Galliani: AC Milan Klub Italia Terbaik di Eropa
Editor Bolanet | 6 September 2013 13:50
- Tak terima klubnya diremehkan oleh publik di kompetisi Serie A musim ini, CEO AC Milan Adriano Galliani akhirnya buka suara.
Musim lalu Rossoneri finish di urutan ketiga klasemen akhir Serie A, banyak pihak menilai bahwa itu merupakan penuruan bagi sebuah tim yang pernah mendominasi Italia dan Eropa.
Setelah meresmikan kedatangan awal pekan lalu, Gallian melakukan pembelaan terhadap klubnya yang terus-menerus dikritik tersebut.
Kami adalah klub Italia terbaik di Eropa, lihat saja di ranking UEFA, tegas Galliani berapi-api.
Saya tak menyukai kritikan yang dialamatkan kepada kami. Milan memenangkan Scudetto tiga musim lalu. Kami adalah pimpinan klasemen sampai April dua tahun lalu, dan musim kemarin kami finish di urutan ketiga.
Lebih lanjut, Galliani juga menegaskan bahwa milan memiliki kebanggaan historis yang akan selalu mereka jaga sampai kapanpun.
Saya dengan bangga bisa membicarakan tentang masa kini dan masa lalu Milan. Kaka, saya mengatakan hal ini karena anda saat ini tidak bergabung dengan sekumpulan pecundang, tambah pria 69 tahun tersebut. [initial] (sm/mri)
Musim lalu Rossoneri finish di urutan ketiga klasemen akhir Serie A, banyak pihak menilai bahwa itu merupakan penuruan bagi sebuah tim yang pernah mendominasi Italia dan Eropa.
Setelah meresmikan kedatangan awal pekan lalu, Gallian melakukan pembelaan terhadap klubnya yang terus-menerus dikritik tersebut.
Kami adalah klub Italia terbaik di Eropa, lihat saja di ranking UEFA, tegas Galliani berapi-api.
Saya tak menyukai kritikan yang dialamatkan kepada kami. Milan memenangkan Scudetto tiga musim lalu. Kami adalah pimpinan klasemen sampai April dua tahun lalu, dan musim kemarin kami finish di urutan ketiga.
Lebih lanjut, Galliani juga menegaskan bahwa milan memiliki kebanggaan historis yang akan selalu mereka jaga sampai kapanpun.
Saya dengan bangga bisa membicarakan tentang masa kini dan masa lalu Milan. Kaka, saya mengatakan hal ini karena anda saat ini tidak bergabung dengan sekumpulan pecundang, tambah pria 69 tahun tersebut. [initial] (sm/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pilih Lawan Arsenal di Final UCL? Bayern Munchen Aja!
Liga Inggris 6 Mei 2026, 21:31
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern vs PSG
Liga Champions 6 Mei 2026, 21:05
-
Harry Kane vs Ousmane Dembele, Ojo Dibandingke
Liga Champions 6 Mei 2026, 20:45
-
Dua Monster Gol Liga Champions, Bayern Munchen dan PSG!
Liga Champions 6 Mei 2026, 19:49
-
3 Tahun Gila Lamine Yamal: Messi Kalah Jauh di Usia yang Sama!
Liga Spanyol 6 Mei 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18













