Apa Lagi yang Kurang dari Juventus, Wahai Massimiliano Allegri?
Yaumil Azis | 18 Januari 2022 09:50
Bola.net - Pertengahan kedua tahun 2021 tidak berjalan dengan baik buat Juventus. Namun perlahan, mereka menemukan penampilan terbaiknya dan mulai mengantongi sederet hasil-hasil positif.
Kembalinya Massimiliano Allegri dianggap bisa membuat klub berjuluk Bianconeri tersebut jadi mengerikan lagi, seperti yang terjadi di sepanjang tahun 2014 hingga 2019. Sayangnya, start mereka tidak sesuai harapan.
Empat pertandingan pertama Juventus di ajang Serie A berakhir tanpa kemenangan, dengan rekor dua kali kalah dan dua seri. Mereka juga kebobolan sebanyak tujuh gol. Padahal, di periode pertama kepelatihan Allegri, Juventus sangat jarang kebobolan.
Situasinya mulai membaik ketika memasuki bulan November. Pada bulan tersebut, mereka menjalani empat pertandingan di Serie A dan hanya menelan satu kekalahan, sisanya berhasil dimenangkan. Situasi positif ini berlanjut ke bulan Januari 2022.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Masih Ada yang Kurang
Sikap kritis Allegri bisa jadi faktor yang membuat Juventus terus berkembang. Pria berusia 54 tahun itu hampir tak pernah absen mengkritik penampilan anak asuhnya, bahkan ketika meraih kemenangan sekalipun.
Lini depan menjadi sektor yang paling sering Allegri kritik. Memang, Juventus kurang produktif dalam urusan mencetak gol musim ini. Namun ketika orang-orang meyakini kalau Juventus butuh pemain baru di lini depan, Allegri percaya bahwa timnya sebenarnya cuma perlu sabar saat melancarkan serangan.
Pada akhir pekan kemarin, Juventus mengalahkan Udinese dengan skor 2-0. Allegri melihat para pemainnya sudah semakin dewasa dan mulai bisa bersabar. Kendati demikian, masih ada sesuatu yang kurang di matanya.
"Kami memainkan babak pertama sebagai tim yang dewasa, dengan kesabaran, mencoba mencetak gol dan tidak kebobolan oleh Udinese. Di babak kedua, kami membahayakan sesuatu, itu bisa dikarenakan lawan tapi kami harus memiliki sikap yang berbeda," katanya, dikutip dari Football Italia.
Target di Coppa Italia
Sikap erat kaitannya dengan psikis para pemain. Allegri secara perlahan coba memperbaiki ini. Dan karena urusannya belum selesai, sudah pasti Allegri berharap ada perkembangan lagi dari para pemainnya saat menghadapi Sampdoria.
Laga kontra Sampdoria merupakan bagian dari babak 16 besar Coppa Italia, kejuaraan yang kerap dipandang sebelah mata oleh publik. Tapi Allegri enggan menganggapnya demikian dan mematok target tinggi di kompetisi ini.
"Kami harus mencoba lolos ke perempat final karena ini adalah sebuah target. Akan menjadi laga yang sulit. Kalau kami mampu melakukan pendekatan dengan cara tertentu, laga ini bakalan terasa mudah," kata Allegri.
"[Coppa Italia] sangat penting karena ini adalah sebuah target. Pada awalnya tidak ada yang tertarik, kemudian ketika anda bermain di perempat final dan semifinal, semuanya tertarik. Kami harus terlihat menarik sedari besok," pungkasnya.
Duel antara Juventus melawan Sampdoria akan digelar pada Rabu (19/1/2022) dini hari besok WIB. Mengingat pertandingan digelar di Allianz Stadium, maka Bianconeri bakal bertindak sebagai tuan rumah dalam laga tersebut.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Juventus vs Paulo Dybala: Kisah Perseteruan yang Sudah Berjalan Tiga Tahun
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Nasib Sial AC Milan, Hendak Kudeta Inter Malah Kalah
- Nego Kontrak Paulo Dybala Macet, Manchester United Siaga Satu
- Barcelona Perkirakan Ousmane Dembele Gabung antara Juventus atau MU
- Masih Minati Arthur Melo, Arsenal akan Kembali Merayu Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


