Antonio Conte: Ingat, Jurgen Klopp Butuh 4 Tahun untuk Membawa Liverpool Juara
Yaumil Azis | 15 November 2020 18:43
Bola.net - Antonio Conte mengingatkan kembali bahwa dirinya tidak bisa menghadirkan kesuksesan yang instan ke Inter Milan. Sebab pelatih sekelas Jurgen Klopp sekalipun butuh waktu lama untuk membawa Liverpool juara.
Entah kebetulan atau tidak, dalam beberapa kesemaptan, Conte selalu berhasil memberikan gelar juara kepada tim asuhannya di musim perdana. Hal itu terjadi pada Juventus dan Chelsea.
Sayangnya, ia tidak mampu melakukannya bersama Timnas Italia dan juga Inter Milan. Pada musim kemarin, Conte hanya mampu membawa klub berjuluk Nerazzurri tersebut finis di peringkat dua klasemen akhir Serie A.
Di Eropa, Inter Milan hanya mampu menjadi runner up ajang Liga Europa setelah dikalahkan Sevilla pada babak final. Dua pencapaian ini tergolong bagus, tapi tak sebanding dengan uang yang didapatkan Conte dari Inter Milan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sukses Membutuhkan Waktu Panjang
Beban untuk membawa Inter menjadi juara diemban Conte saat dirinya mendapatkan bayaran sebesar 12 juta euro per tahunnya. Angka tersebut membuatnya jadi pelatih dengan bayaran termahal di Serie A saat ini.
Namun Conte tidak merasa terbebani dengan gaji serta tuntutan yang ditujukan kepadanya. Berkaca dari Jurgen Klopp, ia meyakini bahwa untuk menjadi juara dibutuhkan proses yang sangat panjang.
"Bahkan Liverpool-nya Jurgen Klopp tidak memenangkan apapun selama empat tahun pertamanya. Butuh waktu dan pembelian penting di setiap musimnya untuk membangun sebuah tim," ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.
Memangkas Jarak dengan Juventus
Beban Conte semakin berat karena Juventus, tim yang sukses ia bawa kembali ke jalur kejayaannya, sedang mendominasi selama beberapa tahun terakhir. Memangkas jarak dengan klub berjuluk Bianconeri tersebut tidaklah mudah.
"Ada tim yang benar-benar mendominasi di Italia selama beberapa tahun belakangan ini, dan saat itu terjadi, mereka menciptakan jarak dengan yang lainnya," lanjut Conte.
"Mereka yang seringkali mengejar ketimbang berjuang untuk mengisi lubang itu harus beradaptasi menjadi yang pertama di antara yang kedua."
"Anda bisa melihat hasil di lapangan namun pertandingan harus dimenangkan setiap pekan, dan untuk melakukannya, semuanya harus bekerja, anda harus memperhatikan setiap detailnya," pungkas Conte.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Tak Cocok di Inter, Christian Eriksen Bisa Sukses di AC Milan
- Gabriel Jesus Pernah Hampir Pindah ke Inter Milan, Mengapa Batal?
- Manchester United Menolak Datangkan Christian Eriksen, Kenapa?
- Manchester United Siap Boyong Christian Eriksen dari Inter Milan?
- AC Milan Digdaya di Serie A, Maldini Sayangkan Absennya Suporter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 07:51
-
Prediksi Wolves vs Liverpool 7 Maret 2026
Liga Inggris 5 Maret 2026, 20:17
-
Liverpool vs Manchester United: Duel Panas Rebut Gelandang Juventus
Liga Inggris 5 Maret 2026, 19:15
-
Prediksi Napoli vs Torino 7 Maret 2026
Liga Italia 5 Maret 2026, 18:51
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
-
Prediksi Susunan Pemain Wolves vs Liverpool: Misi Balas Dendam The Reds
Liga Inggris 6 Maret 2026, 13:47















