De Laurentiis Ungkap Alasan Tunjuk Benitez
Editor Bolanet | 1 Januari 2014 15:17
- Rafael Benitez ditunjuk sebagai pelatih di awal musim 2013/14 untuk menggantikan Walter Mazzarri yang hijrah ke Internazionale. Partenopei memilih eks arsitek Liverpool dan manajer interim Chelsea itu bukannya tanpa alasan.
Menurut Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis, Benitez dipilih dengan pertimbangan yang sangat matang.
Kami menginginkan seorang pelatih bertaraf internasional dan sanggup menunjukkan jati diri sejati sepak bola Napoli seperti halnya klub-klub elit lain di dunia, terutama dengan skema 4-2-3-1 yang pada dasarnya cukup rumit, terang De Laurentiis seperti dilansir Football Italia.
Ya, Napoli memang identik dengan 4-2-3-1. Musim lalu, Napoli memiliki 'Three Tenors' menakutkan pada diri Edinson Cavani, Ezequiel Lavezzi dan Marek Hamsik di lini serang. Sekarang, setelah Cavani dan Lavezzi dilego ke PSG, hanya Hamsik yang tersisa.
Namun, meski begitu, daya dobrak Napoli sepertinya tidak banyak berkurang berkat kehadiran para pemain baru yang menciptakan kombinasi brilian dengan sederet bintang lama.
Sekarang, Napoli memiliki trisula gelandang serang anyar yang masih patut diwaspadai, yakni Jose Callejon, Lorenzo Insigne dan Hamsik. Selain itu, di barisan terdepan, ada Gonzalo Higuain sebagai pengganti Cavani.
Meski tersingkir secara menyakitkan dari fase grup Liga Champions 2013/14, secara keseluruhan, sepak terjang Napoli terbilang menjanjikan.
Kami mengumpulkan tiga poin lebih banyak di Serie A dibandingkan musim lalu, padahal kami juga bermain di Liga Champions. Musim lalu, kami melepas Liga Europa karena ingin fokus di liga, ujar De Laurentiis.
Saat ini, Napoli menempati peringkat tiga klasemen sementara dengan 36 poin dalam 17 pertandingan. Angka itu terpaut lima dari AS Roma dan 10 dari .
Tahun 2014, Napoli siap menambah kecepatan lari demi upaya mengejar dua rivalnya sekaligus mengamankan posisi di tiga besar. Napoli juga akan melakoni partai dua leg melawan Swansea City di babak 32 besar Liga Europa.
Kami puas dengan apa yang kami capai di 2013. Para tifosi mengharap kemenangan, maka itulah yang akan kami berikan, tegas De Laurentiis. [initial]
(foti/gia)
Menurut Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis, Benitez dipilih dengan pertimbangan yang sangat matang.
Kami menginginkan seorang pelatih bertaraf internasional dan sanggup menunjukkan jati diri sejati sepak bola Napoli seperti halnya klub-klub elit lain di dunia, terutama dengan skema 4-2-3-1 yang pada dasarnya cukup rumit, terang De Laurentiis seperti dilansir Football Italia.
Ya, Napoli memang identik dengan 4-2-3-1. Musim lalu, Napoli memiliki 'Three Tenors' menakutkan pada diri Edinson Cavani, Ezequiel Lavezzi dan Marek Hamsik di lini serang. Sekarang, setelah Cavani dan Lavezzi dilego ke PSG, hanya Hamsik yang tersisa.
Namun, meski begitu, daya dobrak Napoli sepertinya tidak banyak berkurang berkat kehadiran para pemain baru yang menciptakan kombinasi brilian dengan sederet bintang lama.
Sekarang, Napoli memiliki trisula gelandang serang anyar yang masih patut diwaspadai, yakni Jose Callejon, Lorenzo Insigne dan Hamsik. Selain itu, di barisan terdepan, ada Gonzalo Higuain sebagai pengganti Cavani.
Meski tersingkir secara menyakitkan dari fase grup Liga Champions 2013/14, secara keseluruhan, sepak terjang Napoli terbilang menjanjikan.
Kami mengumpulkan tiga poin lebih banyak di Serie A dibandingkan musim lalu, padahal kami juga bermain di Liga Champions. Musim lalu, kami melepas Liga Europa karena ingin fokus di liga, ujar De Laurentiis.
Saat ini, Napoli menempati peringkat tiga klasemen sementara dengan 36 poin dalam 17 pertandingan. Angka itu terpaut lima dari AS Roma dan 10 dari .
Tahun 2014, Napoli siap menambah kecepatan lari demi upaya mengejar dua rivalnya sekaligus mengamankan posisi di tiga besar. Napoli juga akan melakoni partai dua leg melawan Swansea City di babak 32 besar Liga Europa.
Kami puas dengan apa yang kami capai di 2013. Para tifosi mengharap kemenangan, maka itulah yang akan kami berikan, tegas De Laurentiis. [initial]
Artikel Lain Terkait Napoli:
EDITORIAL: Jalan Menuju Turin Telah Tertata Rapi
EDITORIAL: Marseille Salah Pilih Neraka
EDITORIAL: Ironi 12 Poin Napoli
Barisan Spesialis Tendangan Bebas di Serie A
EDITORIAL: Tevez vs Higuain, Dua Argentina Adu Ketajaman di Serie A
EDITORIAL: Balotelli vs Reina, Sisi Atraktif Sepakbola
Memprediksi Empat Besar Serie A 2013/14
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Manchester United Lepas Kepergian Rasmus Hojlund ke Napoli
Liga Inggris 3 Juni 2026, 22:33
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













