Antonio Conte Mundur dari Inter Milan?
Asad Arifin | 3 Agustus 2020 07:33
Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari Inter Milan. Sang pelatih, Antonio Conte, disebut bakal mundur dalam waktu dekat sebagai buntut perselisihan dengan manajemen klub akhir pekan lalu.
Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih Inter Milan pada awal musim 2019/2020. Sebelumnya, dia punya reputasi yang bagus bersama Chelsea, Juventus, dan Timnas Italia.
Antonio Conte mampu memberikan gelar Premier League untuk Chelsea. Saat di Juventus, dia mampu mengembalikan era kejayaan klub dengan merajai kompetisi domestik. Prestasinya tak diragukan lagi.
Pada musim pertamanya di Inter Milan, Antonio Conte dianggap telah membangun dasar yang kuat bagi klub. Dia membawa Nerazzuri berada di posisi kedua klasemen akhir Serie A musim 2019/2020 dengan raihan 82 poin.
Mengapa Antonio Conte Mundur?
Musim pertama Antonio Conte di Inter Milan berjalan cukup bagus. Para pemain yang didatangkan tampil bagus dan menjadi pilar klub seperti Romelu Lukaku, Diego Godin, dan Nicolo Barella.
Walau belum memberikan gelar juara untuk Inter, kinerja Antonio Conte mendapat banyak pujian. Sebab, di Serie A, mereka menjadi pesaing utama Juventus. Di klasemen akhir, mereka hanya tertinggal satu poin saja.
Namun, seperti dikutip dari Sky Sports Italia, Antonio Conte kini punya rencana kuat untuk mundur dari Inter Milan. Hubungan yang buruk dengan manajemen Inter Milan menjadi alasan pria 51 tahun ingin mundur.
Laporan itu menyebutkan jika antara Antonio Conte dan manajemen Inter Milan sudah tidak harmonis lagi. Keduanya punya visi yang berbeda. Di sisi lain, Antonio Conte masih punya kontrak di Inter Milan hingga 2022.
Antonio Conte Serang Manajemen Inter Milan
Antonio Conte menutup musim 2019/2020 dengan sebuah serangan ke manajemen Inter Milan. Mantan pelatih Juventus merasa jika manajemen klub tidak memberi proteksi apapun saat timnya sedang diserang berbagai kalangan.
"Ini adalah musim yang berat dari segi personal, sangat berat. Saya tidak merasa pemain merasa kinerjanya dihargai, saya tidak merasa kinerja saya dihargai dan kami semua menerima perlindungan yang sangat kecil dari klub," ujarnya kepada Sky Sport Italia.
"Kami harus tumbuh dan membenahi semua area, termasuk di luar lapangan, dan sebuah klub besar harusnya melindungi para pemainnya lebih kuat lagi. Kami akan mendiskusikannya di akhir musim, saya harus bertemu dengan presiden dan dia sedang berada di China sekarang," lanjutnya.
"Kami harus memakan kotoran selama berbulan-bulan dan tidak mendapatkan perlindungan. Masalahnya memiliki visi, saya melihat jalan yang harus diambil dan tahu apa harusnya dilakukan," tambahnya.
Balasan Manajemen Inter Milan
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta merespons terhadap serangan yang dilontarkan pelatih tim mereka sendiri, Antonio Conte. Inter merasa perlu meluruskan masalah ini.
Marotta mencoba menjelaskan secara objektif lewat pernyataan di laman resmi Nerazzurri.
"Tak mudah untuk menganalisis secara objektif. Tentu saja kami kehilangan poin, tetapi kami juga belajar dari situasi ini. Kami melihat tim yang sudah menunjukkan peningkatan," ujar Marotta.
"Pengalaman negatif akan menjadi kualitas yang hebat di masa depan. Kita harus terus berada di jalur ini, untuk lebih meningkatkan standar dan memberikan kepuasan kepada fans. Kami memiliki skuad yang telah berbuat banyak dan memenuhi standar. Kinerja Conte yang membuatnya terasa," tambahnya.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



