Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Richard Andreas | 9 Maret 2026 09:00
Bola.net - Inter harus menerima hasil mengecewakan setelah kalah tipis dari rival sekota, Milan, dalam lanjutan Serie A. Kekalahan itu membuat keunggulan Nerazzurri di puncak klasemen sedikit terpangkas, meski posisi mereka masih cukup aman.
Tim asuhan Simone Inzaghi terlihat kurang tajam sepanjang pertandingan. Kondisi tersebut diperparah oleh absennya dua penyerang utama, Marcus Thuram dan Lautaro Martinez, yang membuat lini depan Inter kehilangan daya dobrak.
Bek sayap Federico Dimarco kemudian mencoba menjelaskan apa yang terjadi di lapangan. Ia mengakui timnya kesulitan bereaksi setelah kebobolan, meski tetap menilai Inter masih berada dalam posisi kuat di klasemen.
Inter Kesulitan Membongkar Pertahanan Milan

Inter tampak tidak berada dalam performa terbaik saat menghadapi Milan. Tim terlihat kurang padu, terutama setelah kehilangan dua penyerang utama akibat masalah kesehatan dan cedera.
Situasi itu membuat sejumlah peluang yang tercipta tidak mampu dimaksimalkan dengan baik. Dimarco dan Henrikh Mkhitaryan termasuk pemain yang sempat mendapatkan kesempatan emas, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol.
Sebaliknya, Milan tampil lebih efektif ketika mendapatkan peluang. Pervis Estupinan berhasil menyambut umpan terobosan Youssouf Fofana sebelum mengejutkan Yann Sommer lewat tembakan ke tiang dekat.
“Milan turun sangat dalam setelah gol mereka, seperti yang sudah kami perkirakan. Kenyataannya, kami menciptakan terlalu sedikit peluang untuk benar-benar menyakiti mereka,” ujar Dimarco kepada DAZN Italia.
“Kami menyiapkan pertandingan dengan blok rendah hingga menengah agar bisa meningkatkan tekanan. Ketika peluang itu datang kepada saya, bola memantul dan saya tidak menyambutnya dengan baik.”
Dimarco Akui Inter Sering Lambat Bereaksi

Hasil tersebut mengakhiri catatan panjang tak terkalahkan Inter di Serie A sejak Derby della Madonnina sebelumnya pada November 2025. Dalam rentang itu, Inter mencatatkan 14 kemenangan dan satu hasil imbang melawan Napoli.
Meski demikian, Dimarco mengakui timnya memang sering kesulitan merespons setelah kebobolan lebih dulu. Ia menyebut reaksi Inter kerap tidak cukup kuat untuk membalikkan keadaan.
“Ketika kami kebobolan, kami sering kesulitan bereaksi, atau lebih tepatnya kami tidak bereaksi dengan determinasi yang cukup,” kata Dimarco.
“Sulit menjelaskan mengapa hal itu terjadi. Tim ini tetap bersatu, kami menjalani musim yang hebat dan masih unggul tujuh poin di puncak klasemen.”
Inter Masih Pegang Kendali
Ia juga menegaskan bahwa situasi di klasemen masih berada dalam kendali Inter. Meski kalah dari rival sekota, faktanya di klasemen Inter masih unggul 7 poin dari Milan dan tampak nyaman dalam persaingan menuju juara.
“Kami harus tetap tenang, karena nasib kami sepenuhnya masih berada di tangan kami," sambung Dimarco.
Dengan sepuluh pertandingan tersisa di Serie A, Inter masih memang masih jadi unggulan. Meski demikian, statistik menunjukkan mereka belum terlalu meyakinkan dalam laga besar musim ini, dengan hanya dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan melawan Milan, Napoli, Roma, dan Juventus.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Cerita Luka Modric di Balik Derby Milan: Undang 60 Tamu Khusus, Kehadiran Sergio Ramos jadi 'Jimat' Kemenangan
3 Rekor AC Milan Usai Bungkam Inter di Derby della Madonnina: Kutuk Nerazzurri dan Catatan Bersejarah Estupinan
Rapor Pemain Milan Saat kalahkan Inter: Estupinan Pahlawan, Lini Belakang Rossoneri Tampil Disiplin
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Hasil Milan vs Inter: Derby della Madonnina Milik Rossoneri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Pastikan Christian Pulisic Kembali Bela AC Milan Lawan Lazio
Liga Italia 12 September 2026, 11:15
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 11 September 2026, 11:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
-
Man of the Match Chelsea vs Hull City: Joao Pedro
Liga Inggris 12 September 2026, 23:39
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Jeremy Jacquet
Liga Inggris 12 September 2026, 23:33
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Hasil Chelsea vs Hull City: Berbagi Poin di Stamford Bridge
Liga Inggris 12 September 2026, 23:16
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
-
Link Live Streaming Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 23:02
-
Link Live Streaming Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 23:00
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
Bola Indonesia 12 September 2026, 21:29
-
Prediksi Man Utd vs Man City 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 21:09
-
Prediksi Levante vs Barcelona 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 20:13
-
Link Live Streaming Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 20:00
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
-
Link Live Streaming Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

