Level Juventus Dibuktikan dengan Ferrari, Dijaga Rasa Kekeluargaan
Richard Andreas | 12 Desember 2019 01:00
Bola.net - Benedikt Howedes boleh jadi tidak banyak bermain ketika berkesempatan membela Juventus beberapa tahun lalu, tapi momen singkat itu sudah cukup baginya untuk mengenal nilai-nilai Juve. Bagi Howedes, Juve akan selalu jadi klub spesial dan berbeda dari yang lain.
Howedes bergabung dengan Juve pada tahun 2017 sebagai pemain pinjaman selama semusim. Dia kesulitan mendapatkan menit bermain dan sekarang melanjutkan kariernya di Rusia bersama Lokomotiv Moskow.
Meski jarang bermain, bek 31 tahun ini mengaku tidak akan pernah membenci Juve. Dia datang sebagai juara Piala Dunia bersama Timnas Jerman, sambutan pemain-pemain Juve benar-benar membuatnya terkesan.
Bahkan ketika pertama kali melangkah ke ruang ganti Juve, Howedes langsung memahami betapa besarnya klub Turin tersebut. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Hadiah Ferrari
Howedes datang memasuki tim yang jadi langganan juara. Suasananya jelas berbeda, mentalitas para pemain di ruang ganti Juve sungguh tangguh. Saat itulah dia sadar bahwa Juve benar-benar klub yang bermain di level tinggi.
"Setahun sebelum saya tiba, setiap pemain mendapatkan Ferrari sebagai bentuk terima kasih atas gelar juara liga, atau jika pemain itu tidak mau mobil, dia akan mendapatkan bonus uang dalam jumlah yang setara," buka Howedes kepada Goal internasional.
"Itu sudah membuktikan, betapa tingginya level di sana. Meski demikian, tidak ada raa dendam atau kesombongan di ruan ganti."
"Semangat tim Juve sungguh fenomenal. Saya sungguh terkesan dengan cara pemain memperlakukan satu sama lain," sambungnya.
Keluarga
Juga, satu hal yang selalu diingat Howedes, Juventus lebih dari sekadar tim. Mereka adalah keluarga di ruang ganti, yang selalu berusaha memikul beban bersama-sama. Setiap pemain ada bagi satu sama lain.
"Ketika saya pertama kali memasuki ruang ganti, saya sungguh bersemangat. Namun, legenda seperti Gigi Buffon dan Giorgio Chiellini mendatangi saya dengan berseri-seri, mencium pipi saya kiri-kanan, dan mengaku senang ada saya di sana," lanjut Howedes.
"Rasanya sungguh luar biasa, mengejutkan. Juventus merupakan keluarga besar dan saya sungguh dihargai serta di terima."
"Meski saya tidak banyak bermain, saya sungguh dihargai di sana sebagai manusia dan sebagai pemain," tutupnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
Termasuk Kai Havertz, Ini Alasan Bayer Leverkusen Bisa Kalahkan Juventus di Liga Champions
Juventus Buka Pembicaraan untuk Transfer Willian
Miralem Pjanic. Ada Saat di Mana Juventus Tak Bisa Menang
Di Musim Perdana, Sarri Sudah Bidik Final Liga Champions dengan Juventus
Bagaimana Rasanya Jadi Bek Terbaik di Dunia? Sergio Ramos Menjawab
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











