Juventus 1-3 Roma: 5 Pelajaran dari Kekalahan Sang Juara
Gia Yuda Pradana | 2 Agustus 2020 12:37
Bola.net - Sang juara Juventus menjamu AS Roma di pekan terakhir Serie A 2019/20, Minggu (2/8/2020). Juventus menyerah kalah 1-3.
Pasukan Maurizio Sarri unggul terlebih dahulu lewat gol gol Gonzalo Higuain di menit 5. Namun, anak-anak asuh Paulo Fonseca mampu mencetak tiga gol balasan.
Nikola Kalinic menyamakan skor di menit 23. Diego Perotti kemudian membawa Roma berbalik memimpin dengan eksekusi penaltinya di menit 44. Perotti lalu mencetak gol kedua dan menegaskan kemenangan Roma di menit 52.
Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari kekalahan Juventus ini. Simak ulasannya.
Pembuktian Talenta Zaniolo
Nicolo Zaniolo bermain sebagai starter untuk pertama kalinya sejak Januari 2020, ketika mengalami cedera ligamen, juga di laga melawan Juventus.
Gelandang serang 21 tahun Italia itu memang pemain yang bertalenta. Dia membuktikannya di laga ini.
Meski sudah sangat lama sejak menjadi starter untuk Roma, Zaniolo tampil cemerlang. Zaniolo membukukan tiga tembakan, satu tembakan tepat sasaran, dan dua operan berpeluang gol. Dari dua operan kunci itu, salah satunya dikonversi menjadi gol ketiga Roma oleh Perotti.
Perotti yang Fantastis
Diego Perotti tampil fantastis di laga ini. Dia adalah aktor utama di balik kemenangan Giallorossi.
Gelandang 32 tahun Argentina tersebut membukukan tiga tembakan dan tiga tembakan tepat sasaran, serta merancang dua peluang.
Gol penyama kedudukan Roma oleh Kalinic tercipta dari assist Perotti. Setelah itu, Perotti dua kali membobol gawang Juventus yang dikawal Wojciech Szczesny untuk memberi Roma tiga poin.
Yang Penting Sudah Juara?
Juventus sepertinya melepas laga pemungkas ini, dan fokus menatap duel kontra Lyon di Liga Champions pekan depan. Cristiano Ronaldo dan Matthijs de Ligt bahkan tak ada di bangku cadangan.
Dengan Paulo Dybala, Douglas Costa, Sami Khedira, dan Mattia De Sciglio yang cedera, serta Miralem Pjanic yang terkena skorsing, pelatih Maurizio Sarri pun menurunkan skuad seadanya.
Beberapa pemain U-23 diturunkan sebagai starter. Mereka adalah Gianluca Frabotta di pos bek kiri, Simone Muratore di lini tengah, dan Luca Zanimacchia di barisan depan.
Kalah tidak apa-apa, yang penting sudah juara, apa begitu Juventus?
Kandang yang Ternoda
Rekor kandang Juventus akhirnya ternoda. Kekalahan lawan Roma menjadi kekalahan kandang pertama dan satu-satunya Juventus di Serie A musim ini (M16 S2 K1).
Sebelum ini, Juventus melalui 39 laga kandang tanpa sekali pun tersentuh kekalahan di Serie A. Catatan positif itu kini telah terpatahkan.
Sebelum ini, Juventus selalu menang dalam 10 laga kandang terakhirnya melawan Roma di semua kompetisi. Catatan itu kini juga sudah terhenti.
Sarri Out?
Sepertinya tak sedikit pendukung Juventus yang tidak menyukai pelatih Maurizio Sarri, baik itu strategi maupun filosofi sepak bolanya.
Belakangan ini, setiap kali Juventus gagal meraih hasil terbaik, seruan 'Sarri out!' hampir selalu muncul media sosial. Meski sukses membawa Juventus meraih Scudetto, tak sedikit pula yang berharap kalau musim ini bakal menjadi musim pertama sekaligus musim terakhir mantan pelatih Napoli dan Chelsea tersebut menangani Bianconeri.
Kira-kira siapakah pelatih yang bisa diterima oleh seluruh pendukung Juventus?
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Man of the Match Juventus vs AS Roma: Diego Perotti
Juve Dihajar Roma, Netizen: Gini Kok Bisa Juara Ya?
Ciro Immobile Raih Capocannoniere Sekaligus Sepatu Emas Eropa
Antonio Conte: Inter Milan Masih Tertinggal Jauh dari Juventus
Tak Peduli Hasil Kontra Lyon, Bos Juventus Musim Depan Masih Maurizio Sarri
Maurizio Sarri: Juventus Mengalami Masalah Penurunan Mental
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

