Melihat Sosok Pep Guardiola di Diri Cesc Fabregas: Segera Ikuti Jejak Menjadi Pelatih di Premier League?
Ari Prayoga | 6 April 2026 14:15
Bola.net - Nama Cesc Fabregas kini tengah menjadi perbincangan hangat di Italia. Di satu sisi, ia kerap dicap arogan, tidak menghormati tradisi, bahkan disebut “anak kecil” oleh sejumlah pelatih senior. Namun di sisi lain, mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu justru sedang membangun revolusi kecil yang membuat banyak klub elite Eropa mulai meliriknya.
Fenomena ini mengingatkan pada kedatangan Pep Guardiola ke Liga Inggris pada 2016. Saat itu, banyak pihak meragukan gaya bermainnya yang dianggap terlalu “indah” untuk kerasnya Premier League. Bahkan mantan pemain Stan Collymore pernah menyebut pendekatan Guardiola tidak akan berhasil.
Namun satu dekade kemudian, justru sepak bola Inggris yang beradaptasi dengan filosofi Guardiola.
Kini, skenario serupa tampaknya mulai terjadi di Italia, meski dalam skala yang lebih kecil, melalui tangan Fabregas bersama klub Como.
Dicibir Para Senior, tapi Tetap Melaju

Fabregas yang kini berusia 38 tahun memang belum sepenuhnya diterima di kalangan pelatih senior Serie A. Pelatih berpengalaman seperti Gian Piero Gasperini bahkan sempat menolak berjabat tangan dengannya usai pertandingan. Sementara Massimiliano Allegri menyebutnya sebagai “anak kecil” dan “idiot”.
Kritik terhadap Fabregas pun beragam. Ia dituding terlalu bergantung pada kekuatan finansial klub, dianggap merusak identitas sepak bola Italia dengan gaya bermain menyerang, serta dinilai terlalu banyak bicara soal taktik di media.
Namun di balik kritik tersebut, Como justru tampil mengejutkan. Klub yang baru beberapa tahun lalu masih berkutat di Serie D kini mampu bersaing di papan atas Serie A dan bahkan membidik tiket kompetisi Eropa.
Como, Proyek Disney dari Italia

Kesuksesan Como tak lepas dari dukungan finansial besar milik Grup Djarum dari Indonesia. Presiden klub, Mirwan Suwarso, bahkan menyebut proyek Como sebagai “model Disney”, di mana pengalaman pertandingan dipadukan dengan aspek hiburan dan bisnis modern.
Perbandingan dengan Wrexham pun muncul, mengingat keduanya sama-sama mengalami lonjakan prestasi dalam waktu singkat. Namun dari sisi finansial, Como juga kerap disamakan dengan Paris Saint-Germain.
Sejumlah nama besar sempat meramaikan skuad, seperti Pepe Reina, Alvaro Morata, Raphael Varane, hingga Sergi Roberto. Bahkan Dele Alli pernah menjadi bagian dari proyek ini.
Kini, pendekatan transfer Como lebih terukur. Salah satu bintang muda mereka adalah Nico Paz yang tampil impresif musim ini.
Sentuhan Taktik Modern dan Data

Di balik layar, Como juga mengandalkan pendekatan modern berbasis data. Klub ini bekerja sama dengan Jamestown Analytics, perusahaan yang turut berperan dalam kesuksesan Brighton, serta tokoh “Moneyball” Billy Beane.
Tak hanya itu, mereka juga menggandeng Ludonautics, firma milik mantan analis Liverpool, Ian Graham.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa kesuksesan Como bukan semata hasil kekuatan uang, tetapi juga kombinasi strategi, data, dan visi jangka panjang.
Fabregas, Murid Banyak Guru

Sebagai pemain, Fabregas ditempa oleh sejumlah pelatih top dunia. Ia pernah merasakan sentuhan Arsene Wenger, Guardiola, Jose Mourinho, hingga Antonio Conte.
Pengalaman panjang tersebut kini menjadi fondasi filosofi kepelatihannya. Ia dikenal fleksibel, mengusung permainan menyerang, dan berani menabrak pakem tradisional.
Performa impresif Como membuat nama Fabregas mulai masuk radar klub-klub besar Eropa. Bahkan Inter Milan sempat mempertimbangkannya sebelum akhirnya memilih Cristian Chivu.
Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Fabregas akan mengikuti jejak Guardiola, dari sosok yang diragukan menjadi pelatih yang mengubah wajah kompetisi.
Dukungan dari Sesama Pelatih

Meski mendapat banyak kritik, Fabregas juga memiliki pendukung kuat. Salah satunya adalah Luciano Spalletti yang terang-terangan mengaguminya.
Spalletti bahkan menyebut dirinya ingin bermain di bawah arahan Fabregas jika masih aktif sebagai pemain, sebuah pujian langka dari pelatih senior Italia.
Perjalanan Fabregas sebagai pelatih memang masih panjang. Namun melihat dampak awal yang ia ciptakan di Como, banyak yang percaya bahwa ia adalah salah satu pelatih muda paling menjanjikan saat ini.
Dari tepian Danau Como, sebuah revolusi kecil tengah terjadi. Dan jika sejarah kembali berulang seperti kisah Guardiola, bukan tidak mungkin Fabregas akan segera menjadi wajah baru sepak bola Eropa.
Klasemen Serie A 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:49
-
Liga Champions Jadi Ujian Terbesar Manchester United Era Carrick
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:42
-
Fiorentina Negosiasi dengan Manchester United untuk Joshua Zirkzee
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 11:20
-
Liam Delap Resmi Gabung Nottingham Forest, Pecahkan Rekor Transfer Klub
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 10:40
-
Danny Welbeck Girang Cetak Gol pada Laga Debut Bersama Chelsea
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Emiliano Martinez Sudah Tiba di London, Segera Disahkan Jadi Pemain Chelsea
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 16:27
-
Prediksi Chelsea vs Brighton, 30 Agustus 2026
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 15:00
-
Inter Milan Tetap Berani Bermimpi di Liga Champions meski Hadapi Lawan Berat
Liga Champions 28 Agustus 2026, 13:51
-
Prediksi Real Madrid vs Malaga, 30 Agustus 2026
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 13:02
-
Manchester United Siapkan Pengganti Joshua Zirkzee, Striker Kroasia Jadi Incaran
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 13:00
-
Prediksi Man United vs Ipswich Town 30 Agustus 2026
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 12:00
-
Rapor Pemain Chelsea vs Luton: Debut Impresif Welbeck, Rogers Jadi Ancaman
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 12:00
-
Dean Huijsen Terasa Seperti Rekrutan Baru bagi Real Madrid
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 11:59
-
Bernardo Silva, Perekat di Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 11:54
-
Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:49
-
Liga Champions Jadi Ujian Terbesar Manchester United Era Carrick
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:42
-
Liverpool Dapat Undian Bagus di Liga Champions, Ini Alasannya
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:36
-
Fiorentina Negosiasi dengan Manchester United untuk Joshua Zirkzee
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 11:20
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


