Como Naik Daun, Tapi Minim Pemain Italia: Ada Apa di Balik Skuad Asing Racikan Cesc Fabregas?
Asad Arifin | 7 Februari 2026 05:10
Bola.net - Kebangkitan Como 1907 pada musim 2025/2026 menjadi salah satu cerita menarik di Serie A. Di bawah arahan Cesc Fabregas, klub promosi ini tampil berani, progresif, dan konsisten bersaing dengan tim papan atas.
Namun, di balik performa menjanjikan tersebut, muncul satu fakta yang mengundang perdebatan. Dalam dua laga terakhir melawan Fiorentina (28/1) dan Atalanta (1/2), Como menurunkan starting XI tanpa satu pun pemain Italia.
Minimnya pemain lokal di lapangan membuat identitas Como dipertanyakan, terutama di tengah wacana regenerasi sepak bola Italia. Data menit bermain di Transfermarkt jadi bukti bahwa pemain Italia memang sangat terbatas di skuad utama.
Situasi ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari pendekatan teknis yang diterapkan Fabregas. Meski mengandalkan banyak pemain asing, Como mengklaim tengah menyiapkan fondasi jangka panjang untuk mengubah komposisi tersebut.
Ketimpangan yang Disadari Fabregas

Cesc Fabregas tidak menutup mata terhadap minimnya pemain Italia di timnya. Pelatih asal Spanyol itu secara terbuka mengakui adanya ketimpangan dalam komposisi skuad Como musim ini.
Fabregas menegaskan bahwa preferensinya tetap pada pengembangan pemain lokal. Namun, ia menyebut sulit menemukan talenta Italia yang cocok dengan kebutuhan teknis dan taktis permainan Como saat ini.
“Di Italia, jika Anda memainkan pemain muda dan dia tidak langsung meyakinkan, Anda akan mengeluarkannya,” kata Fabregas baru-baru ini, dikutip dari Football Italia.
“Jika saya percaya pada seorang pemain muda, dia akan bermain setidaknya tujuh atau delapan pertandingan sehingga saya dapat menilainya dengan benar," tegas Fabregas.
Membangun Masa Depan dari Dalam Klub

Meski masih bergantung pada pemain asing, Como tidak sepenuhnya menutup pintu bagi talenta Italia. Fabregas menegaskan bahwa ia dan direktur olahraga Ludi aktif mencoba merekrut pemain muda lokal.
Namun, realitas pasar menjadi tantangan besar. Banyak prospek terbaik Italia sudah terikat kontrak jangka panjang dengan klub-klub elite, membuat Como sulit bersaing dalam perekrutan langsung.
Sebagai solusi, Como mengalihkan fokus ke pengembangan internal. Tim Primavera menjadi fondasi utama proyek jangka panjang klub dalam menciptakan inti skuad berbasis pemain Italia.
Hasilnya mulai terlihat. Tim U-19 Como memimpin klasemen Primavera 2 dengan 37 poin dari 16 laga, mencetak 36 gol dan hanya kebobolan 15 kali.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
Lempar Petasan ke Arah Kiper Timnas Indonesia Emil Audero, Suporter Inter Ini Akhirnya Minta Maaf
Prediksi Genoa vs Napoli 8 Februari 2026
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Christopher Nkunku Bangkit di Lapangan, Tapi Hubungannya dengan AC Milan Merenggang
AC Milan Menang Telak 3-0, Ini 5 Pelajaran Dari Duel di Markas Bologna
Terungkap, Mauro Icardi Nyaris Gabung Juventus di Januari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala Dunia 2026: 8 Pemain yang Bisa Menjadi Kunci ke Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:08
-
Prancis Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Hentikan Lamine Yamal
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:05
-
Kolom Opini: Prancis vs Spanyol, Saat Adaptasi Menjadi Mazhab Baru
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:00
-
Legenda MU Acungi Jempol Transfer Youri Tielemans: Langkah yang Cerdas!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 10:00
-
Pulang dari Piala Dunia 2026, Tim Nasional Norwegia Disambut Bak Juara
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:59
-
Gabung MU, Andrey Santos Tidak Sabar Disulap Tangan Dingin Carrick
Liga Inggris 14 Juli 2026, 09:30
-
Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:13
-
Youri Tielemans Tes Medis di MU Hari Ini, Segera Diperkenalkan ke Publik
Liga Inggris 14 Juli 2026, 08:59
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Emiliano Martinez, Monster di Bawah Mistar Gawang Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:52
-
Jordan Pickford Sang Pengawal Mimpi Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:47
-
Unai Simon yang Membuat Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:42
-
Mike Maignan, Tembok Terakhir Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




