Counter Attack Serie A Pada Rabiot Perkara Duel AC Milan vs Como di Australia
Dimas Ardi Prasetya | 11 Oktober 2025 09:15
Bola.net - Serie A bersiap menulis sejarah baru dengan menggelar pertandingan resmi di luar negeri. AC Milan dan Como dijadwalkan bentrok di Perth, Australia, pada Februari 2026, dalam laga yang menjadi bagian dari strategi globalisasi sepak bola Italia. Ini akan menjadi pertama kalinya kompetisi Serie A dimainkan di luar negeri.
UEFA telah memberi lampu hijau dengan alasan khusus: San Siro akan digunakan untuk Olimpiade Musim Dingin 2026 pada akhir pekan yang sama. Namun, keputusan itu tak lepas dari kontroversi. Banyak pemain dan penggemar mempertanyakan logika menggelar laga domestik sejauh 14 ribu kilometer dari Italia.
Bagi Serie A, langkah ini dianggap penting untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya tarik liga di kancah internasional. Namun, bagi sebagian pemain, keputusan ini dinilai tidak memperhatikan kesejahteraan mereka. Salah satu yang paling keras bersuara adalah Adrien Rabiot.
Pemain AC Milan asal Prancis itu menilai keputusan itu berlebihan dan lebih mementingkan urusan bisnis ketimbang kepentingan olahraga. Pernyataannya kemudian menjadi perbincangan luas dan menimbulkan reaksi keras dari pihak Serie A.
Rabiot Tak Setuju: Ini Benar-benar Gila

Rabiot terang-terangan menolak gagasan menggelar pertandingan Serie A di Australia. Ia menyebut rencana tersebut “benar-benar gila” dan tidak masuk akal bagi para pemain. Ia merasa langkah itu hanya akan menambah kelelahan fisik di tengah padatnya kalender sepak bola modern.
“Ini benar-benar gila. Ini adalah perjanjian finansial untuk memberikan visibilitas kepada liga, hal-hal yang berada di luar jangkauan kami,” ujar Rabiot dalam wawancara dengan Le Figaro. Ia menilai keputusan tersebut terlalu memprioritaskan bisnis, tanpa mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan kebugaran pemain.
Kritik Rabiot mencerminkan keresahan yang selama ini dirasakan banyak pemain Serie A soal jadwal yang padat. Ia menilai federasi dan liga semakin menekan pemain dengan tuntutan komersial tanpa memberi ruang istirahat yang cukup.
Counter Attack Di Siervo Pada Rabiot

Luigi De Siervo, CEO Serie A, tak tinggal diam mendengar kritik tersebut. Dalam tanggapannya, ia menilai Rabiot seharusnya lebih menghargai perannya sebagai bagian dari industri sepak bola yang membesarkannya. De Siervo menegaskan bahwa para pemain digaji besar untuk tampil di lapangan, bukan untuk mengomentari kebijakan liga.
“Kemarahan Rabiot tentang AC Milan-Como di Australia? Ia lupa, seperti semua pesepakbola yang berpenghasilan jutaan euro, bahwa mereka dibayar untuk melakukan sesuatu, hanya bermain sepak bola,” kata De Siervo, via Goal. “Ia seharusnya menghargai uang yang diperolehnya dan bersikap lebih akomodatif kepada perusahaannya, AC Milan.”
Menurut De Siervo, laga di Australia merupakan bagian dari upaya penting untuk memperkenalkan sepak bola Italia ke dunia. Ia menegaskan bahwa pengorbanan seperti perjalanan jauh bukanlah sesuatu yang berlebihan bagi pemain top sekelas Rabiot. “Para pemain top, yang gajinya sepadan dengan usaha yang mereka berikan, harus memahami bahwa ini adalah pengorbanan yang bisa dilakukan,” ujarnya.
Klasemen Liga Italia
(Le Figaro/Goal)
Baca Juga:
Usai Ditegur Rabiot Gara-gara Tumpul di Lini Serang Milan, Leao Dibela Mati-Matian oleh Ibrahimovic
Ibrahimovic Konfirmasikan Drama di Ruang Ganti Milan: Allegri Tegur Keras Leao Usai Lawan Juventus
Masa Depan di Milan Tidak Jelas, Maignan Diincar Juventus
Cerita Koni De Winter: Ogah Nuntut Main di AC Milan, Lebih Pilih Jalan Sabar dan Belajar dari Modric
AC Milan Siapkan Proyek Besar, Gelandang Kreatif Manchester City Ini Jadi Targetnya
Nkunku Dinilai Bisa Jadi Senjata Rahasia AC Milan untuk Rebut Scudetto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
LATEST UPDATE
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
-
Rodri Sebut Gelar Piala Dunia dan Golden Ball sebagai Skenario Sempurna
Piala Dunia 20 Juli 2026, 15:35
-
Apakah Lionel Messi Akan Tampil di Piala Dunia 2030?
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:52
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
-
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Italia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











