Mengungkit Lagi Momen Lukaku vs Ibrahimovic: Siapa Sih yang Salah?
Yaumil Azis | 20 Februari 2021 04:22
Bola.net - Duel panas antara Inter Milan kontra AC Milan dalam ajang Coppa Italia bulan Januari lalu masih terekam di benak banyak orang. Sebab, ada perseteruan panas yang melibatkan Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku di laga itu.
Keduanya betubrukan menjelang babak pertama usai, di mana Ibrahimovic diketahui memprovokasi Lukaku terlebih dahulu. Bahkan, ada dugaan kalau Ibrahimovic melontarkan kata-kata bernada rasis kepadanya.
Perseteruan itu sempat menjadi perbincangan panjang di tengah-tengah publik. Pada akhirnya, operator kompetisi menjatuhkan larangan bermain satu pertandingan untuk kedua sosok tersebut.
Lukaku sudah menjalani hukumannya pada leg pertama babak semifinal Coppa Italia. Sementara Ibrahimovic baru menjalani hukumanny pada musim depan, sebab Milan tersingkir dari ajang tersebut usai dikalahkan Inter dengan skor 1-2.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sama-sama Salah
Kurang dari satu bulan setelah laga tersebut, Milan dan Inter kembali dipertemukan di satu lapangan. Kali ini kedua klub sekota tersebut berhadapan untuk memperebutkan tiga poin di ajang Serie A.
Tidak heran kalau publik kembali membicarakan perseteruan antara Lukaku dan Ibrahimovic. Legenda Inter Milan, Andreas Brehme, meyakini kalau keduanya sama-sama salah pada kasus ini.
"Hal semacam ini bisa terjadi, namun saya percaya kalau mereka seharusnya sudah saling berjabat tangan pada awal babak kedua," ujar Brehme kepada La Gazzetta dello Sport.
"Semuanya seharusnya sudah senang sekarang. Saya pikir mereka berdua memang salah," tambah pria yang membela Inter Milan di tahun 1988 hingga 1992 tersebut.
Prediksi Pemenang
Brehme juga berbicara soal laga Derby della Madonnina ini dan mengutarakan prediksinya. Ia meyakini kalau Nerazzurri akan kembali keluar sebagai pemenang dengan skor yang sama pada waktu di Coppa Italia.
"Saya kira Inter akan menang dengan skor 2-1, tanpa peduli siapa yang mencetak gol, yang terpenting adalah hasilnya. Inter terlihat sebagai tim yang bersatu dan sekarang bermain satu kali per pekan, yang bisa menjadi keuntungan," katanya.
"Namun, tersingkir dari Liga Champions adalah sebuah bencana. Anda tak boleh gagal mencetak gol dalam dua laga melawan Shakhtar Donetsk. Itu disayangkan dan saya sangat kecewa. Inter seharusnya bisa melakukan yang lebih," tutupnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
AC Milan vs Inter Milan: Semuanya Bergantung pada Zlatan Ibrahimovic
Parah! Suporter Red Star Belgrade Lontarkan Hinaan Bernada Rasis pada Ibrahimovic
Sampai Sekarang, Tomori Mengaku Sama Sekali Belum Dihubungi Tuchel
Tomori Bicara Targetnya di Milan dan Debut yang tak Terduga
Red Star Belgrade Menderita Saat Jumpa AC Milan, Kok Bisa Begitu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














