Champione d'Inferno Bukan Jaminan Juventus Raih Scudetto
Editor Bolanet | 23 Desember 2018 23:00
Bola.net - - Juventus sudah dipastikan sebagai juara musim dingin Serie A, atau yang dikenal dengan sebutan Champione d'Inferno. Namun, status itu tidak serta merta membuat skuat asuhan Massimiliano Allegri tersebut bisa dipastikan sebagai peraih Scudetto musim ini.
Titel Champione d'Inferno diberikan untuk tim yang menghuni puncak klasemen di tengah jalan satu musim Serie A. Hingga sekarang, Bianconeri masih tampak kokoh dengan status pemuncak klasemen sementara.
Dari 17 pekan yang telah dilewati, Cristiano Ronaldo dkk masih belum menelan kekalahan sama sekali. Satu-satunya catatan buruk yang pernah dirasakan oleh mereka terjadi pada bulan Oktober lalu, di mana Juventus ditahan imbang Genoa 1-1.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Belum Pasti Meraih Scudetto
Koleksi 49 poin yang diraihnya saat ini membuat Bianconeri unggul delapan poin dari tim penghuni posisi dua, Napoli. Dengan demikian, titel Champione d'Inferno dipastikan akan disematkan kepada sang juara bertahan Serie A itu.
Namun, gelar Champione d'Inferno bukanlah pertanda bahwa Juventus bakalan meraih gelar Scudetto akhir musim. Pada tujuh musim sebelumnya di mana mereka keluar sebagai juara, Juventus melewatkan titel Champione d'Inferno sebanyak dua kali.
Itu terjadi pada musim 2015-2016 dan 2017-2018, di mana Napoli merupakan peraih titel tersebut. Bahkan pada musim 2017-2018, Il Partenope yang kala itu masih diasuh Maurizio Sarri mampu bertahan di puncak hingga pekan ke-26.
Sejarah Kegagalan Peraih Champione d'Inferno
Jauh sebelum itu, tim terakhir yang sukses meraih titel Champione d'Inferno namun gagal keluar sebagai Scudetto adalah AS Roma. Kejadian tersebut terjadi pada musim 2003-2004, di mana saat itu Milan yang berhasil mengakhiri kompetisi sebagai juara.
Kejadian gagalnya AS Roma, walau berhasil memuncaki klasemen pada tengah jalannya kompetisi, tidak terjadi satu kali saja. Pada musim 2001-2002, mereka harus merelakan gelar Scudetto kepada Juventus pada akhir kompetisi.
AC Milan juga pernah merasakan kepedihan yang sama. Pada 2002-2003, Rossoneri yang menikmati posisi puncak klasemen Serie A pada pertengahan musim terpaksa merelakan Scudetto beralih ke Juventus dan finis pada posisi tiga.
Saksikan Juga Video Ini
Bintang Arsenal, Mesut Ozil, menyatakan turut berbelasungkawa atas peristiwa tsunami yang melanda Banten dan Lampung. Simak informasi selengkapnya melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Sassuolo vs Milan 3 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 01:00
-
Inzaghi Kaget Inter Dikaitkan Skandal Wasit Serie A: Lebih Sering Dirugikan!
Liga Italia 30 April 2026, 19:19
-
Prediksi Como vs Napoli 2 Mei 2026
Liga Italia 30 April 2026, 17:52
LATEST UPDATE
-
Gak Masuk Akal! Luis Diaz Sebagus Itu Kok Dilepas Liverpool
Liga Inggris 1 Mei 2026, 22:29
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persis 2 Mei 2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 21:12
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSBS 2 Mei 2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 20:27
-
Kata Pochettino, Kejatuhan Tottenham Sungguh 'Menyedihkan'
Liga Inggris 1 Mei 2026, 19:45
-
AC Milan Siap Jual Fofana, Dua Klub Inggris Sudah Antre
Liga Italia 1 Mei 2026, 18:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20












