Blak-blakan! Radja Nainggolan Ungkap Alasan Tolak Juventus dan Mengaku Lebih Baik dari Pogba
Editor Bolanet | 6 Maret 2026 10:16
Bola.net - Mantan bintang AS Roma, Radja Nainggolan, kembali melontarkan pernyataan pedas yang memancing kontroversi. Pemain berdarah Indonesia ini secara terbuka membahas kebenciannya terhadap Juventus.
Nainggolan dikenal sebagai sosok yang sangat vokal dan tanpa kompromi. Ia seringkali menolak tawaran menggiurkan untuk bergabung dengan Si Nyonya Tua.
Keputusan tersebut ia ambil karena memegang prinsip olahraga yang unik. Baginya, tantangan besar lebih menarik daripada sekadar mengejar trofi instan.
Alasan Tidak Suka Juventus
Radja Nainggolan memiliki filosofi menarik dalam memilih klub yang dibela. Ia menggunakan analogi sebuah permainan gim untuk menjelaskan karier profesionalnya.
Pemain berjuluk Ninja ini lebih suka menjadi juara dengan tim kuda hitam. Hal ini membuatnya merasa lebih tertantang saat berada di lapangan hijau.
"Saya terbiasa bermain Football Manager dan tidak pernah memilih tim terkuat," ujar Radja Nainggolan.
"Ketika klub seperti Roma memenangkan gelar, perayaannya bertahan selama dua puluh tahun," lanjut sang gelandang.
"Di Juventus Anda harus menang setiap tahun, itu perasaan yang berbeda," tegas pemain Belgia tersebut.
Kritik Wasit dan Kontroversi VAR
Nainggolan juga mengenang pengalaman pahit saat bertanding di markas Juventus. Ia merasa ada perlakuan khusus dari pengadil lapangan untuk tuan rumah.
Kekesalan tersebut terus membekas sejak ia masih berseragam Cagliari hingga Roma. Ia menilai banyak keputusan wasit yang sangat merugikan timnya saat itu.
"Saat mereka meresmikan Juventus Stadium, saya main di sana bersama Cagliari," kenang Radja Nainggolan.
"Kami imbang 1-1 karena penalti yang sebenarnya tidak ada untuk Juventus," cetus pemain nyentrik ini.
"Lalu saya di Roma, kalah 3-2 karena dua penalti di luar kotak," tambahnya dengan nada emosi.
"Sepak bola seharusnya seperti dulu saja tanpa bantuan teknologi VAR. Jika kesalahan tetap terjadi dengan VAR, lebih baik hapus saja sistem itu," pungkas mantan pemain Inter tersebut.
Klaim Lebih Hebat dari Paul Pogba
Tidak hanya menyerang klub, Nainggolan juga menyenggol kualitas gelandang top lainnya. Ia merasa level permainannya dulu sangat sulit untuk ditandingi lawan.
Ia membandingkan dirinya dengan Paul Pogba yang pernah menjadi ikon Juventus. Baginya, konsistensi adalah kunci utama untuk disebut sebagai pemain terbaik.
"Di era saya di Serie A, hanya Vidal dan De Rossi yang sekuat saya," klaim Radja Nainggolan.
"Pogba? Saya jauh lebih baik daripada dia dalam banyak hal," tutur sang pemain.
"Dia hanya memiliki tiga tahun yang bagus dalam seluruh kariernya," sindir Nainggolan secara telak.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Juventus vs Bologna: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 19 April 2026, 22:01
-
Live Streaming Juventus vs Bologna - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 19 April 2026, 18:45
-
Live Streaming Verona vs Milan - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 19 April 2026, 13:02
LATEST UPDATE
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








