Api Tanpa Bara: AC Milan Meredup di Markas Bologna
Gia Yuda Pradana | 28 Februari 2025 16:07
Bola.net - AC Milan kembali menelan pil pahit dalam lanjutan Serie A 2024/2025. Bertandang ke markas Bologna dalam laga tunda pekan ke-9, Rossoneri tumbang 1-2.
Rafael Leao sempat membawa Milan unggul jelang turun minum. Namun, Santiago Castro dan Dan Ndoye memaksa pasukan Sergio Conceicao pulang dengan tangan hampa.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Milan, yang sebelumnya tersingkir dari Liga Champions dan kalah dari Torino di liga. Selain itu, performa individu para pemain juga jadi sorotan tajam.
Benteng Runtuh di Paruh Kedua
Mike Maignan menunjukkan kilasan kualitasnya dengan satu penyelamatan penting. Kiper asal Prancis itu juga jadi arsitek gol Milan lewat umpan panjang yang berujung assist Santiago Gimenez untuk Leao.
Namun, Maignan tak kuasa menahan gempuran di babak kedua. Meski tak sepenuhnya bersalah atas gol-gol Bologna, keraguannya dalam mengantisipasi umpan silang patut dicatat.
Barisan bek Milan tampil jauh di bawah standar. Alex Jimenez menjadi titik lemah paling kentara dengan pertahanan buruk yang berujung gol kemenangan Bologna.
Malick Thiaw pun terlihat gugup di awal laga, dengan posisi yang berantakan dan reaksi lambat. Strahinja Pavlovic sedikit lebih tenang, tapi tetap gagal mengawal dengan baik di momen krusial.
Tenggelam di Jantung Permainan
Di lini tengah, Youssouf Fofana tampil dengan performa yang tidak stabil. Ada momen-momen menjanjikan, tapi inkonsistensi menjadi masalah utama.
Tijjani Reijnders juga gagal mengambil alih kendali permainan. Eksekusi sepak pojoknya sangat buruk. Itulah gambaran nyata minimnya kontribusi sang gelandang.
Joao Felix, yang diharapkan menjadi pengatur serangan, justru redup. Dia beberapa kali turun ke bawah mencari bola, tetapi sentuhannya tak menghadirkan solusi.
Tumpul di Ujung Tombak
Rafael Leao menjadi satu-satunya kilau cahaya dalam malam gelap Milan. Aksinya mengecoh Lorenzo De Silvestri sebelum mencetak gol menunjukkan kelasnya.
Namun, di luar gol itu, Leao kerap terisolasi. Minimnya dukungan membuatnya sulit mengembangkan permainan.
Di lini depan, Santiago Gimenez mencatat satu assist untuk Leao. Sayangnya, kontribusinya berhenti di situ. Dia menyia-nyiakan peluang emas di awal laga.
Harapan yang Tak Terjawab dari Bangku Cadangan
Christian Pulisic masuk sebagai pemain pengganti, tetapi gagal memberi dampak nyata. Dia beberapa kali kehilangan bola dan kontribusinya minim, mencerminkan betapa sulitnya Milan membongkar pertahanan Bologna.
Luka Jovic sedikit lebih baik dalam mengontrol bola. Dia juga sempat membuka ruang bagi rekan setim, tapi waktunya terlalu singkat untuk benar-benar mengubah jalannya laga.
Sementara itu, Tammy Abraham hanya sempat menginjak rumput Dall'Ara beberapa menit. Tak cukup waktu baginya untuk berkontribusi, apalagi di tengah kekacauan yang melanda Milan.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG vs Bayern: Ujian Mental Juara di Parc des Princes
Liga Champions 27 April 2026, 18:02
-
PSG vs Bayern: Duel 2 Raksasa dengan Serangan Mematikan
Liga Champions 27 April 2026, 17:55
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persija vs Persis Solo
Bola Indonesia 27 April 2026, 17:30
-
Rafael Leao Gantikan Marcus Rashford di Manchester United?
Liga Inggris 27 April 2026, 17:20
LATEST UPDATE
-
Harry Maguire Akui Laga Lawan Brentford Tidak Mudah
Liga Inggris 28 April 2026, 12:03
-
Harry Maguire Kagum dengan Agresivitas dan Teknik Casemiro
Liga Inggris 28 April 2026, 11:47
-
Mengapa Manchester United Pakai Jersey Berbeda saat Lawan Brentford?
Liga Inggris 28 April 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08













