Lukaku Tidak Diperlakukan Adil Selama di Manchester United, Sepakat?
Yaumil Azis | 20 November 2020 02:30
Bola.net - Roberto Martinez jadi salah satu sosok yang senang melihat Romelu Lukaku bangkit kembali. Bos Timnas Belgia tersebut merasa kalau anak asuhnya tidak diperlakukan secara adil saat memperkuat Manchester United.
Seperti yang diketahui, Lukaku pernah mengenakan seragam merah kebanggaan Manchester United selama dua musim, terhitung dari tahun 2017 hingga 2019. Pencapaiannya selama di Old Trafford tidak bisa dikatakan buruk.
Lukaku berhasil mengantongi total 42 gol dari 96 penampilan di semua kompetisi. 15 golnya didapatkan di musim terakhir sebelum memutuskan untuk hengkang. Dan pada musim itu, Lukaku mendapatkan banyak sorotan.
Kritikan bertubi-tubi menghantamnya. Ia dianggap sebagai salah satu biang keladi atas torehan buruk yang diraih oleh Manchester United. Kritikan tersebut baru berhenti setelah Lukaku memutuskan pindah ke Inter Milan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Diperlakukan Secara Tidak Adil
Tidak seperti kebanyakan orang, Martinez sama sekali tak ragu dengan kualitas penyerang berusia 27 tahun tersebut. Malah sebaliknya, ia menganggap kalau publik memperlakukan anak asuhnya itu secara tidak adil.
"Anda bisa melihat dia melalui banyak fase, momen yang baik, yang buruk, tapi apa yang saya lihat dari Romelu adalah dia tidak pernah kehilangan kualitasnya yang luar biasa yakni mencetak gol," ujar Martinez kepada talkSPORT.
"Sekarang kita bisa lihat kedewasaan dalam permainannya. Waktu dia di Manchester United, dia sangat ingin meraih trofi dan memikul banyak tanggung jawab di pundaknya, mungkin sering banyak disalahkan secara tidak adil di mata saya."
Mencapai Puncak Kedewasaan
Lukaku bergabung dengan Inter Milan pada tahun 2019 lalu. Bisa dikatakan, kalau dia adalah salah satu faktor mengapa Nerazzurri bisa finis di peringkat ke-2 klasemen akhir Serie A dengan selisih satu poin dari sang juara, Juventus.
Pada musim perdananya, Lukaku berhasil mempersembahkan total 34 gol dari 51 penampilannya. Konsistensinya dalam menjebol gawang lawan tidak berkurang, di mana dirinya sudah mencetak tujuh gol dari tujuh penampilan musim ini.
"Pindah ke Italia, dia berada di tengah proyek baru, dia telah mengambil tanggung jawab tersebut dan kesulitan yang dia alami selama di Inggris dengan cara yang baik. Pemain yang kami lihat sekarang adalah pemain yang berada di puncak kedewasaannya," tutup Martinez.
Dengan performa gemilangnya, Lukaku diyakini bakalan kembali diturunkan saat Inter Milan menjalani laga lanjutan Serie A akhir pekan ini. Klub asuhan Antonio Conte tersebut akan bertemu dengan Torino di markasnya, Giuseppe Meazza.
(Goal International)
Baca Juga:
Solidaritas di Inter Milan: Romelu Lukaku Tawarkan Bantuan Buat Christian Eriksen
Arsenal Diminta tak Usah Gengsi Untuk Boyong Eriksen, Kenapa?
3 Raksasa Serie A Rebutan Emerson Palmieri, Salah Satunya Juventus
Manchester United Barter Fred dengan Christian Eriksen?
Sebut Lukaku Lebih Cocok Dilatihnya, Conte Sindir Mourinho-Solskjaer Nih?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



