Como vs Inter Hanya Imbang 0-0, Fabregas Ogah Sebut Nerrazurri Favorit ke Final Coppa Italia

Dimas Ardi Prasetya | 4 Maret 2026 08:56
Como vs Inter Hanya Imbang 0-0, Fabregas Ogah Sebut Nerrazurri Favorit ke Final Coppa Italia
Duel antarpemain di laga Como vs Inter, leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026 (c) Official X Inter

Bola.net - Laga leg pertama semifinal Coppa Italia antara Como dan Inter Milan berakhir tanpa pemenang. Duel di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (04/03/2026) dini hari WIB, ditutup dengan skor 0-0 yang membuat segalanya masih terbuka.

Kedua tim sama-sama menciptakan peluang, namun tak satu pun mampu memecah kebuntuan. Como mendapat kesempatan emas lewat Mergim Vojvoda dan terutama Alex Valle yang gagal memaksimalkan peluang dari jarak lima meter.

Advertisement

Di sisi lain, Inter juga hampir mencuri gol lewat Matteo Darmian. Bek sayap Nerazzurri itu melepaskan tembakan dari sudut sempit yang hanya membentur tiang gawang.

Hasil ini membuat penentuan tiket final akan digelar di Giuseppe Meazza pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung 21 atau 22 April mendatang. Meski Inter akan bermain di kandang, Cesc Fabregas menolak anggapan bahwa lawannya otomatis menjadi favorit pemenang.

1 dari 4 halaman

Bukan Soal Favorit, Fabregas Bicara Mentalitas

Bukan Soal Favorit, Fabregas Bicara Mentalitas

Duel antarpemain di laga Como vs Inter, leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026 (c) Official X Inter

Secara logika, bermain di Giuseppe Meazza memberi keuntungan tersendiri bagi Inter. Namun pelatih Como, Cesc Fabregas, tidak ingin terjebak dalam label favorit atau tidak.

Fabregas menilai semifinal Coppa Italia adalah pencapaian besar bagi Como, terlepas dari siapa lawannya. Ia lebih melihat perjalanan timnya dibanding membandingkan kekuatan di atas kertas.

“Saya tidak tahu apakah Inter menjadi favorit sekarang, saya hanya tahu kami adalah Como dan mereka adalah Inter. Tentu ada mentalitas yang berbeda antara klub dan tim saat ini, setidaknya untuk saat ini. Kami terus berusaha meningkatkan standar,” kata Fabregas pada Sport Mediaset, via Football Italia.

2 dari 4 halaman

Fokus Serie A Dulu, Leg Kedua Belum Jadi Prioritas

Fokus Serie A Dulu, Leg Kedua Belum Jadi Prioritas

Pelatih Como, Cesc Fabregas. (c) Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP

Fabregas juga menegaskan bahwa leg kedua masih cukup jauh untuk dipikirkan. Ia memilih memusatkan perhatian pada agenda Serie A yang sudah menanti dalam beberapa pekan ke depan.

Menurutnya, perjalanan Como hingga semifinal sudah melampaui ekspektasi banyak pihak. Ia mengingat kembali posisi timnya dua tahun lalu yang masih berkutat di Serie B.

“Kami bermain di semifinal Coppa Italia, jadi jika Anda memberi tahu penggemar Como atau bahkan saya tentang hal itu ketika kami berada di Serie B dua tahun lalu, saya ragu ada yang akan mempercayai Anda. Masih ada jalan panjang sebelum leg kedua, kami memiliki banyak pertandingan Serie A yang harus dimainkan terlebih dahulu, dan kami harus fokus pada pertandingan-pertandingan tersebut," tegasnya.

3 dari 4 halaman

Lempar Tekanan ke Chivu

Lempar Tekanan ke Chivu

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu memberi instruksi kepada para pemainnya saat laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Genoa di Milan, Italia, Sabtu, 28 Februari 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Dalam laga leg pertama, kedua pelatih membuat keputusan tak terduga. Inter hanya menurunkan satu penyerang tengah, sementara Como menggunakan Nico Paz sebagai false nine hampir sepanjang pertandingan.

Fabregas menilai pendekatan Inter kali ini berbeda dari biasanya. Ia bahkan menyebut performa timnya layak mendapat apresiasi karena mampu meredam dominasi tim tamu.

“Saya pikir pertanyaan sebenarnya adalah untuk Cristian Chivu, karena Inter datang ke sini dan bermain berbeda dari biasanya. Mereka mendominasi di Serie A, melakukan pressing ketat, tidak memberi ruang sedikit pun, dan saya rasa para pemain saya menampilkan performa yang luar biasa hari ini.”

Dengan pernyataan tersebut, Fabregas seolah melempar tekanan kepada pelatih Inter, Cristian Chivu, jelang leg kedua nanti. Semua masih terbuka, dan duel di Giuseppe Meazza dipastikan menjadi penentu sesungguhnya.