Marcus Thuram, Senjata Rahasia Inter yang Tak Tergantikan
Editor Bolanet | 21 Mei 2025 08:21
Bola.net - Inter Milan tampak seperti tim berbeda ketika Marcus Thuram absen. Tiga kekalahan beruntun tanpa mencetak gol, sebelum leg 1 vs Barcelona, membuktikan betapa vital perannya. Kembalinya sang striker Prancis jadi angin segar bagi Simone Inzaghi.
Statistik tidak berbohong. Dengan Thuram, Inter mencetak 2,3 gol per pertandingan. Tanpanya? Hanya 0,3 gol. Angka itu menjelaskan segalanya. Nerazzurri jelas bergantung padanya.
Bukan hanya soal gol dan assist. Kehadiran Thuram mengubah dinamika serangan Inter. Arnautovic dan Taremi gagal menjadi penopang andalan saat dia absen.
Thuram, Mesin Gol yang Membawa Inter Melaju

Marcus Thuram bukan sekadar pencetak gol. Dia adalah penggerak serangan Inter yang sulit digantikan. Dengan 18 gol dan 9 assist musim ini, kontribusinya nyata.
Yang lebih mencengangkan, rata-rata poin Inter dengan Thuram adalah 2,2 per laga. Tanpanya, angka itu anjlok jadi 1,0. Nerazzurri kehilangan ritme ketika dia tak bermain.
Bahkan di Liga Champions, gol-gol Thuram sering kali jadi penentu. Mulai dari kemenangan tipis di markas Young Boys hingga dua gol penting melawan Feyenoord.
Arnautovic & Taremi: Cadangan yang Tak Sanggup Mengisi Kekosongan

Marko Arnautovic sebenarnya punya kontribusi dengan 7 gol dan 2 assist. Sayang, cedera kerap menghantuinya. Ketika Thuram juga absen, Inter langsung krisis kreativitas.
Mehdi Taremi diharapkan jadi solusi, tapi performanya mengecewakan. Hanya 3 gol dan 8 assist sepanjang musim, dengan mayoritas datang di laga-laga tidak krusial.
Ironisnya, satu-satunya gol penting Taremi justru datang di kekalahan Supercoppa Italiana melawan AC Milan. Di laga besar lainnya, dia seperti hilang.
Tanpa Thuram, Inter Kehilangan Identitas Menyerang

Inter bukan Inter tanpa Thuram. Data menunjukkan betapa tim ini kesulitan mencetak gol ketika dia tak ada. Rata-rata 0,3 gol per laga adalah bukti nyata ketergantungan itu.
Joaquin Correa seharusnya jadi opsi, tapi kontribusinya hampir tak terasa. Hanya 1 gol dan 4 assist dalam 18 penampilan membuatnya dianggap tak layak jadi andalan utama.
Inzaghi jelas butuh solusi jangka panjang. Jika tidak, musim depan bisa jadi masalah lagi ketika Thuram absen atau cedera.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Newcastle 19 Maret 2026
Liga Champions 17 Maret 2026, 16:00
-
Membela Gaya Bermain Arsenal: Yang Penting Akhiri Puasa Gelar EPL 22 Tahun
Liga Inggris 17 Maret 2026, 15:35
-
AC Milan vs Inter Milan: Derby Panas Berebut Bek Manchester City Nathan Ake
Liga Italia 17 Maret 2026, 14:34
-
Hasil Buruk dan Cemooh di Anfield, Arne Slot Akan Sulit Rebut Hati Fans Lagi
Liga Inggris 17 Maret 2026, 14:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05















