Cesc Fabregas Bangga Meski Como Kalah Dramatis dari Inter: Kami Berani Lawan Siapa Saja!
Afdholud Dzikry | 13 April 2026 07:31
Bola.net - Como 1907 menjalani laga yang penuh emosi saat menghadapi Inter Milan di Stadio Sinigaglia, Senin (13/4/2026) dini hari WIB. Mereka kalah tipis 3-4, meski sempat unggul dua gol lebih dulu. Hasil ini memang mengecewakan, tetapi penampilan tim tuan rumah tetap mendapat perhatian.
Gol dari Alex Valle dan Nico Paz sempat membawa Como berada di atas angin sejak awal pertandingan. Namun, Inter menunjukkan kualitasnya sebagai pemuncak klasemen dengan permainan yang lebih efektif. Marcus Thuram dan Denzel Dumfries masing-masing mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan.
Gol penalti Lucas Da Cunha di akhir laga sempat membuka harapan. Sayangnya, peluang terakhir dari Alberto Moreno hanya membentur mistar. Como harus menerima kekalahan, meski performa mereka terlihat lebih berkembang dibanding sebelumnya.
Pelatih Cesc Fabregas tetap melihat sisi positif dari pertandingan ini. Ia menilai para pemainnya sudah menunjukkan sikap yang tepat di lapangan. Baginya, proses yang dijalani Como saat ini masih berjalan ke arah yang benar.
Como yang Berani

Fabregas mengaku tidak terlalu memikirkan posisi tim di klasemen. Ia lebih fokus pada cara bermain yang ingin diterapkan, yaitu berani menyerang tanpa melihat siapa lawannya.
Meski masih ada kesalahan yang berujung gol, ia menganggap hal itu wajar. Timnya dihuni banyak pemain muda yang masih dalam proses belajar. Apalagi lawan yang dihadapi adalah tim dengan kualitas tinggi.
"Saya tidak tahu di posisi mana kami berada di klasemen, karena saya belum memeriksanya sejak awal musim dan saya tidak akan melakukannya sekarang," ujar Cesc Fabregas kepada DAZN Italia.
"Tim saya sekali lagi membuktikan bahwa mereka berani, bersemangat, dan bahkan dalam kekalahan pun menunjukkan karakter. Memang benar kami melakukan kesalahan, tetapi ini adalah tim muda dan kami menghadapi lawan yang akan menghukum Anda untuk setiap kesalahan," lanjutnya.
Performa Apik Melawan Inter
Fabregas cukup puas dengan agresivitas timnya di lini depan. Como mampu mencatat 20 tembakan ke gawang Inter sepanjang pertandingan.
Catatan ini tidak sering terjadi saat menghadapi Inter yang dikenal solid dalam bertahan. Bagi Fabregas, hal tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup jelas dari timnya.
"Saya rasa membicarakan taktik hari ini tidak menarik bagi saya, karena kami sudah menunjukkan semuanya di lapangan. Saya suka melihat statistik, dan tidak banyak tim yang mampu melepaskan 20 tembakan ke gawang melawan Inter," tutur mantan bintang Arsenal itu.
"Jika Anda memberi tahu saya dua tahun lalu bahwa kami akan menantang Inter seperti ini, saya akan berasumsi bahwa kita sedang mengatur pertandingan persahabatan, tetapi kami melawan mereka di lapangan yang setara," tambahnya.
Fokus Menuju Semifinal Coppa Italia
Fabregas menyoroti gol pertama Marcus Thuram jelang turun minum sebagai momen penting. Ia melihat ada masalah komunikasi di lini belakang yang dimanfaatkan lawan.
Meski begitu, ia tetap meminta timnya mempertahankan gaya bermain yang sama. Como akan kembali menghadapi Inter dalam waktu dekat pada leg kedua semifinal Coppa Italia di San Siro.
"Kesalahan adalah bagian dari permainan, itu sering kali membantu Anda tumbuh lebih cepat karena memaksa Anda untuk melihat kenyataan dan tidak hanya berjalan santai. Itu berlaku dalam hidup maupun sepak bola," jelas Fabregas.
"Tim sudah memberikan segalanya, hasilnya sangat disayangkan. Saya hanya mengatakan bahwa itu adalah performa yang bagus dan kami tidak berhenti sekarang, ada enam pekan tersisa ditambah Coppa Italia, dan kita lihat saja di mana kami akan berakhir nanti," pungkas sang pelatih.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Juventus vs Parma 30 Agustus 2026
Liga Italia 28 Agustus 2026, 06:39
-
Jonathan David Ngotot Bertahan di Juventus meski Banyak Klub Mengincar
Liga Italia 27 Agustus 2026, 13:15
-
Prediksi AC Milan vs Venezia 29 Agustus 2026
Liga Italia 27 Agustus 2026, 12:45
-
Semua yang Perlu Diketahui Fans Real Madrid Tentang Drawing Liga Champions
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:55
LATEST UPDATE
-
Emiliano Martinez Sudah Tiba di London, Segera Disahkan Jadi Pemain Chelsea
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 16:27
-
Prediksi Chelsea vs Brighton, 30 Agustus 2026
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 15:00
-
Inter Milan Tetap Berani Bermimpi di Liga Champions meski Hadapi Lawan Berat
Liga Champions 28 Agustus 2026, 13:51
-
Prediksi Real Madrid vs Malaga, 30 Agustus 2026
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 13:02
-
Manchester United Siapkan Pengganti Joshua Zirkzee, Striker Kroasia Jadi Incaran
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 13:00
-
Prediksi Man United vs Ipswich Town 30 Agustus 2026
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 12:00
-
Rapor Pemain Chelsea vs Luton: Debut Impresif Welbeck, Rogers Jadi Ancaman
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 12:00
-
Dean Huijsen Terasa Seperti Rekrutan Baru bagi Real Madrid
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 11:59
-
Bernardo Silva, Perekat di Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 11:54
-
Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:49
-
Liga Champions Jadi Ujian Terbesar Manchester United Era Carrick
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:42
-
Liverpool Dapat Undian Bagus di Liga Champions, Ini Alasannya
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:36
-
Fiorentina Negosiasi dengan Manchester United untuk Joshua Zirkzee
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 11:20
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



