Investasi Rp13 Triliun Juventus sejak Scudetto 2020, Hasilnya?
Gia Yuda Pradana | 28 Oktober 2025 15:59
Bola.net - Sejak meraih Scudetto Serie A pada 2020, Juventus seperti kehilangan arah dalam membangun kejayaannya kembali. Klub asal Turin itu telah menggelontorkan dana hampir €800 juta (sekitar Rp13,7 triliun) di bursa transfer dalam lima tahun terakhir. Angka luar biasa besar itu seharusnya cukup untuk memperkuat fondasi dominasi di Italia dan menembus puncak Eropa. Akan tetapi, kenyataannya jauh dari harapan.
Ambisi Juventus kala itu sederhana, tapi megah: mengubah supremasi domestik menjadi kesuksesan di Liga Champions. Sayangnya, lima tahun berlalu tanpa gelar Serie A maupun pencapaian berarti di level Eropa. Yang tersisa hanyalah tumpukan investasi mahal yang tak pernah berbuah manis.
Kini, publik Turin mulai lelah. Mereka tidak lagi menuntut nama-nama besar atau proyek spektakuler, melainkan kepastian bahwa uang dan waktu yang dihabiskan benar-benar menghasilkan sesuatu. Di tengah perjalanan penuh gejolak, Juventus menghadapi pertanyaan besar: di mana letak kesalahannya?
Juventus: Belanja Besar, Untung Kecil

Setelah 2020, Juventus berupaya keras membangun ulang skuadnya. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, klub telah mengeluarkan lebih dari €750 juta di pasar pemain, belum termasuk bonus dan komisi. Sebaliknya, hasil penjualan hanya mencapai sekitar €600 juta, dengan keuntungan besar cuma datang dari transfer Matthijs De Ligt ke Manchester United senilai €67 juta (sekitar Rp1,15 triliun) pada 2022.
Kegagalan menjual pemain dengan gaji tinggi menjadi beban tersendiri bagi neraca keuangan klub. Banyak investasi yang ternyata keliru dan menyisakan kontrak berat tanpa kontribusi signifikan di lapangan. Dalam situasi itu, Juventus akhirnya menoleh ke tim Next Gen, mempromosikan pemain muda sebagai cara untuk bertahan dan menyeimbangkan finansial.
Nama-nama seperti Kenan Yildiz menjadi simbol harapan baru. Pemain muda itu kini dianggap tak tersentuh di bursa transfer. Sementara itu, Khephren Thuram, yang dibeli seharga €20 juta (sekitar Rp345 miliar), telah menunjukkan peningkatan nilai dan performa yang menjanjikan.
Delapan Laga Tanpa Kemenangan dan Akhir yang Pahit buat Tudor

Musim ini menjadi titik nadir dari perjalanan panjang Juventus pasca-Scudetto. Setelah rentetan delapan laga tanpa kemenangan, manajemen akhirnya memutuskan memecat Igor Tudor, pelatih yang baru diangkat menggantikan Thiago Motta beberapa bulan sebelumnya.
Kursi pelatih di Turin kembali menjadi simbol ketidakstabilan. Setiap pergantian diharapkan membawa perubahan, tetapi hasil di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya. Para pemain kehilangan arah, strategi berganti tanpa identitas, dan atmosfer di ruang ganti semakin rapuh.
Juventus: Mencari Jalan Pulang ke Kejayaan

Kini, lebih dari sekadar uang, Juventus membutuhkan arah yang jelas. Di Turin, pembicaraan sudah tidak lagi berputar soal investasi, tetapi tentang kepercayaan — baik dari suporter yang mulai letih dengan janji-janji kosong, maupun dari manajemen yang berusaha menata ulang masa depan.
Kedatangan sosok-sosok baru seperti Giovanni Comolli, pemilihan pelatih berikutnya, serta strategi transfer mendatang akan menjadi penentu apakah Juventus bisa keluar dari lingkaran kegagalan.
Pada akhirnya, satu hal pasti: Juventus hanya akan kembali menjadi “La Signora” yang disegani di Italia dan Eropa bila mampu mengubah pengeluaran besar menjadi hasil nyata. Hingga saat itu tiba, setiap euro yang dibelanjakan tetap akan dihitung sebagai harga mahal dari ambisi yang belum terwujud.
Sumber: Tuttojuve
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
3 Alasan Juventus Akhirnya Memecat Igor Tudor: Elkann, Pernyataan Kontroversial, Ruang Ganti Retak
Bedanya Pemecatan Motta dan Tudor di Juventus: Lebih Traumatis
Antara Spalletti dan Palladino: 2 Arah Baru Juventus Pasca-Pemecatan Tudor
Prediksi FC Koln vs Bayern Munchen 30 Oktober 2025
Prediksi Wolverhampton vs Chelsea 30 Oktober 2025
Prediksi Liverpool vs Crystal Palace 30 Oktober 2025
Prediksi Swansea City vs Manchester City 30 Oktober 2025
Prediksi Arsenal vs Brighton 30 Oktober 2025
Prediksi Inter Milan vs Fiorentina 30 Oktober 2025
Prediksi Lorient vs PSG 30 Oktober 2025
Prediksi Juventus vs Udinese 30 Oktober 2025
Prediksi AS Roma vs Parma 30 Oktober 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luciano Spalletti Ungkap Penyebab Juventus Kalah dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 04:55
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Sebastiano Esposito
Liga Italia 14 September 2026, 04:11
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Sempat Samakan Skor 2 Kali, Bianconeri Keok
Liga Italia 14 September 2026, 03:54
-
Bintang Juventus ini Masuk Daftar Belanja MU di Tahun 2027
Liga Italia 13 September 2026, 21:00
-
Christian Pulisic Bantu AC Milan Bangkit di Markas Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 12:44
LATEST UPDATE
-
Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
Liga Inggris 15 September 2026, 00:13
-
Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
Liga Italia 14 September 2026, 23:42
-
Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
Liga Inggris 14 September 2026, 23:30
-
Baru Menang Sekali di EPL 2026/2027, Nasib Michael Carrick di MU Masih Aman?
Liga Inggris 14 September 2026, 23:08
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan Penting usai Persija Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League
Bola Indonesia 14 September 2026, 20:19
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Bawa Atmosfer Balap Lebih Dekat ke Masyarakat Indonesia
Otomotif 14 September 2026, 19:51
-
Nama: Erling Haaland, Hobi: Membobol Gawang Manchester United!
Liga Inggris 14 September 2026, 19:41
-
Ketika Jose Mourinho Jatuh Hati Pada Arda Guler
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:32
-
Sesumbar Lamine Yamal: Saya Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or Ketimbang Mbappe!
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:22
-
Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
Liga Italia 14 September 2026, 19:03
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




