Liga Italia: 81 Kombinasi Hasil Mengintai, Siapa Pendamping Inter Milan ke Liga Champions Musim Depan?

Afdholud Dzikry | 24 Mei 2026 07:15
Liga Italia: 81 Kombinasi Hasil Mengintai, Siapa Pendamping Inter Milan ke Liga Champions Musim Depan?
Skuad AC Milan sebelum laga melawan Genoa, Minggu (17/5/2026) (c) AC Milan Official

Bola.net - Persaingan memperebutkan tiket Liga Champions di Serie A memasuki pekan terakhir dengan situasi yang masih terbuka lebar. Empat tim papan atas Italia masih saling berebut dua slot tersisa, membuat penentuan akhir musim dipastikan berlangsung panas hingga menit terakhir.

AC Milan, AS Roma, Juventus, dan Como sama-sama masih punya peluang finis di empat besar. Demi menjaga persaingan tetap adil, seluruh laga penentuan akan dimainkan secara serentak. Tidak ada tim yang bisa lebih dulu mengetahui hasil rival mereka.

Advertisement

Kickoff dijadwalkan berlangsung pukul Senin (25/5/2026) pukul 01.45 WIB. Berdasarkan hitungan matematis, terdapat sekitar 81 kombinasi hasil pertandingan yang mungkin terjadi nanti malam. Situasi ini membuat persaingan menjadi sangat sengit dan sulit untuk diprediksi.

Penentuan posisi di klasemen akhir akan sangat bergantung pada regulasi khusus yang diterapkan Serie A. Selisih gol umum tidak akan menjadi prioritas utama jika ada tim yang mengoleksi poin sama. Aturan ini berpotensi menghadirkan drama besar hingga menit-menit terakhir pertandingan.

1 dari 4 halaman

Aturan Klasifikasi dan Regulasi Penentu Posisi

Aturan Klasifikasi dan Regulasi Penentu Posisi

Logo Serie A (c) Bola

Serie A lebih dulu memakai rekor head-to-head untuk menentukan posisi tim yang memiliki poin identik. Aturan ini berlaku baik untuk dua tim maupun skenario yang melibatkan lebih banyak klub sekaligus.

Jika poin head-to-head masih sama, penilaian berlanjut ke selisih gol dalam pertemuan langsung. Setelah itu baru dihitung selisih gol keseluruhan dan produktivitas gol sepanjang musim.

Sistem ini membuat setiap peluang di pekan terakhir jadi sangat berarti. Bahkan satu gol tambahan bisa menentukan lolos atau tidaknya sebuah tim ke kompetisi elite Eropa.

Di luar perebutan tiket Liga Champions, distribusi jatah kompetisi Eropa lain juga mulai jelas. Setelah Inter Milan menjuarai Coppa Italia atas Lazio, tim peringkat kelima dan keenam dipastikan lolos ke Liga Europa.

Sementara itu, posisi ketujuh akan mendapat tiket playoff Conference League. Saat ini, tempat tersebut masih ditempati Atalanta.

2 dari 4 halaman

Skenario Unik Poin Kembar Empat Tim

Skenario Unik Poin Kembar Empat Tim

Pemain Juventus Dusan Vlahovic merayakan gol bersama Francisco Conceicao pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Verona di Turin, Italia, Minggu, 3 Mei 2026 (c) Tano Pecoraro/LaPresse via AP

Drama paling rumit bisa terjadi jika keempat tim finis dengan 71 poin. Skenario itu terbuka apabila Milan dan Roma bermain imbang, sementara Como dan Juventus sama-sama menang di laga terakhir.

Jika kondisi tersebut terjadi, Serie A akan membuat klasemen mini khusus. Perhitungan hanya diambil dari hasil pertemuan di antara empat klub tersebut.

Dalam simulasi itu, dua tim teratas akan sama-sama mengumpulkan 10 poin. Penentuan posisi kemudian ditentukan lewat selisih gol dalam mini-league tersebut.

Sementara Juventus diperkirakan hanya mengoleksi enam poin, Roma berada di posisi terbawah dengan lima poin. Situasi ini membuat peluang mereka jauh lebih berat dibanding rival lain.

3 dari 4 halaman

Hitungan Peluang Klub Kontestan di Papan Atas

Hitungan Peluang Klub Kontestan di Papan Atas

Selebrasi pemain Como usai mengalahkan Hellas Verona di Serie A, 10 Mei 2026 dan memastikan tiket ke Eropa musim depan. (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

AC Milan saat ini memimpin persaingan dengan 70 poin. Rossoneri unggul head-to-head atas Roma dan Como, meski kalah selisih gol umum dari Juventus.

Como yang mengoleksi 68 poin juga berada dalam posisi cukup menarik. Klub promosi itu punya catatan bagus saat menghadapi Juventus dan unggul selisih gol atas Roma.

Di sisi lain, Juventus tetap memiliki peluang besar untuk finis di zona Liga Champions. Bianconeri unggul head-to-head atas Roma dan lebih baik dalam selisih gol dibanding Milan. Namun, mereka justru kurang diuntungkan jika harus dibandingkan langsung dengan Como.

Menariknya, tidak ada duel langsung antartim pesaing pada pekan terakhir ini. Artinya, semua tim hanya bisa fokus memenangkan laga masing-masing sambil berharap hasil di stadion lain berjalan sesuai harapan

4 dari 4 halaman

Hitung-hitungan Head-to-Head

Hitung-hitungan Head-to-Head

Para pemain Roma merayakan gol Donyell Malen dalam laga Serie A antara Roma vs Pisa di Stadio Olimpico, 11 April 2026 (c) AP Photo/Alessandra Tarantino

Jika semua tim finis dengan poin yang sama, posisi mereka ditentukan dengan urutan berikut:

  • Rekor pertemuan antar tim (head-to-head)
  • Selisih gol
  • Jumlah gol
  • Jika masih sama, diundi

Berikut hasil perbandingan masing-masing tim:

Milan (70 poin)

  • Kalah dari Juventus
  • Unggul atas Roma
  • Unggul atas Como

Jika klasemen mini terjadi:

  • Milan + Juventus + Roma → Juventus > Milan > Roma
  • Milan + Juventus + Como → Como > Milan > Juventus
  • Milan + Roma + Como → Milan > Roma > Como
  • Milan + Juventus + Roma + Como → Milan > Como > Juventus > Roma

Como (68 poin)

  • Unggul atas Juventus
  • Kalah dari Milan
  • Unggul atas Roma

Jika klasemen mini terjadi:

  • Como + Juventus + Milan → Como > Milan > Juventus
  • Como + Juventus + Roma → Como > Roma > Juventus
  • Como + Milan + Roma → Milan > Roma > Como
  • Como + Juventus + Milan + Roma → Milan > Como > Juventus > Roma

Juventus (68 poin)

  • Unggul atas Milan
  • Unggul atas Roma
  • Kalah dari Como

Jika klasemen mini terjadi:

  • Juventus + Milan + Roma → Juventus > Milan > Roma
  • Juventus + Milan + Como → Como > Milan > Juventus
  • Juventus + Roma + Como → Como > Roma > Juventus
  • Juventus + Milan + Roma + Como → Milan > Como > Juventus > Roma.

LATEST UPDATE