AC Milan yang Pragmatis, Inter Milan yang Proaktif
Gia Yuda Pradana | 7 Januari 2026 16:24
Bola.net - Inter Milan dan AC Milan berada di dua posisi teratas Serie A/Liga Italia dengan selisih tipis poin di klasemen. Persaingan ini menarik karena keduanya menempuh jalan yang sangat berbeda untuk meraih hasil.
AC Milan kerap menang dengan efisiensi ekstrem, memaksimalkan momen tanpa perlu dominasi statistik. Pendekatan ini kembali terlihat saat kemenangan tipis di Cagliari lewat satu peluang emas.
Inter hadir dengan wajah sebaliknya karena lebih agresif dan produktif dalam membangun serangan. Namun, efektivitas akhir kerap menjadi pembeda utama di level tertinggi kompetisi Italia.
Pragmatisme ala Allegri di AC Milan

Gaya Allegri menempatkan hasil sebagai tujuan utama dengan struktur permainan yang sederhana. Pola pragmatis ini mengandalkan ketenangan, disiplin posisi, dan kemampuan membaca momen krusial.
Dalam 17 laga liga, AC Milan mencatat banyak gol dari tembakan pertama tepat sasaran. Fakta ini memperlihatkan pendekatan hemat energi yang tetap mematikan di papan atas.
Kemenangan 1-0 di Cagliari menjadi contoh nyata pendekatan tersebut. Gol datang saat peluang benar-benar matang setelah fase permainan yang minim risiko.
Pendekatan Allegri mengingatkan pada periode emas Juventus beberapa tahun lalu. Kesederhanaan menjadi kekuatan, tapi efektivitas menjadi pembenaran utama.
Derby melawan Inter juga berjalan dengan pola serupa. AC Milan hanya membutuhkan sedikit peluang untuk mengamankan tiga poin lewat gol tunggal.
Sepak Bola Proaktif Chivu di Inter Milan

Chivu membawa Inter ke arah yang lebih proaktif dengan tekanan tinggi dan aliran bola cepat. Ia mendorong pemain untuk menyerang ruang segera setelah merebut penguasaan bola.
Laga melawan Bologna di San Siro memperlihatkan wajah Inter yang dominan. Sebelas tembakan tepat sasaran menghasilkan kemenangan 3-1 yang mencerminkan volume serangan.
Inter tidak berhenti menekan meski sudah unggul. Namun, banyak peluang terbuang sehingga skor akhir tidak sepenuhnya mencerminkan dominasi permainan.
Pendekatan Chivu kerap disandingkan dengan filosofi sepak bola intens ala Eropa modern. Akan tetapi, konsistensi masih menjadi aspek yang perlu pembuktian lanjutan.
Perbedaan mencolok terlihat saat membandingkan kemenangan Inter 3-1 dan kemenangan tipis AC Milan 1-0. Keduanya sama-sama bernilai tiga poin, tapi isi pertandingan berbicara lain.
Di Serie A, keindahan dan kepraktisan jarang berjalan seiring. Namun, klasemen menunjukkan jarak satu poin yang hampir tidak berarti di akhir paruh musim.
Napoli masih berpotensi mengganggu persaingan dengan pendekatan seimbang ala Antonio Conte. Akan tetapi, AC Milan tetap menjadi ancaman yang tidak nyaman bagi siapa pun.
Tanpa beban kompetisi Eropa, AC Milan bisa fokus penuh pada liga domestik. Dengan Allegri, selalu ada kemungkinan satu tembakan, satu gol, dan tiga poin yang menentukan.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- AC Milan Paksa Cagliari Bertekuk Lutut, Filosofi Permainan Allegri Terlihat Secara Utuh
- AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
- Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
- AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Sassuolo - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 Januari 2026, 17:00
-
Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Charlton, Debut Liam Rosenior
Liga Inggris 10 Januari 2026, 16:49
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52






