Dominasi Juventus dan Tuduhan Calciopoli Jilid II
Afdholud Dzikry | 2 Maret 2017 14:45
Bola.net - - Paolo Liguori, direktur TGCom24, mengklaim bahwa dominasi Juventus dan juga insiden-insiden yang menyertai mereka dan juga bagaimana adanya 'keterkaitan' dengan klub lain sama seperti ketika skandal Calciopoli mencuat beberapa tahun silam.
Atmosfer sepakbola Italia memang tengah memanas dengan banyaknya anggapan bahwa Juventus mendapatkan banyak bantuan dari wasit. Terbaru, saat Bianconeri menang 3-1 atas Napoli di leg pertama semifinal Coppa Italia melalui dua penalti yang dihadiahkan kepada mereka.
Usai pertandingan itu, pihak Napoli pun dibuat geram. Bahkan, saking geramnya, kubu Partenopei memutuskan untuk mengakhiri puasa bicara mereka dengan mengomentari pertandingan yang menurut mereka penuh kontroversi kepada saluran Rai Sport.
Liguori sendiri merupakan direktur TGCom24 yang merupakan lengan berita dari Mediaset Premium, radio independen kedua terbesar di Italia setelah Sky Sport Italia. Selain itu, dia juga merupakan seorang fans AS Roma.
Komentator Rai memalukan, mereka mengulas hasil bagus yang direngkuh Juventus di kandang, namun ketika anda melihat kepada perampok bank, maka anda tidak mempertimbangkan seberapa banyak yang dicuri olehnya, ujar Liguori kepada Radio Kiss Kiss.
Sebaliknya, mereka melakukannya dengan Juventus. Ada sebuah sistem konsolidasi yang termasuk di dalamnya klub-klub satelit. Lihat saja Atalanta yang tampil dengan performa terbaik seumur hidup melawan Napoli, juga sama saat melawan Roma. Tapi mereka justru menjual pemain muda terbaik mereka ke Juve, sambungnya.
Di Juventus Stadium, ini rutin untuk melihat beberapa hal tertentu sekarang. Para wasit juga sudah beradaptasi dalam konteks ini, jadi mereka mencari wasit muda yang bisa melakukan permainan kecil mereka. Jika mereka terus seperti ini, maka anda sadar bahwa tak akan ada yang bisa meraih kemenangan di Turin, terangnya.
Salah satu kontroversi yang paling diperbincangkan adalah saat Juventus mendapatkan hadiah penalti kedua mereka. Yakni saat Pepe Reina dinilai melanggar Juan Cuadrado, meskipun dari tayangan ulang terlihat bahwa sang kiper terlebih dahulu menyentuh bola.
Bahkan seorang yang bodoh pun bisa mengerti bahwa Reina menyentuh bola terlebih dulu sebelum berbenturan dengan Cuadrado. Pelanggaran terhadap Albiol jauh lebih pantas dihadiahi penalti daripada pelanggaran terhadap Cuadrado dan Paulo Dybala, tambahnya.
Juventus memiliki kekuatan absolut. Ini memiliki pengaruh yang sama banyaknya seperti saat Calciopoli, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12















