Inter Milan Sendirian di Puncak Klasemen Liga Italia, Tapi Chivu Justru Punya Ketakutan
Editor Bolanet | 8 Januari 2026 13:30
Bola.net - Inter Milan sukses memperlebar jarak poin di puncak klasemen sementara Liga Italia, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Mereka kini unggul empat angka dari Napoli setelah menang atas Parma.
Kemenangan ini menjadi momentum krusial bagi skuad Nerazzurri jelang laga besar pekan depan. Pasalnya, Napoli sebelumnya hanya bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona.
Namun, Cristian Chivu justru memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya usai laga. Ia menilai hasil hari ini menunjukkan bahaya selalu mengintai di setiap tikungan.
Chivu enggan timnya terlena dengan keunggulan 4 poin saat ini. Menurutnya, kompetisi Serie A selalu menghadirkan ujian berat yang tak terduga.
Kematangan Mental Inter di Tardini

Laga di markas Parma ini terbukti menjadi ujian yang cukup menyulitkan bagi Inter. Cuaca buruk dan pertahanan rendah lawan sempat membuat Nerazzurri kesulitan membongkar lini belakang.
Namun, gol Federico Dimarco sebelum jeda babak pertama berhasil memecah kebuntuan tim tamu. Marcus Thuram kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 tak lama setelah gol lawan dianulir.
Chivu merasa sangat puas dengan sikap para pemainnya dalam menghadapi situasi sulit tersebut. Ia memuji kedewasaan tim dalam merespons taktik bertahan total dari kubu tuan rumah.
"Tidak pernah mudah bermain di Serie A, anda harus selalu membuktikan diri di setiap pertandingan," buka Cristian Chivu kepada Sky Sport Italia.
Mantan bek tangguh ini juga menyoroti kondisi lapangan yang cukup memengaruhi permainan. Namun, strategi umpan silang yang diterapkan terbukti efektif membongkar pertahanan lawan.
"Kondisi cuaca membuat malam ini sangat rumit, tetapi kami bermain dengan kedewasaan mencoba membongkar blok rendah mereka, melepaskan lebih banyak umpan silang daripada laga terakhir," lanjutnya.
Waspada Serangan Balik
Parma sebenarnya sempat memberikan ancaman serius melalui skema serangan balik cepat. Tembakan voli Jakob Ondrejka bahkan sempat menggetarkan tiang gawang Inter Milan.
Chivu mengakui bahwa kesalahan kecil dalam penguasaan bola bisa berakibat fatal bagi timnya. Ia melihat Parma sangat berbahaya ketika berhasil memotong jalur operan Inter.
"Setiap kali mereka memotong salah satu operan kami, anda bisa melihat Parma berbahaya dalam serangan balik," ujar Chivu.
Kombinasi lini depan Parma dinilai cukup merepotkan barisan pertahanan Nerazzurri di laga ini. Kemampuan pemain lawan menahan bola menjadi sorotan khusus sang pelatih.
"Terutama dengan kemampuan Mateo Pellegrino menahan bola untuk rekan setim yang lebih cepat seperti Ondrejka dan Oristanio," tambahnya.
Fokus Jelang Duel Napoli
Kemenangan ini menjadi modal berharga sebelum duel penentuan Scudetto melawan Napoli hari Minggu nanti. Chivu melakukan beberapa rotasi pemain namun tetap mempertahankan Manuel Akanji di lini belakang.
Ia menegaskan bahwa statistik mentereng di atas kertas tidak akan berarti apa-apa di lapangan. Ambisi dan rasa lapar pemainlah yang akan menentukan hasil akhir nanti.
"Statistik dan angka memang bagus untuk dibaca, tapi yang terpenting adalah kelaparan dan ambisi yang ditunjukkan di lapangan," tegas Chivu.
Chivu juga memuji penampilan Carlos Augusto yang tampil solid mengisi pos di lini belakang. Konsentrasi penuh menjadi kunci agar tidak kecolongan saat lawan melakukan serangan balik.
"Anda berisiko menjadi terlalu terkesan dengan kemampuan sendiri mengoper bola dan itu membuat anda terkejut jika ada serangan balik," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Bidik Tijjani Reijnders dan Brahim Diaz
Liga Italia 22 Mei 2026, 09:43
-
Bila Juventus Gagal ke Liga Champions, Luciano Spalletti Siap Resign?
Liga Italia 22 Mei 2026, 09:25
-
Tanpa Liga Champions, Juventus Terancam Gagal Dapatkan Bernardo Silva
Liga Italia 21 Mei 2026, 17:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 16:39
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Persis 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 16:20
-
Jadwal Piala AFF U-19 2026: Tayang di Indosiar, SCTV dan Vidio
Tim Nasional 22 Mei 2026, 16:12
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Malut United 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 15:36
-
Casemiro Sudah Mainkan Laga Terakhirnya Bersama Manchester United
Liga Inggris 22 Mei 2026, 15:30
-
Thomas Tuchel Punya Satu Slot No.10, Hanya untuk Jude Bellingham?
Piala Dunia 22 Mei 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25










