Juventus Ketika Matthijs de Ligt Bermain dan Tidak, Mana yang Lebih Baik?
Asad Arifin | 20 Mei 2020 08:29
Bola.net - Performa Matthijs de Ligt bersama Juventus pada musim 2019/2020 ini banyak mendapat sorotan. Lantas, mana situasi yang lebih baik, Juventus dengan atau tanpa Matthijs de Ligt?
Matthijs de Ligt menjadi pemain muda yang tampil bersinar pada musim 2018/2019 lalu. Dia mampu membawa Ajax Amsterdam meraih prestasi yang bagus di Eredivisie dan Liga Champions.
Bukan hanya itu, Matthijs de Ligt juga tampil bagus bersama timnas Belanda. Berduet dengan Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt membawa Belanda melaju ke final UEFA Nations League 2019.
Matthijs de Ligt kemudian mendapat banyak penghargaan bergengsi. Dia meraih gelar Golden Boy 20018. Matthijs de Ligt meraih gelar Kopa Trophy 2019. Namanya juga masuk dalam nominasi peraih Ballon d'Or.
Juventus Dengan Matthijs de Ligt
Matthijs de Ligt menjadi rebutan banyak klub papan atas Eropa pada musim panas 2019 lalu. Namun, dia kemudian memilih pindah ke Juventus. Ajax melepasnya dengan harga 75 juta euro kepada Si Nyonya Tua.
Performa apik di Ajax dan harga yang mahal membuat Matthijs de Ligt dituntut tampil bagus. Namun, dia tidak memberi impresi yang bagus. Matthijs de Ligt membuat gol bunuh diri pada laga debutnya.
Pada laga Serie A, Juventus telah memainkan 17 laga bersama Matthijs de Ligt. Hasilnya, Juventus mampu meraih 11 kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan. Rasio kemenangan Juventus mencapai 64,7 persen.
Rasio kebobolan Juventus mencapai 1.06 gol per laga. Sedangkan, rasio mencetak gol Juventus hanya 1.76 gol per laga. Lalu, bagaimana dengan catatan statistik Juventus saat Matthijs de Ligt tidak bermain?
Juventus Tanpa Matthijs de Ligt
Juventus telah memainkan sembilan laga tanpa Matthijs de Ligt, baik karena akumulasi, cedera, dan rotasi pemain. Dari sembilan laga di Serie A tanpa Matthijs de Ligt, Juventus selalu menang.
Rasio kemenangan Juventus mencapai 100 persen. Catatan ini lebih baik jika dibanding ketika bermain dengan Matthijs de Ligt.
Rasio kebobolan Juventus juga jauh lebih sedikit. Dari sembilan laga, Juventus hanya kebobolan 0.67 gol per laga. Sedangkan, Juventus mampu mencetak 2.22 gol per laga. Catatan ini jauh lebih baik dibanding saat Matthijs de Ligt bermain.
Hanya saja, perlu dicatat bahwa jumlah laga dengan dan tanpa Matthijs de Ligt tidak sama. Jadi, perbandingan ini tidak sepenuhnya bisa menjadi acuan performa Si Nyonya Tua dengan atau tanpa Matthijs de Ligt.
Sumber: Whoscored
Baca Ini Juga:
- European Solidarity Cup: Real Madrid, Bayern Munchen, dan Inter Milan Bakal Bertarung untuk Amal
- Akhirnya Kembali Berlatih di Juventus, Cristiano Ronaldo Bagikan Petuah Bijak
- Mark van Bommel Calonkan Diri jadi Pelatih AC Milan
- Cerita Francesco Totti: Didesak Keluarga Gabung Lazio, Hampir Pindah ke Real Madrid
- Cristiano Ronaldo Akhirnya Kembali Berlatih di Juventus
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
-
MU Segera Umumkan Kontrak Baru Kobbie Mainoo, Begini Detailnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 12:41
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














