Mantra Allegri untuk AC Milan: Jika Bisa Menang, Wajib Menang! Jika Tidak, Jangan Kalah!
Tim Bolanet | 19 Oktober 2025 16:41
Bola.net - Massimiliano Allegri mengungkapkan sebuah filosofi tak terduga untuk AC Milan. Ia menuntut adanya 'amarah' sebagai kunci untuk membawa timnya naik level.
Mentalitas ini ia sampaikan berkaca dari hasil imbang 0-0 melawan Juventus. Laga tersebut terjadi sebelum jeda internasional pada awal bulan Oktober.
Allegri secara terbuka mengaku tidak bisa bahagia dengan hasil tersebut. Menurutnya, seluruh elemen klub harus merasakan hal yang sama jika ingin menjadi lebih baik.
Ia menegaskan bahwa mentalitas juara menuntut standar yang sangat tinggi. Rasa tidak puas setelah gagal meraih kemenangan adalah langkah awal untuk mencapai target besar.
Tidak Bisa Bahagia dengan Hasil Imbang

Allegri mengonfirmasi bahwa ada ketegangan setelah laga melawan Juventus. Ia tidak menampik laporan yang menyebut dirinya frustrasi, terutama pada Rafael Leao yang membuang peluang.
Menurutnya, mustahil untuk merasa senang setelah pertandingan seperti itu. Apalagi Milan punya kesempatan emas untuk bisa membawa pulang tiga poin dari Turin.
"Tidak ada yang terjadi, hanya sesuatu yang sering terjadi," kata Allegri.
"Anda memainkan pertandingan di Turin, punya kesempatan untuk mengambil tiga poin, dan setelah peluit akhir, Anda tidak bisa merasa bahagia," tegasnya.
Harus Marah untuk Menaikkan Level

Lebih jauh, Allegri menjelaskan bahwa rasa frustrasi dan amarah itu justru penting. Menurutnya, itu adalah pertanda bahwa tim memiliki ambisi untuk menjadi lebih baik.
Ia ingin menanamkan standar yang tinggi di dalam skuad maupun lingkungan klub. Jika Milan ingin benar-benar bersaing untuk target besar, mereka tidak boleh mudah puas.
"Jika kita ingin menaikkan standar, kita harus marah setelah pertandingan semacam itu," jelas Allegri.
"Itu berlaku untuk semua orang, di seluruh lingkungan, jika kita ingin mencapai tujuan tertentu," tambahnya.
Mentalitas Tim Papan Atas
Allegri kemudian membeberkan mantra pragmatis yang harus dimiliki oleh tim papan atas. Menurutnya, ada dua aturan sederhana dalam sebuah pertandingan yang ketat.
Pertama, sebuah tim harus bisa memaksimalkan peluang untuk menang. Ketika sebuah pertandingan bisa dimenangkan, maka kemenangan itu wajib diraih.
"Itu bukanlah pertandingan di mana kami mendominasi, tetapi itu adalah pertandingan yang bisa dan seharusnya kami menangkan," ungkap Allegri.
"Ketika sebuah pertandingan bisa dimenangkan, Anda harus melakukannya. Ketika tidak bisa, Anda tidak boleh kalah," pungkasnya.
Menghormati Lawan Berikutnya
Kini, Allegri meminta timnya untuk mengalihkan fokus penuh ke laga berikutnya. Mereka akan menghadapi Fiorentina yang dinilainya sebagai tim yang sangat berkualitas.
Ia menuntut para pemainnya untuk tampil dengan kerendahan hati dan rasa hormat. Menurutnya, hanya dengan cara itulah Milan bisa menampilkan performa yang hebat.
"Penting bagi tim untuk bermain sebagai sebuah tim, dengan kerendahan hati, persatuan, dan rasa hormat yang besar untuk Fiorentina," kata Allegri.
"Jika kita melakukan itu, kita akan menjalani pertandingan yang hebat," tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Diklaim Kalahkan Inter Milan dengan Strategi Parkir Bus
Liga Italia 9 Maret 2026, 15:51
-
Jadi Legenda Hidupnya, Gimana Rasanya Mengalahkan AS Roma, De Rossi?
Liga Italia 9 Maret 2026, 11:09
LATEST UPDATE
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
-
Manchester United Mulai Kontak Gelandang Pengganti Casemiro
Liga Inggris 9 Maret 2026, 16:30














