Inter Milan Sulit Dapatkan Romelu Lukaku karena Masalah Lama
Yaumil Azis | 23 Juli 2019 08:00
Bola.net - Giuseppe Marotta menjelaskan alasan mengapa Inter Milan tak kunjung mendapatkan striker Manchester United, Romelu Lukaku. Pria yang bertugas sebagai direktur klub tersebut mengungkapkan bahwa dirinya masih harus berurusan dengan Financial Fair Play.
Inter memang pernah berurusan dengan regulasi UEFA tersebut sejak bertahun-tahun lamanya. Tapi pada bulan Mei 2019 kemarin, telah ditetapkan bahwa klub yang kini dikuasai Suning Group tersebut lepas dari permasalahan itu.
Mereka pun mencoba untuk belanja jor-joran di sepanjang bursa transfer musim panas ini. Marotta sendiri mengkonfirmasi sedang berusaha untuk mendatangkan dua penyerang baru, salah satunya diyakini adalah Romelu Lukaku.
"Kami sedang mencari dua penyerang, satu dengan pengalaman lebih dan lainnya yang masih muda, karena hari ini kami hanya memiliki Lautaro Martinez," tutur Marotta dikutip dari Goal International.
"Musim lalu kami juga memiliki Keita Balde Diao dan Mauro Icardi, sekarang kami hanya punya satu penyerang saja," tutur pria yang juga pernah menjabat sebagai direktur olahraga Juventus tersebut.
Sebagai informasi, Marotta sudah menyatakan bahwa Icardi akan dilepas pada bursa transfer musim panas ini beberapa waktu lalu. Sementara Keita Balde kembali ke pelukan AS Monaco setelah masa pinjamannya berakhir di bulan Juni kemarin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya
Enggan Bermasalah dengan FFP
Menggaet Lukaku sendiri sebenarnya tidaklah sulit. Penyerang asal Belgia tersebut telah menyatakan ketertarikannya kepada Serie A dan Manchester United juga sudah mematok harga senilai 70 juta pounds bagi siapapun yang ingin merekrutnya.
Inter pun tak perlu khawatir soal uang karena memiliki sokongan dari perusahaan sebesar Suning Group. Tapi masalahnya, Marotta enggan mengucurkan dana banyak karena tak ingin klub berurusan lagi dengan Financial Fair Play.
"Setiap keputusan akan dibuat dan dibagikan dengan Conte, tanpa ragu, tapi kami juga harus menyadari bahwa ada keseimbangan ekonomi yang harus dihormati dan kami memantau situasi Financial Fair Play," tambahnya.
"Kami tak bisa melakukan investasi yang terlalu besar, karena kami beresiko kembali terjatuh dalam catatan buruk UEFA," tandasnya.
Sebelumnya Antonio Conte selaku pelatih Inter sudah mengeluhkan soal situasi transfer. Ia mengkritik manajemen yang dianggap lambat dalam melakukan penjualan pemain yang berdampak pada pembelian penggawa anyar.
Baca Juga:
Juventus Tak Kunjung Datang, Mauro Icardi Membelok ke Napoli
Marotta Janjikan 'Inter yang Sebenarnya' kepada Antonio Conte
Inter Milan Intip Peluang Boyong Gareth Bale dari Real Madrid
Inter Tawarkan Perisic Plus Uang Tunai untuk Romelu Lukaku, MU Tertarik?
Diam-Diam, Arsenal Tertarik Datangkan Mauro Icardi dari Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














