Inter Milan Kalah, Kecepatan dan Fisik Udinese Jadi Kunci Kemenangan
Gia Yuda Pradana | 1 September 2025 13:22
Bola.net - Inter Milan harus menelan kekalahan pertama di Serie A musim ini usai ditaklukkan Udinese 1-2 di San Siro. Kekalahan pada pekan kedua ini terasa mengejutkan karena Nerazzurri sempat unggul lebih dulu. Momentum apik di awal musim pun terhenti begitu saja.
Gol pembuka Denzel Dumfries sempat memberi angin segar bagi pendukung tuan rumah. Namun, Udinese mampu memberikan reaksi berbeda dengan pressing agresif. Dua gol balasan membuat Inter harus mengejar sejak jeda babak pertama.
Marcus Thuram mencoba meredam kekecewaan usai laga. Ia menilai tim tidak boleh terlalu terpuruk karena hasil ini. Baginya, perjalanan musim masih panjang dan masih ada banyak peluang untuk bangkit.
Udinese Tak Gentar di San Siro
Sejak awal laga, Inter terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola. Gol Dumfries pun seolah membuka jalan bagi kemenangan kedua musim ini. Namun, Udinese tampil lebih berani dalam memanfaatkan fisik dan kecepatan.
Tim tamu berhasil mencetak dua gol sebelum turun minum. Skema Udinese membuat Inter kehilangan kontrol di lini tengah. Hal itu menjadi pembeda dibanding lawan Inter pekan sebelumnya, Torino, yang mereka habisi lima gol tanpa balas.
Di babak kedua, Udinese lebih banyak bertahan. Namun, pertahanan rapat membuat Inter frustrasi. Meski menguasai bola, mereka gagal menciptakan peluang nyata hingga laga berakhir.
Suara Marcus Thuram
Thuram menilai gaya main Udinese memang sulit dihadapi. “Kami bermain melawan tim yang sangat agresif,” ujarnya setelah pertandingan. Itu menjadi pengalaman berat di awal musim bagi para pemain Inter.
Ia menambahkan, Inter sebenarnya sudah berusaha memperbaiki permainan. “Kami menekan di babak kedua, tapi kami agak kurang beruntung,” kata penyerang asal Prancis tersebut. Baginya, hasil akhir bukan sepenuhnya cerminan usaha tim.
Namun, Thuram tetap mengingatkan agar skuad tidak larut dalam kekecewaan. “Kami tidak bisa terlalu menyalahkan diri sendiri,” tegasnya. Menurutnya, kekalahan ini bisa dijadikan pelajaran berharga.
Optimisme untuk Pertandingan Selanjutnya
Bagi Thuram, ruang ganti Inter masih penuh keyakinan. “Kami bicara di ruang ganti, kami tahu bahwa ini akan sulit, selalu ada pertandingan sulit di musim ini,” ungkapnya. Pemain menilai mentalitas positif harus tetap dijaga.
Ia juga menekankan pentingnya mengawali laga dengan energi lebih besar. “Kami harus memulai pertandingan seperti yang kami lakukan di babak kedua hari ini,” tambahnya. Hal ini menjadi catatan bagi tim untuk laga-laga berikutnya.
Thuram menutup komentarnya dengan pesan optimistis. “Dengan bermain seperti itu, kami bisa membalikkan situasi yang tidak menguntungkan,” katanya. Bagi Inter, kekalahan ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk tampil lebih konsisten.
Sumber: Sempre Inter
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Ketika Masalah Lama Inter Milan Kembali Muncul ke Permukaan
Here We Go Beruntun di Sayap Juventus: Satu Datang, Satu Cabut
Jack De Bruyne: Kebangkitan Jack Grealish dengan Seragam Everton
Rodri Bukan Messi, Bukan Jawaban Instan untuk Masalah City
Kalah Beruntun di Premier League, Apa yang Salah dengan Man City?
Genoa vs Juventus: Serangan Tumpul, Vlahovic Pastikan Momentum Positif Berlanjut
Rayo vs Barcelona: Garcia Tembok di Lini Belakang, Yamal Pemain Kunci Blaugrana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
-
Cristian Chivu Tak Khawatir Inter Milan Kebobolan Banyak Gol Usai Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 06:52
LATEST UPDATE
-
Raphinha Ingin Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 19 September 2026, 00:15
-
Link Live Streaming Brentford vs Chelsea 19 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 23:40
-
MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya
Liga Inggris 18 September 2026, 23:25
-
Mikel Arteta Bicara Kontrak Baru di Arsenal: Tidak Perlu Khawatir
Liga Inggris 18 September 2026, 22:50
-
Persaingan Asian Games 2026 Womens Basketball: Jepang Mendominasi Grup B Saksikan di Vidio
Basket 18 September 2026, 22:38
-
Dibandingkan Sir Alex Ferguson, Begini Respons Mikel Arteta
Liga Inggris 18 September 2026, 21:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Isenmulang 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:14
-
Hasil Madura United vs PSIM: Laskar Sape Kerrab Comeback dan Menang 2-1
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Cristiano Ronaldo Kembali Dipanggil Portugal untuk Nations League
Piala Eropa 18 September 2026, 20:26
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Absen
Tim Nasional 18 September 2026, 20:18
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

