Maurizio Sarri Akui Buat Satu Kesalahan saat Hadapi Milan, Apa Itu?
Yaumil Azis | 13 Juni 2020 09:22
Bola.net - Juventus hanya mampu meraih hasil imbang saat bertemu AC Milan. Dan, mungkin, skor tersebut didapatkan karena kesalahan yang dilakukan oleh sang pelatih, Maurizio Sarri.
Pertemuan dua klub raksasa Italia yang sarat akan sejarah tersebut terjadi di laga leg kedua semi-final Coppa Italia, Sabtu (13/6/2020) dini hari. Juventus dan Milan sama-sama gagal mencetak gol.
Kendati demikian, Juventus dinyatakan sebagai pemenang dalam duel dua pertandingan tersebut. Pasalnya, mereka memiliki keuntungan satu gol tandang yang dicetak pada pertemuan pertama di San Siro.
Ini adalah laga pertama sejak kompetisi domestik di Italia ditunda akibat pandemi virus Corona. Sehingga, hasil seri kali ini sudah sesuai dengan ekspektasi kebanyakan publik.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sarri Melakukan Kesalahan
Usai pertandingan, Sarri menjelaskan bahwa performa anak asuhnya dalam pertandingan ini hanya bagus di 30 menit pertama. Namun bukan berarti kegagalan Juventus meraih kemenangan sepenuhnya kesalahan Cristiano Ronaldo dkk.
Sarri mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan bodoh kala melakukan pergantian pemain. Pada suatu waktu, ia melakukan tiga pergantian pemain sekaligus.
"Saya membuat kesalahan yang bodoh. Saya terbawa oleh kegembiraan karena memiliki jatah lima pergantian pemain, tapi melakukan tiga dalam sekali beresiko besar dan saat itu kami kehilangan kendali permainan," ujarnya ke Rai Sport.
"Saya harusnya membuat jarak lebih besar pada pergantian. Saya mengganti Douglas Costa karena takut dia kesakitan, namun saat saya menariknya, dia masih terlihat bugar," lanjutnya.
Soal Calon Lawan di Final
Pada kesempatan yang sama, Sarri juga ditanya soal calon lawannya di babak final. Laga semi-final lainnya, antara Inter Milan melawan Napoli, baru akan digelar pada hari Minggu (14/6/2020).
"Yang terpenting adalah kami berada di final, kemudian baru pada esok hari kami akan lihat lagi," tambah mantan pelatih Chelsea tersebut.
"Napoli, sama seperti kami, kehilangan keuntungan karena bermain di stadion yang kosong. Hasil laga pertama mungkin sedikit menguntungkan buat Inter, namun sejujurnya laga itu masih sangat terbuka," pungkasnya.
Perlu diketahui bahwa laga leg kedua semi-final antara Juventus melawan AC Milan digelar di Allianz Stadium tanpa kehadiran penonton. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona semakin meluas di Italia.
(Football Italia)
Baca Juga:
Cristiano Ronaldo Gagal Penalti, Maurizio Sarri: Ah, Cuma Kurang Beruntung
Juventus Melampaui Ekspektasi Maurizio Sarri Hanya Selama 30 Menit
Disingkirkan Juventus Lewat Agresivitas Gol Tandang, Milan Kecewa
Cristiano Ronaldo Gagal Penalti, Leonardo Bonucci: Pemain Terbaik Pun Bisa Bikin Kesalahan
Milan Kalah Agresivitas Gol Tandang dari Juventus, Hakan Calhanoglu: Kami Marah!
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
-
Rodri Sebut Gelar Piala Dunia dan Golden Ball sebagai Skenario Sempurna
Piala Dunia 20 Juli 2026, 15:35
-
Apakah Lionel Messi Akan Tampil di Piala Dunia 2030?
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:52
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
-
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Italia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















