Cesc Fabregas Akui Pernah Digoda Klub Besar Italia, Tapi Memilih Setia pada Como, Mengapa?
Afdholud Dzikry | 14 April 2026 10:52
Bola.net - Cesc Fabregas menegaskan loyalitasnya bersama Como meski sempat mendapatkan godaan dari klub besar Italia. Ia merasa proyek yang sedang dibangunnya saat ini sangat spesial dan membanggakan.
Performa Como di bawah asuhannya memang sedang menanjak drastis musim ini. Tim asuhannya kini bersaing ketat di papan atas demi jatah Liga Champions. Hasil positif ini membuat namanya mulai diperbincangkan banyak pihak.
Tidak hanya di liga, Como juga berhasil menembus babak semifinal Coppa Italia. Keberhasilan ini membuat banyak klub Serie A mulai melirik talenta manajerialnya secara serius.
Namun, Fabregas secara terbuka menepis kemungkinan untuk hengkang dalam waktu dekat. Ia mengaku sudah jatuh cinta dengan visi klub tersebut. Baginya, Como sudah seperti rumah sendiri.
Godaan Klub Raksasa Serie A
Kabar ketertarikan klub-klub besar terhadap Fabregas sebenarnya bukan rahasia lagi. Ia santer dikaitkan dengan posisi pelatih di Inter Milan dan AS Roma tahun lalu.
Inter akhirnya memilih Cristian Chivu, sementara Roma menunjuk Gian Piero Gasperini setelah Como menahan Fabregas. Keputusan tersebut terbukti tepat karena Como terus berkembang pesat di tangan legenda Spanyol ini.
"Itu sepertinya sangat tidak mungkin, karena saya sangat terlibat dan terikat dengan Como," ujar Cesc Fabregas.
"Benar bahwa saya dihubungi tahun lalu, tetapi saya memutuskan bertahan karena mencintai klub ini. Saya sangat senang dengan apa yang bisa saya lakukan dan apa yang kami capai di Como," tambahnya.
Proyek Ambisius dan Gairah Melatih
Fabregas menegaskan bahwa pilihannya bertahan bukan semata-mata karena urusan kontrak profesional saja. Ia merasa proyek Como memiliki nilai emosional yang sangat mendalam bagi kelanjutan kariernya.
Mantan pemain Barcelona ini bekerja berdasarkan gairah besar untuk menciptakan sesuatu yang baru. Baginya, melihat perkembangan Como adalah kepuasan batin yang sangat luar biasa.
"Proyek ini sangat penting bagi saya. Saya tidak ingin tampak sombong, tetapi saya melakukan pekerjaan ini murni karena gairah, jadi saya perlu merasa bisa melakukan sesuatu yang baru," tutur Cesc Fabregas.
"Saya sangat senang dengan apa yang bisa saya lakukan dan apa yang kami capai di Como," tegasnya lagi.
Penghargaan Bergengsi Trofeo Bearzot
Dedikasi Fabregas membuahkan hasil manis lewat penghargaan Trofeo Bearzot yang baru saja ia raih. Penghargaan ini diberikan atas kinerjanya yang dianggap luar biasa di level manajemen tim.
Trofeo Bearzot diambil dari nama pelatih legendaris Italia yang menjuarai Piala Dunia 1982 silam. Fabregas merasa sangat terhormat namanya kini bersanding dengan para tokoh hebat dalam sejarah sepak bola.
"Saat mereka memberi tahu saya memenangkan penghargaan ini, saya langsung mempelajari sejarah Bearzot. Ini adalah penghargaan untuk kota, pemilik, dan seluruh klub," ungkap Cesc Fabregas.
"Kami adalah sebuah keluarga, saya sungguh-sungguh dengan itu, dan merasa terhormat menerima penghargaan ini," pungkasnya.
Masa depan Como di bawah kendali Fabregas kini tampak semakin cerah. Skuad asuhannya terus membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di kasta tertinggi Italia. Dukungan penuh dari manajemen dan loyalitas sang pelatih menjadi modal utama mereka untuk terus mengukir sejarah baru.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Agustus 2026, 09:50
-
Prediksi Juventus vs Parma 30 Agustus 2026
Liga Italia 28 Agustus 2026, 06:39
-
Jonathan David Ngotot Bertahan di Juventus meski Banyak Klub Mengincar
Liga Italia 27 Agustus 2026, 13:15
-
Prediksi AC Milan vs Venezia 29 Agustus 2026
Liga Italia 27 Agustus 2026, 12:45
LATEST UPDATE
-
Emiliano Martinez Sudah Tiba di London, Segera Disahkan Jadi Pemain Chelsea
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 16:27
-
Prediksi Chelsea vs Brighton, 30 Agustus 2026
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 15:00
-
Inter Milan Tetap Berani Bermimpi di Liga Champions meski Hadapi Lawan Berat
Liga Champions 28 Agustus 2026, 13:51
-
Prediksi Real Madrid vs Malaga, 30 Agustus 2026
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 13:02
-
Manchester United Siapkan Pengganti Joshua Zirkzee, Striker Kroasia Jadi Incaran
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 13:00
-
Prediksi Man United vs Ipswich Town 30 Agustus 2026
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 12:00
-
Rapor Pemain Chelsea vs Luton: Debut Impresif Welbeck, Rogers Jadi Ancaman
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 12:00
-
Dean Huijsen Terasa Seperti Rekrutan Baru bagi Real Madrid
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 11:59
-
Bernardo Silva, Perekat di Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 11:54
-
Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:49
-
Liga Champions Jadi Ujian Terbesar Manchester United Era Carrick
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:42
-
Liverpool Dapat Undian Bagus di Liga Champions, Ini Alasannya
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:36
-
Fiorentina Negosiasi dengan Manchester United untuk Joshua Zirkzee
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 11:20
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



