Calon Bintang AC Milan 2019/20: Krzysztof Piatek, Nomor 9 Sejati Rossoneri?
Gia Yuda Pradana | 20 Agustus 2019 18:02
Bola.net - Ini akan menjadi musim penuh pertama Krzysztof Piatek bersama AC Milan. Tantangannya luar biasa. Terlebih lagi, bomber 24 tahun Polandia itu baru saja memilih nomor 'terkutuk' di Milan.
Ketika didatangkan dari Genoa tengah musim lalu, Piatek memakai nomor 19. Sekarang, dia mengenakan seragam nomor 9.
Nomor 9 merupakan salah satu nomor penting dalam sejarah Milan. Marco van Basten adalah salah satu pemain yang pernah memilikinya. Filippo Inzaghi juga memakainya selama periode 2001-2012.
Ironisnya, selepas era Inzaghi, nomor 9 Milan belum lagi menemukan pemilik yang pantas. Sederet striker sudah bergantian memakai nomor 9 Rossoneri setelah Inzaghi, tapi tak satu pun yang benar-benar mampu memenuhi harapan.
Pasca-Inzaghi, nomor 9 Milan beberapa kali berpindah kepemilikan, dari Alexandre Pato (2012/13), Alessandro Matri (2013/14), Mattia Destro (2014/15), Fernando Torres (2014/15), Luiz Adriano (2015/16), Gianluca Lapadula (2016/17), Andre Silva (2017/18), hingga Gonzalo Higuain (2018/19). Hasilnya tak jauh beda, mereka semua seolah tak sanggup menanggung beratnya beban memakai nomor ini.
Sekarang, giliran Piatek yang dihadapkan pada tantangan ini. Mampukah dia menaklukkan tantangan tersebut dan menyabet status sebagai nomor 9 sejati Rossoneri?
Terlahir untuk Mencetak Gol

Musim 2018/19 adalah musim perdana Piatek di Italia. Dia direkrut Genoa senilai €4 juta dari Cracovia.
Di paruh pertama musim bersama Genoa, Piatek mencetak 19 gol dalam 21 penampilan di semua ajang. Itu termasuk 13 gol dalam 19 penampilan di Serie A. Dalam prosesnya, dia juga menjadi pemain pertama setelah Gabriel Batistuta musim 1994/95 yang mampu mencetak gol di tiap laga dalam tujuh penampilan perdananya di Serie A.
Performa impresif itu membawa Piatek ke Milan dengan nilai transfer €35 juta pada Januari 2019. Piatek diplot jadi pengganti langsung Gonzalo Higuain, yang gabung Chelsea, dan dia diberi seragam nomor 19 di Milan.
Piatek menjadi pemain yang paling cepat mencetak enam gol pertama untuk Milan di semua kompetisi (310 menit), mematahkan rekor sang legenda Gunnar Nordahl (410 menit).
Piatek mencetak total 11 gol dalam 21 penampilan untuk Milan di semua kompetisi musim 2018/19. Piatek juga menjadi pencetak gol terbanyak di Coppa Italia musim itu dengan torehan delapan golnya. Di Serie A, 22 golnya untuk Genoa dan Milan hanya kalah dari Fabio Quagliarella (26) serta Duvan Zapata (23).
Piatek seolah dilahirkan untuk mencetak gol, dan mungkin itulah salah satu alasan Milan memberinya nomor 'terkutuk' mereka.
Saatnya Pembuktian

"Nomor 9 adalah angka penting bagi seorang penyerang," kata Piatek, seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport. "Semua striker terbaik memakainya. [Robert] Lewandowski, [Luis]Suarez, [Karim] Benzema, [Harry] Kane. Saya senang karena klub percaya pada kualitas saya."
"Mereka memberi tahu saya bahwa saya akan menaklukkan nomor itu, sementara saya berkata saya akan berjuang dengan segenap kekuatan untuk melakukannya."
"Saya tidak percaya pada takhayul atau kutukan ini. Bagi saya, nomor 9 adalah nomor yang normal. Semuanya akan baik-baik saja, sama seperti dengan nomor 19. Itu tidak membuat saya takut," tegasnya.
Performa Piatek di pramusim ini memang kurang meyakinkan. Namun, seperti kata pelatih anyar Marco Giampaolo, semua itu butuh waktu, jadi jangan terburu-buru memvonisnya.
Piatek sendiri sudah menegaskan tekad dan kesiapannya untuk mematahkan 'kutukan' nomor 9 di Milan. Dia perlu membuktikannya, sekaligus membantu Rossoneri mewujudkan ambisi mereka untuk kembali ke percaturan elit Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







