Grande Partita yang Membosankan dan Keputusan Tudor yang Mengundang Tanda Tanya
Gia Yuda Pradana | 7 Oktober 2025 13:36
Bola.net - Juventus dan AC Milan bertemu di Allianz Stadium, akhir pekan kemarin, dalam laga yang seharusnya menjadi tontonan menarik Serie A. Nyatanya, grande partita (laga akbar) itu berakhir tanpa gol dan tanpa intensitas berarti. Kedua tim bermain aman, lebih sibuk menjaga bentuk daripada mencari cara menembus pertahanan lawan.
Juventus tampil sedikit lebih tajam di babak pertama dan hampir unggul lewat Federico Gatti, tapi Mike Maignan tampil sigap menggagalkan peluang itu. Milan baru bangkit setelah jeda, dengan Christian Pulisic gagal mengeksekusi penalti dan Rafael Leao menyia-nyiakan dua peluang emas setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Hasil imbang ini memicu komentar pedas dari Fabio Capello. Mantan pelatih yang pernah menukangi kedua klub itu menganggap laga tersebut sebagai gambaran nyata menurunnya mutu sepak bola Italia dalam beberapa tahun terakhir.
Juve-Milan yang Membosankan

Dalam wawancaranya bersama Radio Anch’io Sport di Rai Radio 1, Capello tak menutupi kekecewaannya. “Pelatih tidak bermain di lapangan. Dia menyiapkan pertandingan dan membuat rencana. Para pemainlah yang berada di depan gawang,” ujarnya dengan nada tajam.
Capello menilai minimnya kualitas individu menjadi penyebab utama mandeknya permainan. “Kualitas sepak bola di Italia telah menurun. Tidak ada pemain top. Kemenangan Bologna 4-0 atas Pisa hanyalah pengecualian,” katanya.
Ia menyoroti kegagalan Milan memanfaatkan peluang. “Anda harus memasukkan bola ke gawang. Leao juga melewatkan dua peluang luar biasa tadi malam. Juve-Milan bukanlah tontonan hebat. Babak pertama luar biasa membosankan. Tak satu pun tim berani mengambil risiko,” tegasnya.
Pergantian Pemain yang Mengundang Tanda Tanya

Di babak kedua, permainan sedikit lebih hidup. Namun, di tengah upaya Juventus mencari gol, Igor Tudor membuat keputusan yang membuat banyak orang bertanya-tanya: menarik keluar Francisco Conceicao, pemain yang tampil paling menonjol malam itu.
“Di babak kedua, kita melihat sesuatu yang lebih baik. Namun, ketika kita menonton dua klub besar, kita berharap ada lebih banyak hiburan. Faktanya, semua orang pantas dicemooh di akhir pertandingan. Saya juga tidak mengerti pergantian Conceicao,” ujar Capello.
Tudor kemudian menjelaskan bahwa keputusan itu diambil karena kondisi fisik Conceicao yang belum bugar sepenuhnya setelah cedera. Meski begitu, bagi Capello, alasan itu tak cukup membenarkan keputusan tersebut. Dalam pandangannya, laga Juventus vs Milan kali ini hanyalah pertandingan besar di nama, bukan di permainan—penuh kehati-hatian, minim gairah, dan tanpa keberanian untuk menang.
Sumber: juvefc.com
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Keras! Jurnalis Italia Desak Igor Tudor Angkat Kaki dari Juventus
Juventus Terus Pantau Sandro Tonali, Mimpi Lama yang Belum Padam
3 Sisi Cerah dan 2 Catatan Gelap untuk AC Milan
Rafael Leao Masih Harus Bekerja Keras dan Banyak Belajar untuk Jadi Nomor 9 AC Milan
UEFA Izinkan Villarreal vs Barcelona di Miami, Milan vs Como di Perth: Keputusan Bersejarah Sekaligus Peringatan
Tensi Panas jelang Laga Italia vs Israel: Lebih Banyak Massa di Luar Stadion daripada di Dalam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




