Conte: Tak Ada Alasan Juve Untuk Kecewa
Editor Bolanet | 7 Maret 2012 14:44
- Antonio Conte tak melihat satupun alasan mengapa dia dan para pemain harus merasa kecewa dan depresi setelah kehilangan poin kala ditahan imbang di akhir pekan kemarin.
Skor imbang di Juventus Arena itu membuat Bianconeri kini tertinggal tiga poin dari sang capolista, AC Milan, meski mereka masih memiliki laga tunda kontra dini hari nanti.
Dan Conte pun membantah anggapan bahwa kondisi mental pasukannya mulai jatuh sembari menegaskan bahwa pencapaian mereka saat ini pun sudah cukup luar biasa.
Pertanyaan saya adalah - mengapa saya harus depresi atas perjalanan luar biasa yang kami lakukan. Sebaliknya, kami hanya memikirkan untuk melakukan yang terbaik, memberikan segalanya - dan sayalah yang pertama, tegas mantan kapten Si Nyonya Tua itu.
Hingga kini, upaya kami sudah menggiring kami menjadi kompetitif lagi, dihormati di lapangan lagi, ditakuti lagi, mendapati lawan yang memberikan 150% untuk mencoba mengalahkan kami. Ini semua karena usaha maksimal kami, jadi saya tak melihat alasan untuk depresi.
Kami harus amat bangga dan amat puas dengan apa yang sudah kami lakukan. Hal terpenting adalah kami tak seharusnya menyesali apapun, dalam situasi bagaimanapun. Itu mungkin terjadi jika Anda memberikan yang terbaik, pungkasnya. (foti/row)
Skor imbang di Juventus Arena itu membuat Bianconeri kini tertinggal tiga poin dari sang capolista, AC Milan, meski mereka masih memiliki laga tunda kontra dini hari nanti.
Dan Conte pun membantah anggapan bahwa kondisi mental pasukannya mulai jatuh sembari menegaskan bahwa pencapaian mereka saat ini pun sudah cukup luar biasa.
Pertanyaan saya adalah - mengapa saya harus depresi atas perjalanan luar biasa yang kami lakukan. Sebaliknya, kami hanya memikirkan untuk melakukan yang terbaik, memberikan segalanya - dan sayalah yang pertama, tegas mantan kapten Si Nyonya Tua itu.
Hingga kini, upaya kami sudah menggiring kami menjadi kompetitif lagi, dihormati di lapangan lagi, ditakuti lagi, mendapati lawan yang memberikan 150% untuk mencoba mengalahkan kami. Ini semua karena usaha maksimal kami, jadi saya tak melihat alasan untuk depresi.
Kami harus amat bangga dan amat puas dengan apa yang sudah kami lakukan. Hal terpenting adalah kami tak seharusnya menyesali apapun, dalam situasi bagaimanapun. Itu mungkin terjadi jika Anda memberikan yang terbaik, pungkasnya. (foti/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






