingan. Tanpa dirinya, rata-rata poin turun menjadi sekitar 1,4 per laga, menciptakan selisih signifikan sebesar 0,77 poin per pertandingan.
Lebih dari Sekadar Pemain Senior

Di klub lain, pemain seusia Modric mungkin hanya dianggap aset berharga. Namun, di AC Milan, perannya jauh melampaui itu. Ia adalah penentu arah, pengatur tempo, sekaligus standar kualitas di ruang ganti.
Absennya Modric tidak hanya mengurangi kreativitas, tetapi juga intensitas tuntutan terhadap rekan setim. Ia menjadi referensi profesionalisme dan konsistensi yang sulit digantikan.
Fakta-fakta tersebut menegaskan satu kesimpulan kuat: selama Milan masih mengandalkan stabilitas dan kontrol permainan, Luka Modric tetap menjadi figur sentral. Usia boleh bertambah, tetapi pengaruhnya di San Siro belum tergantikan.
Sumber: SempreMilan
Klasemen Serie A 2025/2025
Baca Ini Juga:
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Ulasan Pemain Juventus: Clean Sheet Di Gregorio, McKennie Nyaris Sempurna, David Kembali Tajam
Rapor Pemain Juventus saat Hajar Cremonese: Thuram dan McKennie Menggila
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









