Kisah Unik Acerbi dan Sepatu Bolongnya di Final Liga Champions
Asad Arifin | 1 Juni 2025 03:06
Bola.net - Ada cerita menarik dari final Liga Champions antara Inter Milan vs PSG. Bek Nerazzurri, Francesco Acerbi memutuskan untuk menggunakan sepatu bolong yang ia pakai saat mencetak gol penting ke gawang Barcelona.
Di semifinal kala itu, Inter Milan hampir tersingkir sebelum Acerbi menyamakan kedudukan dengan gol penentu. Gol tersebut dicetak menggunakan kaki kanannya yang jarang dipakai untuk menendang.
Tak ingin mengubah kebiasaan, Acerbi memutuskan tetap mengenakan sepatu itu meski sudah rusak. Bahkan, ia sempat meninggalkannya di laga Serie A, tetapi kembali memakainya jelang final.
Gol Penyelamat Acerbi di Semifinal
Inter Milan sempat di ambang eliminasi usai bermain imbang 3-3 melawan Barcelona di leg kedua semifinal. Situasi semakin kritis karena mereka kalah agregat 3-2 sebelum Acerbi muncul sebagai pahlawan.
Dengan kaki kanannya yang jarang dipakai, bek asal Italia itu mencetak gol penyama kedudukan dari jarak enam meter. Gol itu menjadi penentu karena Inter akhirnya menang di babak perpanjangan waktu.
Tanpa gol Acerbi, Inter mungkin takkan pernah sampai ke final. Momen itulah yang membuatnya percaya sepatu tersebut membawa hoki.
Sepatu Bolong yang Dianggap Membawa Keberuntungan
Usai pertandingan melawan Barcelona, terlihat bahwa Acerbi mengenakan sepatu yang sudah robek di bagian jempol. Uniknya, ia justru menganggapnya sebagai benda pembawa hoki.
Awalnya, ia sempat meninggalkan sepatu tersebut dan memakai yang baru saat menghadapi Torino di Serie A. Namun, menjelang final, ia kembali memilih sepatu bolong itu.
Bahkan, sepatu tersebut terlihat lagi di loker Inter di Allianz Arena. Acerbi tampaknya benar-benar percaya pada kekuatan "jimat"nya ini.
Bagaimana Hasil Final UCL?
Kisah Acerbi dan sepatu bolongnya menambah daya tarik jelang Final Liga Champions. Di balik taktik dan strategi, ada hal-hal unik yang bisa memengaruhi psikologi pemain.
Inter Milan berharap keberuntungan Acerbi bisa membawa mereka juara. Namun, yang pasti, final ini akan menjadi pertarungan sengit antara dua tim terbaik Eropa.
Bagaimana hasilnya? Simak langsung pertandingannya di Bola.net!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli vs Chelsea: Rosenior Waspadai Jebakan Antonio Conte
Liga Champions 28 Januari 2026, 08:25
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
-
Monaco vs Juventus: Seharusnya Jadi Milik Si Nyonya Tua
Liga Champions 27 Januari 2026, 18:16
LATEST UPDATE
-
Kalah dari MU, Arsene Wenger: Arsenal Ketergantungan Pada Sepak Pojok!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 10:20
-
Prediksi Pafos vs Slavia Praha 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 10:19
-
Wow! Cole Palmer Buka Diri Gabung Manchester United?
Liga Inggris 28 Januari 2026, 10:08
-
Prediksi Ajax vs Olympiacos 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 10:06
-
Resmi! Arema FC Perkenalkan Joel Vinicius Sebagai Penyerang Baru Singo Edan
Bola Indonesia 28 Januari 2026, 09:35
-
Jadwal Liga Champions Hari Ini: 18 Pertandingan Digelar Serentak
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:27
-
Liga Champions Matchday Terakhir: Napoli dan Benfica Siaga 1
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:13
-
Liga Champions: Menurut Keyakinan Rosenior, Walau Terluka Napoli Masih Berbahaya
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:03
-
Napoli vs Chelsea: Rosenior Waspadai Jebakan Antonio Conte
Liga Champions 28 Januari 2026, 08:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05





