Balas Kritikan Semasa di MU, Romelu Lukaku: di Inter Milan, Saya Disebut Pekerja Keras
Yaumil Azis | 3 Oktober 2020 17:34
Bola.net - Romelu Lukaku sempat menjadi sasaran kritikan tajam waktu masih memperkuat Manchester United. Namun begitu pindah ke klub raksasa Italia, Inter Milan, ia menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia.
Belum lama ini, Romelu Lukaku dinobatkan sebagai pemain terbaik di pentas Liga Europa 2019/20. Tujuh golnya di ajang tersebut membuat Inter Milan bisa melaju jauh hingga ke babak final.
Secara keseluruhan, Lukaku berhasil membukukan total 34 gol dari 51 penampilannya bersama Nerazzurri. Catatan yang bisa dikatakan impresif untuk pemain baru, apalagi Serie A dikenal tidak ramah untuk penyerang.
Perlu diketahui kalau jumlah gol tersebut hanya kurang sedikit dari raihan 42 golnya semasa di Manchester United. Ya, itu adalah torehannya dalam dua musim berseragam merah kebanggaan klub berjuluk the Red Devils tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dianggap Pemain Pekerja Keras
Pada musim 2018/19, musim terakhirnya di Old Trafford, Lukaku menjadi target kritikan dari berbagai kalangan. Beberapa orang menyebutnya sebagai pemain yang malas karena tidak memberikan kontribusi besar dalam permainan.
Sekarang, setelah menorehkan catatan yang impresif pada musim perdananya bersama Inter Milan, Lukaku jadi punya kesempatan untuk membalas. Ia mengatakan kalau perlakuan yang didapatkan di Italia sangat berbeda dengan di Inggris.
"Setahun lalu, saat saya berada di Inggris, saya disebut 'pemalas, saya tidak berlari, saya tidak melakukan ini dan itu'. Di sini, di ruang ganti, mereka menyebut saya sebagai pekerja keras," ujar Lukaku kepada The Times.
"Jika anda melihat saya bermain di sini dan di sana, memang, ada perkembangan, iya, tapi Rom [yang sama] masih ada," lanjut pemain berkebangsaan Belgia tersebut.
Perbedaan Kultur Dua Negara
Lukaku juga bisa melihat persatuan yang kuat di Inter Milan. Sangat jauh berbeda dengan apa yang ia saksikan selama berkecimpung di pentas Premier League bertahun-tahun lamanya.
"Saat saya di Inggris, pemain Inggris ada di sana, pemain asal Prancis ada di sana, pemain Latin ada di sana. Benar-benar seperti sebuah tim yang bercampur, namun di Inter semua orang bersatu," tambahnya.
"Semuanya berbahasa Italia, jadi itu adalah hal yang bagus. Hanya ada satu bahasa. Semuanya berbahasa Italia dan juga berbaur di satu meja."
"Saat [Ashley Young] datang dan bersama Victor [Moses] serta Christian [Eriksen], kami selalu bersama karena kami saling mengenal dari Premier League dan saya mengartikan bahasa kepada mereka sedikit, namun begitu Ash paham dasar dari bahasa Italia, semuanya berakhir," pungkasnya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




