Como Menjawab Kritik: Main Lawan AC Milan di Australia Juga Demi Serie A!
Richard Andreas | 14 Oktober 2025 06:44
Bola.net - Como 1907 resmi menanggapi kritik tajam dari suporter dan pemain terkait keputusan menggelar laga Serie A kontra AC Milan di Australia tahun depan. Dalam pernyataannya, klub menegaskan bahwa pertandingan tersebut bukan sekadar proyek promosi, melainkan upaya untuk menyelamatkan masa depan liga Italia.
Laga yang dijadwalkan pada Februari 2026 di Perth ini akan menjadi pertandingan Serie A pertama yang digelar di luar Italia.
UEFA telah memberikan izin "dengan berat hati", menyebut keputusan itu sebagai "pengecualian khusus" dan menegaskan tidak ingin langkah tersebut menjadi preseden. Terlepas dari peringatan UEFA, keputusan ini tetap menuai pro dan kontra.
Bagi Como, langkah bersejarah itu dianggap penting agar Serie A bisa kembali kompetitif di kancah global.
Dalam pernyataan resminya, klub menyebut: "Kadang, pengorbanan dibutuhkan bukan demi keuntungan pribadi, tetapi demi kebaikan bersama, demi pertumbuhan, dan di atas segalanya, demi kelangsungan liga itu sendiri."
Demi Bertahan Hidupnya Serie A
Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada para penggemar, Como menyoroti kesenjangan ekonomi yang semakin lebar antara Serie A dan Premier League. Klub menilai bahwa liga Italia harus beradaptasi jika ingin bertahan di era modern sepak bola global.
"Premier League terus mendominasi panggung dunia. Kesepakatan siaran mereka untuk periode 2025-2029 bernilai lebih dari 12 miliar pounds" tulis Como.
"Sementara itu, Serie A hanya memperoleh sekitar 900 juta euro per tahun dari hak siar domestik, dan pendapatan internasionalnya bahkan kurang dari sepuluh persen dari yang didapat Premier League."
Kesenjangan finansial itu, menurut Como, menjadi alasan utama mengapa banyak klub Italia kesulitan mempertahankan pemain terbaik mereka.
"Ini bukan soal keserakahan," lanjut pernyataan itu. "Sebagian besar klub di Italia tidak menghasilkan keuntungan. Ini tentang memastikan kelangsungan hidup liga dan membangun masa depan di mana Serie A tetap kompetitif, dihormati, dan dikagumi dunia."
Misi Kebangkitan Sepak Bola Italia

Como menegaskan bahwa tujuan utama membawa pertandingan ke Australia adalah untuk membangkitkan kembali kejayaan Serie A seperti era 1990-an, ketika liga Italia menjadi pusat perhatian dunia. "Kami ingin mengembalikan Serie A ke masa ketika sepak bola Italia paling ditonton, paling dihormati, dan paling dicintai di dunia," tulis klub.
Klub yang bermarkas di Stadio Giuseppe Sinigaglia itu juga mengajak para penggemar ikut serta dalam misi ini.
Mereka bahkan berencana membawa 50 pendukung ke Australia untuk mendampingi tim sebagai duta Serie A. "Ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah pernyataan niat, sebuah gerakan untuk menyatukan kembali dunia dengan keindahan dan semangat sepak bola Italia," tulis Como.
Bagi Como, laga melawan AC Milan di Perth bukan hanya ajang promosi, melainkan simbol kebangkitan dan tekad bersama agar Serie A kembali bersinar di panggung global.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Bremer Cedera Lutut! Begini Dampaknya bagi Juventus dan Siapa Penggantinya
- Petaka untuk Juventus: Gleison Bremer Harus Jalani Operasi Lutut
- Zinedine Zidane Diminta Pulang ke Juventus oleh Legenda Italia untuk Hidupkan Serie A
- Lothar Matthaus Terang-terangan Lebih Suka Inter Milan Racikan Inzaghi, Bukan Chivu!
- Real Madrid Bisa Ambil Nico Paz Kapan Saja, Begini Reaksi Presiden Como Asal Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Napoli vs Parma: Gol McTominay Dianulir, Parma Pulang Rebut Poin
Liga Italia 15 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Como vs Milan 16 Januari 2026
Liga Italia 15 Januari 2026, 02:45
-
Jelang Duel Como vs Milan, Allegri Umbar Pujian Untuk Fabregas
Liga Italia 15 Januari 2026, 02:36
-
Pembelaan Allegri Untuk Pulisic yang Buang-buang Peluang di Laga Fiorentina vs Milan
Liga Italia 15 Januari 2026, 02:10
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter Milan vs Lecce: Francesco Pio Esposito
Liga Italia 15 Januari 2026, 06:25
-
Debut Arbeloa Berujung Petaka, Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 06:18
-
Rapor Pemain Inter vs Lecce: Pio Esposito Jadi Pahlawan Nerazzurri
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:56
-
Pio Esposito Cetak Gol Penentu, Inter Milan Jadi Juara Musim Dingin Serie A
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:36
-
Man of the Match Albacete vs Real Madrid: Jefte Betancor
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 05:34
-
Rekap Hasil Bundesliga: Bayern Munchen Hajar Koln, Monchengladbach Keok
Bundesliga 15 Januari 2026, 05:23
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:22
-
Hasil Inter Milan vs Lecce: Raup Poin Penuh, Nerazzurri Kian Nyaman di Puncak
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:08
-
Hasil Napoli vs Parma: Gol McTominay Dianulir, Parma Pulang Rebut Poin
Liga Italia 15 Januari 2026, 03:37
-
Manuel Ugarte Dinilai tak Layak Main Bagi Manchester United!
Liga Inggris 15 Januari 2026, 03:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17




