Inter Hadapi Dua Kendala Besar dalam Memburu Guglielmo Vicario
Aga Deta | 3 Desember 2025 15:07
Bola.net - Inter tengah mempertimbangkan perubahan besar di posisi penjaga gawang menjelang musim depan. Klub tersebut memetakan target yang dinilai mampu menjaga stabilitas tim di bawah mistar.
Guglielmo Vicario menjadi nama teratas dalam daftar incaran Inter untuk musim 2026/2027. Penampilan konsisten bersama Tottenham membuatnya semakin menarik perhatian.
Menurut laporan Gazzetta dan Corriere dello Sport, sang kiper ingin kembali ke Serie A pada akhir musim. Keinginan itu membuka peluang bagi Inter untuk melakukan pendekatan lebih serius.
Namun, proses negosiasi diprediksi tidak akan berjalan mudah. Faktor harga dan dinamika personal di level manajemen dapat memengaruhi peluang Inter.
Target Pengganti Sommer

Inter disebut akan berpisah dengan Yann Sommer pada akhir musim. Klub menilai diperlukan sosok baru yang dapat menjadi fondasi jangka panjang dalam proyek mereka.
Vicario muncul sebagai kandidat utama berkat performanya yang stabil. Ketertarikan Inter bukan hal baru karena pembicaraan awal sudah pernah terjadi pada 2023.
Peluang transfer semakin terbuka karena Vicario dikabarkan siap kembali ke Italia. Keinginan pribadi itu membuat Inter merasa memiliki momentum untuk bergerak cepat.
Harga Tinggi Jadi Tantangan

Tottenham disebut menetapkan harga minimal 25 juta euro untuk Vicario. Angka itu bahkan bisa meningkat menjadi sekitar 30 juta euro tergantung dinamika pasar.
Nilai tersebut tidak sesuai dengan kebijakan Inter yang lebih mengutamakan pemain muda berbakat dengan gaji rendah. Hal ini terlihat dari rekrutan seperti Petar Sucic dan Ange-Yoan Bonny.
Karena itu, manajemen Inter harus menimbang ulang apakah investasi sebesar itu layak. Klub pemilik baru juga belum tentu memberikan persetujuan akhir mengenai alokasi dana tersebut.
Hubungan Marotta dan Paratici yang Renggang

Selain harga, hubungan personal antara dua tokoh penting meningkatkan tingkat kesulitan. Fabio Paratici disebut Gazzetta tidak akan memberi kemudahan kepada Inter maupun Presiden Beppe Marotta.
Keduanya pernah bekerja sama di Juventus hingga 2018 sebelum hubungan mereka merenggang. Salah satu pemicu utamanya adalah proses kedatangan Cristiano Ronaldo yang memunculkan ketegangan internal.
Marotta bahkan pernah menyatakan bahwa dirinya hanya tidak akur dengan Paratici. Situasi ini membuat negosiasi dengan Tottenham berpotensi berjalan lebih kaku dan lambat.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 16:18
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
-
Liverpool Siapkan Tawaran 1,5 Triliun untuk Bek Tottenham sebagai Pengganti Van Dijk
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:52
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
LATEST UPDATE
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
-
Di Bawah Thom Haye, Seberapa Mahal Nilai Layvin Kurzawa Dibanding Skuad Persib?
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:55
-
Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Liga Inggris 19 Januari 2026, 17:29
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:14
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26







