Christian Eriksen Dianggap Sebagai Masalah Antonio Conte di Inter Milan, Mengapa?
Asad Arifin | 9 Maret 2020 13:06
Bola.net - Kedatangan Christian Eriksen sempat disebut bakal membuat Inter Milan makin kuat pada musim 2019/2020 ini. Namun, Paolo Di Canio justru punya pendapat bahwa Erikses kini menjadi masalah bagi Antonio Conte.
Christian Eriksen didatangkan Inter Milan pada bursa transfer Januari 2020 lalu. Sebenarnya, pemain asal Denmark tersebut sudah masuk dalam daftar belanja Inter Milan pada awal musim 2019/2020.
Eriksen dibeli Inter Milan dengan harga 20 juta euro. Harga tersebut dianggap cukup murah. Sebab, kontrak Eriksen dengan Tottenham tersisa enam bulan dan Inter bisa mendapatkan sang playmaker dengan harga murah.
Selama bermain di Tottenham, Eriksen tampil sangat bagus dan menjadi motor serangan tim. Namun, sejauh ini dia belum menunjukkan performa terbaiknya bersama Inter Milan.
Mengapa Eriksen Menjadi Masalah untuk Antonio Conte
Christian Eriksen saat ini belum menembus tim utama Inter Milan. Dari empat kesempatan bermain di laga Serie A, pemain berusia 28 tahun itu hanya sekali bermain sebagai pemain inti. Itu pun tidak bermain penuh selama 90 menit.
"Eriksen akan menjadi masalah bagi Antonio Conte," ucap Paolo Di Canio dikutip dari Sky Sports.
"Eriksen tidak seperti Diego Costa, yang bisa bertarung dengan siapa saja ketika Anda tidak memainkannya. Dia seperti Eden Hazard: pendiam, dia tidak pernah mengeluh, tetapi sulit untuk melakukan konfrontasi dan jujur," sambung mantan pemain Lazio tersebut.
Bukan hanya secara psikis, Paolo Di Canio juga melihat Eriksen memberi masalah dari sisi taktikal. Gaya bermain Inter Milan dan para pemain yang ada tidak menunjang kemampuan utama Eriksen.
"Eriksen di Tottenham, dia punya peluang melepas umpan berbahaya karena ada orang-orang yang berlari untuknya, di Inter mereka tidak mampu membelinya. Ia tidak melewati lawan dalam pertarungan satu lawan satu, ia tidak memiliki kecepatan," imbuhnya.
Eriksen Masih Butuh Adaptasi?
Sepak bola Italia menjadi barang baru bagi Christian Eriksen. Sebab, dalam karirnya, Inter Milan menjadi klub pertama Eriksen di Italia. Sebalum membela Tottenham, dia cukup lama bermain di Ajax.
Banyak pengamat menilai Christian Eriksen masih butuh waktu lebih banyak untuk adaptasi dengan gaya sepak bola Italia.
"Sepak bola Italia tidak terlalu cepat tetapi Eriksen tidak pernah punya cepat yang tinggi dalam karirnya," kata mantan pelatih timnas Italia, Fabio Capello.
"Saya pikir dia bisa tampil baik sebagai pengatur permainan, seperti Andrea Pirlo di Juventus dan bukan sebagai pemain sayap. Dia tidak memiliki kecepatan untuk menjadi pemain box-to-box. Dia bisa tampil seperti Marcelo Brozovic dan bukan pemain seperti Arturo Vidal," ucap Fabio Capello.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Pemain Arsenal Absen Lawan Inter Milan, Siapa Saja?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 14:40
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








