Cerita Jay Idzes soal Belajar Menjinakkan Lautaro Martinez Sampai Romelu Lukaku di Serie A, Bimbingan Fabio Grosso, dan Mengapa Sassuolo
Aga Deta | 28 Februari 2026 15:23
Bola.net - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes membagikan kisah menarik mengenai perjalanan kariernya di Serie A Italia bersama Sassuolo. Ia mengakui bahwa kepindahannya ke Stadion Mapei pada musim panas lalu tidak lepas dari masukan rekan-rekan dekatnya.
Sebelum memutuskan bergabung, Idzes sempat menggali informasi mendalam dari Alfred Duncan dan Fali Cande mengenai arah tujuan serta kondisi internal Sassuolo. Pemain berusia 25 tahun tersebut ingin memastikan bahwa dirinya pindah ke tim yang memiliki ambisi serta rencana jangka panjang yang sangat jelas.
"Musim panas ini saya memiliki kemungkinan untuk pergi ke Sassuolo. Kebetulan saya bermain dengan Alfred Duncan di Venezia, jadi saya bertanya kepadanya tentang hal itu, dan saya berbicara dengan Fali Cande, yang juga datang ke sini," ujar Idzes dilansir Youtube Serie A.
"Kami bertiga berbincang, seperti, ya, tentang apa Sassuolo itu? Tentu saja, kita mengenal Sassuolo sebagai klub, tetapi tentang apa yang ada di dalam klub, arah yang ingin mereka tuju," katanya menambahkan.
Pengalaman Menghadapi Penyerang Maut

Menjalani musim keduanya di Serie A, Idzes merasa proses adaptasinya berjalan secara alami melalui atmosfer pertandingan yang kompetitif. Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga setiap kali harus berhadapan dengan barisan penyerang kelas dunia.
Nama-nama striker maut seperti Moise Kean, Romelu Lukaku, hingga bintang Inter Milan, Lautaro Martinez, menjadi lawan yang menempa kualitas bertahannya setiap pekan. Pengalaman mengawal pemain-pemain elit tersebut dianggapnya sebagai sekolah terbaik untuk meningkatkan kemampuan individu sebagai bek tengah.
"Di tahun pertama saya, saya rasa pertandingan pertama kami adalah melawan Fiorentina di laga tandang dan saya bermain melawan Moise Kean sebagai seorang penyerang. Dia sangat kuat, dia pemain yang sangat bagus," tegas Idzes.
"Setiap minggu Anda bermain melawan pemain seperti itu. Suatu saat itu Lukaku, suatu saat itu Lautaro Martinez, itu bisa berbeda setiap saat. Saya rasa saya telah belajar banyak dengan bermain melawan penyerang-penyerang semacam itu," lanjutnya.
Apresiasi untuk Fabio Grosso

Idzes juga memberikan apresiasi tinggi kepada pelatih Sassuolo, Fabio Grosso beserta jajaran staf kepelatihannya atas proses integrasi yang mulus di dalam tim. Meski terbiasa dengan sistem empat bek di Belanda, bimbingan Grosso melalui serangkaian pertemuan teknis sangat membantunya memahami gaya main Neroverdi.
Kini, koordinasi Idzes di jantung pertahanan Sassuolo bersama Tarik Muharemovic dinilai semakin solid dan kompak dalam membaca bahaya serangan lawan. Berdasarkan statistik, Idzes tercatat selalu bermain penuh 90 menit dalam 25 penampilannya di Serie A.
"Tentu saja, sangat penting bahwa saya bermain sebagai bek tengah kanan untuk memastikan bek tengah kiri dan saya berkoordinasi dengan sangat baik. Saya pikir kami melakukannya dengan cukup baik bersama Tarik Muharemovic," tutur Idzes.
"Sebagai lini belakang, kami harus bergerak bersama, naik saat kami bisa untuk memastikan tim bermain pendek di lapangan, dan turun saat kami harus membaca bahaya dan bersikap kompak, menjadi satu tim saat kami menyerang," imbuhnya.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Gagal Lagi, Barcelona Belum Pernah Tembus Final Liga Champions Sejak 2015
Liga Champions 15 April 2026, 05:12
-
Daftar Lengkap Tim Lolos Semifinal Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 04:55
-
Hasil Liverpool vs PSG: Brace Ousmane Dembele Segel Tiket Semifinal
Liga Inggris 15 April 2026, 04:11
-
Manchester United Ajukan Banding Kartu Merah Lisandro Martinez
Liga Inggris 15 April 2026, 01:31
-
Mikel Arteta Ajak Arsenal Berjuang Total Demi Semifinal Liga Champions
Liga Champions 15 April 2026, 01:01
-
Live Streaming Liga Champions: Atletico Madrid vs Barcelona
Liga Champions 15 April 2026, 00:32
-
Tanpa Takut, Mikel Arteta Siap Bawa Arsenal Kejar Trofi
Liga Inggris 15 April 2026, 00:31
-
Live Streaming Liga Champions: Liverpool vs PSG
Liga Champions 15 April 2026, 00:13
-
Mikel Arteta Minta Arsenal Nikmati Peluang ke Semifinal Liga Champions
Liga Champions 15 April 2026, 00:01
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51











